Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

SENI BUDAYA

Pameran Tunggal Andri Wintarso Angkat Art Therapy dan Kisah Kemanusiaan Penyandang Disabilitas

badge-check


 Pameran Tunggal Andri Wintarso Angkat Art Therapy dan Kisah Kemanusiaan Penyandang Disabilitas Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Perupa Andri Wintarso akan menggelar pameran lukisan tunggal yang menampilkan lebih dari 40 karya terbaru hasil perjalanan kreatifnya selama periode 2020 hingga 2026. Pameran berlangsung pada 20–29 Juni 2026 di Perpustakaan Nasional RI Lantai 4, Jalan Medan Merdeka Selatan No. 11, Jakarta Pusat.

Pembukaan pameran dijadwalkan pada Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 10.00 WIB dan akan dibuka oleh Wakil Menteri Hak Asasi Manusia, Mutiara Pasaribu.

Pameran ini menjadi momentum penting bagi Andri Wintarso untuk menampilkan perkembangan eksplorasi artistiknya yang selama ini banyak dipengaruhi pengalaman mengajar Art Therapy Senirupa bagi penyandang disabilitas fisik, mental, serta Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kementerian Sosial di Bekasi.

Selain pameran lukisan, kegiatan ini juga dirangkai dengan bedah buku Art Therapy Senirupa karya Andri Wintarso yang mengupas pengalaman dan metode seni sebagai media terapi dan pemberdayaan manusia.

Dalam karya-karyanya, Andri masih mempertahankan ciri khas figur dengan garis-garis sederhana dekoratif yang menggambarkan berbagai lapisan atau layer kehidupan manusia. Namun, pada karya-karya terbarunya, ia mulai menghadirkan unsur figur realis yang dipadukan dengan representasi budaya Nusantara.

Judul : Kuda perang, Ukuran : 120cm x 140cm, Bahan : Cat Akrilik di kanvas

Menurut Andri, tema-tema yang diangkat dalam pameran ini berangkat dari pengamatannya terhadap kompleksitas karakter dan kondisi manusia selama mendampingi para penyandang disabilitas. Melalui pendekatan seni, ia berusaha memahami berbagai lapisan kehidupan seseorang secara lebih mendalam sehingga dapat membantu menemukan solusi atas kendala yang mereka hadapi.

“Pengalaman berinteraksi dan mendampingi para disabilitas memberikan banyak pelajaran tentang ketangguhan, harapan, dan kemanusiaan. Semua itu kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa visual melalui karya-karya yang dipamerkan,” ungkapnya.

Pameran ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang apresiasi seni rupa, tetapi juga media edukasi tentang pentingnya seni sebagai sarana terapi, pemberdayaan, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Masyarakat, pegiat seni, akademisi, serta pemerhati isu disabilitas diundang untuk hadir dan menyaksikan langsung karya-karya yang merekam perjalanan artistik sekaligus refleksi kemanusiaan tersebut.*** (Dulloh)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Perayaan Hari Didong Di Musara Gayo Jabodetabek Meriah, Silvia Kim dari Korea Selatan Ikut Berdidong

16 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Budaya Aceh Dilecehkan di Jamnas Pramuka 2026: Lampu Panggung Dimatikan Saat Penampilan

16 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Perankan Tan Malaka, Tanta Ginting Temukan Banyak Sisi yang Belum Banyak Diketahui

14 Agustus 2026 - 22:06 WIB

81 Tahun Merdeka, Meradjoet Sendja Ajak Generasi Muda Menemukan Kembali Role Model dan Makna Kemerdekaan

14 Agustus 2026 - 21:53 WIB

SCTV Siapkan Pesta Musik dan Hiburan Spektakuler di HUT ke-36

14 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Mural Masuk Sekolah Mengokohkan SMPN 2 Semarang Tiada Hari Tanpa Prestasi 

14 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Patricia Gouw Turun Langsung, Peserta Main Drama Casting Diuji Bangun Chemistry

14 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Lima Tahun Vakum, Olivia Zalianty Kembali ke Panggung Teater

14 Agustus 2026 - 17:52 WIB

ATL Beri Mandat Salman Yoga Bentuk Kepengurusan ATL Gayo 2026–2030

14 Agustus 2026 - 16:13 WIB

“Duta” Rimba Raya Gerilya di Ibu Kota, Bawa Kembali Jejak Suara; “Indonesia Masih Ada”

13 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Trending di PERISTIWA