Menu ✖

Mode Gelap
Sambut Lima Abad Jakarta, CGR Dorong  Penguatan Identitas Budaya Betawi  Asap Karhutla Mulai Berdampak pada Penerbangan di Wilayah Timur Indonesia Kemenhub dan Pelindo Sepakati Pengusahaan Alur Pelayaran Pulau Baai Tahap II Gala Indonesia Bercerita, Gerakan Kebudayaan untuk Melahirkan Agen Peradaban Baru Eskalator Stasiun Duri Kembali Beroperasi, KAI Commuter Minta Pengguna Tak Berjalan Kunjungi Aceh, Kepala BGN Sudaryono Tinjau MBG di Aceh Besar, Soroti Gizi dan Ketepatan Sasaran

SUMBER DAYA

Mengaku Terima Dana dari Oknum Polisi, Ketua BEM FH UBK Jadi Sasaran Pengeroyokan Massa Mahasiswa

badge-check


 Mengaku Terima Dana dari Oknum Polisi, Ketua BEM FH UBK Jadi Sasaran Pengeroyokan Massa Mahasiswa Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Situasi memanas mewarnai dinamika pergerakan mahasiswa di Jakarta. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (BEM FH UBK) dilaporkan menjadi sasaran pengeroyokan oleh massa mahasiswa setelah muncul dugaan dirinya menerima sejumlah uang dari oknum aparat kepolisian.

Berdasarkan informasi yang beredar, insiden tersebut terjadi setelah yang bersangkutan mengakui telah menerima dana yang diduga bertujuan memengaruhi arah aksi demonstrasi mahasiswa. Pengakuan itu memicu kemarahan massa hingga berujung pada aksi kekerasan terhadap Ketua BEM FH UBK.

Dugaan tersebut mencuat setelah pertemuan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah perwakilan mahasiswa pada Senin, 15 Juni 2026. Pertemuan itu menjadi sorotan karena sejumlah pihak mempertanyakan absennya perwakilan Universitas Indonesia yang sebelumnya disebut-sebut sebagai salah satu penggerak utama aksi mahasiswa.

Menurut informasi yang beredar di media sosial, pada malam hari setelah pertemuan tersebut, beberapa mahasiswa yang hadir dalam agenda bersama Wakil Presiden disebut mengakui telah menerima dana untuk mengubah arah dukungan dalam gerakan mahasiswa. Pengakuan yang belum dapat diverifikasi secara independen itu kemudian memicu amarah mahasiswa lainnya.

Peristiwa tersebut dengan cepat menjadi viral di berbagai platform media sosial. Sejumlah warganet menyampaikan kritik keras terhadap dugaan praktik yang dinilai mencederai independensi gerakan mahasiswa.

Salah satu unggahan di platform X menyebut, “Kalau suara mahasiswa dibeli agar diam, itu berarti ada ketakutan terhadap kritik, bukan kesiapan menghadapi kritik. Demokrasi tidak boleh berubah jadi transaksi.”

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, pihak kampus, maupun pihak yang disebut dalam informasi tersebut terkait dugaan aliran dana maupun insiden pengeroyokan. Selain itu, belum terdapat bukti yang dapat memverifikasi secara independen kebenaran pengakuan yang beredar di media sosial.

Publik kini menunggu penjelasan resmi dari seluruh pihak terkait guna mengungkap fakta di balik dugaan penyuapan dan insiden kekerasan yang terjadi di tengah pergerakan mahasiswa.*** (Daus)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pertamina Geothermal Energy Optimalkan Pengembangan Panas Bumi,  Intensifkan Pengeboran di Sejumlah Wilayah Operasional

13 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Dihadiri Lebih Dari 157 Ribu Penonton, DAMRI Dukung Mobilitas Penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

13 Oktober 2026 - 22:54 WIB

KAI Services Perkuat Kompetensi Petugas Keamanan untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan

13 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

12 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

12 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

11 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026

11 Oktober 2026 - 19:43 WIB

PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Hadir di Multifinance Day 2026, ACC Dukung Inklusi Keuangan OJK

11 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Inovasi Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional di Lima Tahun Merger Pelindo

10 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Trending di ANJUNGAN