Wartatrans.com, JAKARTA – Galeri Nasional Indonesia kembali menghadirkan apresiasi terhadap maestro seni rupa Indonesia melalui Pameran Arsip dan Karya Oesman Effendi (1919–1985) yang berlangsung di Gedung B Galeri Nasional Indonesia hingga 6 September 2026.
Pameran ini menampilkan beragam arsip dan karya Oesman Effendi yang selama ini jarang diketahui maupun diakses publik. Pengunjung dapat menyaksikan catatan pribadi, sketsa, lukisan, karya grafis, batik, serta berbagai dokumen artistik yang diciptakan sepanjang periode 1950-an hingga 1980-an.

Sebagian besar karya yang dipamerkan merupakan koleksi keluarga dan ahli waris Oesman Effendi yang selama ini disimpan di Rumah Putih, Koto Gadang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Kehadiran koleksi tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat proses kreatif serta perjalanan berkesenian salah satu tokoh penting seni rupa modern Indonesia.

Karya Oesman EfFendy
Penyelenggaraan pameran ini juga menjadi bentuk penghargaan terhadap kontribusi Oesman Effendi dalam sejarah perkembangan seni rupa nasional. Galeri Nasional Indonesia dinilai melanjutkan tradisi sebagai lembaga budaya negara yang secara konsisten menghadirkan pameran tunggal maupun retrospektif para maestro seni rupa Indonesia.
Sebelumnya, Galeri Nasional telah menyelenggarakan pameran retrospektif sejumlah tokoh besar, di antaranya Raden Saleh, Affandi, S. Sudjojono, Popo Iskandar, Barli Sasmitawinata, A.D. Pirous, Srihadi Soedarsono, Ahmad Sadali, Nashar, hingga Kaboul Suadi.
Melalui pameran ini, publik tidak hanya diajak menikmati karya-karya Oesman Effendi, tetapi juga memahami arsip-arsip yang merekam perjalanan penciptaan seni sebagai bagian penting dari sejarah kebudayaan Indonesia. Pameran diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus inspirasi bagi generasi muda untuk mengenal dan menghargai warisan seni rupa Indonesia.*** (Septiadi)






























