Menu

Mode Gelap
Karnaval Maulid di Pekalongan Disorot, Atraksi Diduga Mirip Ritual Satanik Menelusuri Jejak Willem I hingga Jalur Bergerigi, Museum Ambarawa Simpan Sejarah Panjang Kereta Api Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO FIFGROUP Raih Penghargaan GP2SP DKI Jakarta KAI 81 Tahun, Perjalanan Tiket Kereta dari Loket hingga Access by KAI Pelindo Regional 4 Gandeng BNN Edukasi Antinarkoba di Kalangan Pelajar

PERON

Okupansi KA Lebaran dari Jakarta Capai 57 Persen, Tiket Tanggal Favorit Hampir Habis

badge-check


 Okupansi KA Lebaran dari Jakarta Capai 57 Persen, Tiket Tanggal Favorit Hampir Habis Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk periode Angkutan Lebaran 2026 dari wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta terus meningkat. Hingga Sabtu (7/3/2026), sebanyak 617.752 tiket telah terjual untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026.

Selama masa angkutan Lebaran tersebut, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan 1.076.196 tempat duduk untuk layanan kereta api jarak jauh. Dari jumlah tersebut, sekitar 476.191 tempat duduk masih tersedia dengan tingkat okupansi sementara mencapai sekitar 57 persen.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan penjualan tiket diperkirakan terus meningkat seiring mendekatnya masa arus mudik.

“Minat masyarakat untuk menggunakan kereta api pada periode Lebaran terus meningkat. Kami mengimbau masyarakat agar segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI untuk mendapatkan jadwal keberangkatan yang diinginkan,” kata Franoto, Sabtu (7/3/2026).

KAI mencatat periode pra-Lebaran atau arus mudik pada 11–20 Maret 2026 menjadi waktu dengan tingkat pemesanan tertinggi. Pada rentang waktu tersebut, sebanyak 419.409 tiket telah terjual.

Beberapa tanggal yang menjadi favorit masyarakat antara lain 18 Maret dengan penjualan 49.037 tiket, 19 Maret sebanyak 48.260 tiket, 17 Maret sebanyak 47.934 tiket, serta 16 Maret dengan 47.152 tiket.

Pada tanggal-tanggal tersebut, ketersediaan tempat duduk mulai terbatas. Misalnya pada 18 Maret tersisa sekitar 2.450 tempat duduk, pada 20 Maret tersisa 2.843 tempat duduk, serta pada 19 Maret tersisa 3.002 tempat duduk sehingga sejumlah perjalanan sudah mendekati kondisi penuh.

Berdasarkan kelas layanan, kapasitas terbesar berasal dari kelas eksekutif sebanyak 510.527 tempat duduk dengan sisa sekitar 290.502 kursi. Sementara kelas ekonomi komersial menyediakan 446.965 tempat duduk dengan sisa sekitar 147.241 kursi. Adapun kelas ekonomi PSO menyediakan 118.704 tempat duduk dengan sisa sekitar 38.448 kursi.

Franoto menjelaskan kelas ekonomi masih menjadi pilihan utama masyarakat karena tarif yang lebih terjangkau, namun tetap menawarkan layanan perjalanan yang aman dan nyaman.

Bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket pada tanggal favorit, KAI menyarankan untuk mempertimbangkan keberangkatan setelah 23 Maret 2026. Pada periode tersebut ketersediaan tiket masih cukup banyak, yakni sekitar 368.249 tempat duduk.

Selain itu, pemerintah juga memberikan stimulus berupa potongan harga tiket hingga 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi komersial pada periode keberangkatan 14–29 Maret 2026. Secara nasional, program ini menyediakan sekitar 1,2 juta tempat duduk. Khusus wilayah Daop 1 Jakarta tersedia sekitar 329.000 tempat duduk dengan sisa sekitar 80.000 kursi.

Selama masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler setiap hari. Selain itu, terdapat 19 perjalanan tambahan Lebaran yang terdiri dari 12 kereta tambahan dari Stasiun Gambir dan 7 kereta tambahan dari Stasiun Pasar Senen, serta 4 perjalanan kereta motor gratis (Motis).

Sejumlah kereta api yang menjadi favorit keberangkatan dari Stasiun Gambir antara lain KA Pandalungan, Argo Semeru, Gunungjati, Cakrabuana, Pangandaran, dan Batavia. Sementara dari Stasiun Pasar Senen, kereta yang paling diminati antara lain KA Bengawan, Airlangga, Serayu, Kertajaya, Jayakarta, dan Progo.

KAI juga mengingatkan pelanggan untuk memperhatikan ketentuan bagasi yang diperbolehkan selama perjalanan. Setiap penumpang diperkenankan membawa bagasi maksimal 20 kilogram dengan dimensi tidak melebihi 70 sentimeter x 48 sentimeter x 30 sentimeter.

Masyarakat juga diimbau datang lebih awal ke stasiun, memastikan kembali jadwal perjalanan, serta membeli tiket melalui kanal resmi untuk menghindari penipuan.

“KAI berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat selama masa Angkutan Lebaran,” kata Franoto.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menelusuri Jejak Willem I hingga Jalur Bergerigi, Museum Ambarawa Simpan Sejarah Panjang Kereta Api

15 September 2026 - 06:13 WIB

KAI 81 Tahun, Perjalanan Tiket Kereta dari Loket hingga Access by KAI

14 September 2026 - 22:13 WIB

Jalan Sejajar Rel Ditargetkan Selesai Dibangun 2027, Simpang Volvo Pasar Minggu Ditutup

14 September 2026 - 14:15 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

12 September 2026 - 15:43 WIB

KRL Terdampak Gempa, KAI Commuter Lakukan Pemeriksaan Jalur Sabtu Pagi

12 September 2026 - 07:14 WIB

Lawang Sewu Tarik 376 Ribu Pengunjung hingga Agustus 2026, Sejarah Kereta Api Jadi Daya Tarik

11 September 2026 - 21:59 WIB

Serukan Peningkatan Keselamatan Transportasi, Menhub Dudy Kumpulkan UPT se-Jawa Timur

11 September 2026 - 21:47 WIB

LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Target Angkut hingga 80.000 Penumpang/Hari

11 September 2026 - 21:25 WIB

Angkutan Petikemas KAI Tumbuh 19,24 Persen, Tembus 3,9 Juta Ton hingga Agustus 2026

11 September 2026 - 05:06 WIB

Dari Lubuk Linggau hingga Ketapang, Kereta Api Menjadi Bagian dari Pertumbuhan Kota Sejak 159 Tahun Lalu

11 September 2026 - 01:06 WIB

Trending di PERON