Menu ✖

Mode Gelap
DAMRI Sampaikan Permohonan Maaf Atas Potensi Gangguan Perjalanan Akibat Kelangkaan BBM ​Seleksi Ketat! 60 Calon Kepala Sekolah di Fakfak Ikuti Pelatihan dan OJT Hingga 28 Oktober Peringati Maulid Nabi, POC IND Aceh Gelar Kopdar ke-II di Bireuen, Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas Mari Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri Dua Rangkaian KRL INKA Masih Diperbaiki, 7 Perjalanan Bogor Dibatalkan Cari Inspirasi Liburan Akhir Pekan? Ini 10 Stasiun KAI dengan Pertumbuhan Pelanggan Tertinggi

JALUR

Pengamat: Pecah Ban Pesawat Dapat Dipengaruhi Risiko Eksternal

badge-check


 Pengamat: Pecah Ban Pesawat Dapat Dipengaruhi Risiko Eksternal Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pengamat penerbangan Gatot Rahardjo menilai, kerusakan atau pecahnya ban pesawat dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk risiko eksternal di luar kendali langsung operasional maskapai.

“Faktor tersebut dapat berasal dari kondisi cuaca, permukaan landasan, hingga keberadaan benda asing atau foreign object debris (FOD) di area bandara,” ungkap Gatot, Kamis (3/9/2026).

Dalam situasi tersebut, mitigasi keselamatan menjadi faktor krusial agar pesawat tetap dapat mendarat dengan selamat.

Kesiapan awak, keandalan prosedur, dan koordinasi antarelemen operasional memungkinkan risiko dikelola secara tepat, sehingga proses pendaratan tetap berlangsung aman dan terkendali sesuai standar keselamatan penerbangan.

Gatot menyampaikan, penyebab kejadian tetap perlu ditelusuri secara objektif melalui investigasi menyeluruh yang melibatkan seluruh unsur dalam ekosistem kebandarudaraan.

“Investigasi diperlukan untuk mengidentifikasi faktor penyebab secara komprehensif tanpa mendahului hasil pemeriksaan, sekaligus menjadi dasar penguatan langkah mitigasi dan pencegahan ke depan,” ujarnya.

Garuda Pastikan Pesawat Mendarat dengan Aman

Pentingnya kesiapan dan mitigasi keselamatan tersebut tercermin dalam penanganan penerbangan Garuda Indonesia GA-604 rute Jakarta–Makassar–Kendari pada Kamis (3/9).

Setelah mengidentifikasi indikasi kendala teknis pada salah satu roda pendaratan, awak pesawat segera menjalankan prosedur mitigasi dan berkoordinasi dengan unsur operasional terkait.

Pesawat Boeing 737-800NG beregistrasi PK-GFS tersebut kemudian mendarat dengan aman dan terkendali di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada pukul 09.27 WITA.

Bandara tersebut merupakan titik transit terjadwal penerbangan GA-604. Seluruh penumpang dan awak pesawat berada dalam kondisi selamat.

Pesawat PK-GFS sebelumnya telah menjalani pemeriksaan sesuai prosedur dan dinyatakan laik terbang.

Setelah mendarat, Garuda langsung melakukan pemeriksaan teknis lanjutan secara menyeluruh serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan seluruh aspek keselamatan dan kelaikudaraan terpenuhi.

Untuk memastikan perjalanan menuju Kendari tetap dapat dilanjutkan, Garuda menyiapkan pesawat pengganti dan memberikan service recovery kepada seluruh penumpang terdampak sesuai ketentuan yang berlaku. (omy)

Baca Lainnya

DAMRI Sampaikan Permohonan Maaf Atas Potensi Gangguan Perjalanan Akibat Kelangkaan BBM

19 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Mari Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri

19 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Pengawasan Kendaraan ODOL di Pelabuhan Tanjung Perak Diperkuat

18 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Dampak Karhutla pada Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

18 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pendapatan Non-Tol Jasa Marga Tumbuh 17,62%

17 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali

16 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Gapura Angkasa Sukses Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026

16 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak-Hak Penumpang Terdampak Penutupan Bandara Riyadh

16 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Kemenhub Pantau Dampak Karhutla pada Operasional 16 Bandara di Wilayah Papua

16 Oktober 2026 - 10:20 WIB

INACA Beri Penghargaan 5 Bandara

15 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Trending di BANDARA