Menu

Mode Gelap
Ramaikan GBK, Penonton Pertandingan Persija-Persib Tembus 58.961 Aceh Coffee Day Rayakan Dua Tahun Hari Kopi Aceh Dihelat 15 September 2026 Bidik Ekosistem Umrah Terintegrasi, JARDY Travel Gandeng BPRS Harum Hikmahnugraha Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Buka Akses Masyarakat Saksikan Langsung MTQ Nasional XXXI di Semarang KAI Daop 4 Semarang Siap Layani Mobilitas Masyarakat pada MTQ Nasional XXXI, Penumpang Melonjak Naik KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

JALUR

Pengamat: Pecah Ban Pesawat Dapat Dipengaruhi Risiko Eksternal

badge-check


 Pengamat: Pecah Ban Pesawat Dapat Dipengaruhi Risiko Eksternal Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pengamat penerbangan Gatot Rahardjo menilai, kerusakan atau pecahnya ban pesawat dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk risiko eksternal di luar kendali langsung operasional maskapai.

“Faktor tersebut dapat berasal dari kondisi cuaca, permukaan landasan, hingga keberadaan benda asing atau foreign object debris (FOD) di area bandara,” ungkap Gatot, Kamis (3/9/2026).

Dalam situasi tersebut, mitigasi keselamatan menjadi faktor krusial agar pesawat tetap dapat mendarat dengan selamat.

Kesiapan awak, keandalan prosedur, dan koordinasi antarelemen operasional memungkinkan risiko dikelola secara tepat, sehingga proses pendaratan tetap berlangsung aman dan terkendali sesuai standar keselamatan penerbangan.

Gatot menyampaikan, penyebab kejadian tetap perlu ditelusuri secara objektif melalui investigasi menyeluruh yang melibatkan seluruh unsur dalam ekosistem kebandarudaraan.

“Investigasi diperlukan untuk mengidentifikasi faktor penyebab secara komprehensif tanpa mendahului hasil pemeriksaan, sekaligus menjadi dasar penguatan langkah mitigasi dan pencegahan ke depan,” ujarnya.

Garuda Pastikan Pesawat Mendarat dengan Aman

Pentingnya kesiapan dan mitigasi keselamatan tersebut tercermin dalam penanganan penerbangan Garuda Indonesia GA-604 rute Jakarta–Makassar–Kendari pada Kamis (3/9).

Setelah mengidentifikasi indikasi kendala teknis pada salah satu roda pendaratan, awak pesawat segera menjalankan prosedur mitigasi dan berkoordinasi dengan unsur operasional terkait.

Pesawat Boeing 737-800NG beregistrasi PK-GFS tersebut kemudian mendarat dengan aman dan terkendali di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada pukul 09.27 WITA.

Bandara tersebut merupakan titik transit terjadwal penerbangan GA-604. Seluruh penumpang dan awak pesawat berada dalam kondisi selamat.

Pesawat PK-GFS sebelumnya telah menjalani pemeriksaan sesuai prosedur dan dinyatakan laik terbang.

Setelah mendarat, Garuda langsung melakukan pemeriksaan teknis lanjutan secara menyeluruh serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan seluruh aspek keselamatan dan kelaikudaraan terpenuhi.

Untuk memastikan perjalanan menuju Kendari tetap dapat dilanjutkan, Garuda menyiapkan pesawat pengganti dan memberikan service recovery kepada seluruh penumpang terdampak sesuai ketentuan yang berlaku. (omy)

Baca Lainnya

Jelang MotoGP Mandalika 2026: Ada 27 Penerbangan Tambahan ke Lombok

12 September 2026 - 08:44 WIB

Menunggu Penerbangan Sambil Menikmati Kopi Sanger, Kolaborasi Pelita Air dan Port & Co Hadirkan Pengalaman Berbeda

12 September 2026 - 08:19 WIB

Serukan Peningkatan Keselamatan Transportasi, Menhub Dudy Kumpulkan UPT se-Jawa Timur

11 September 2026 - 21:47 WIB

Kunjungi AirNav Indonesia, Presiden ICAO Apresiasi Fasilitas New JATSC

11 September 2026 - 18:57 WIB

Perkuat Konektivitas, DAMRI Hubungkan BIJB Kertajati dengan Bandung dan Indramayu

11 September 2026 - 18:18 WIB

AirNav Paparkan Materi Kesetaraan Gender di Forum DGCA/61

10 September 2026 - 15:56 WIB

InJourney Tegaskan Komitmen Optimalisasi Layanan Kesiapsiagaan di Seluruh Bandara InJourney Airports

10 September 2026 - 10:11 WIB

Penutupan Bandara Wunopito NTT Diperpanjang hingga Besok Pukul 07.00 WITA

10 September 2026 - 09:54 WIB

Subsidi TransJakarta dan MRT Diusulkan Tambah Rp934 Miliar

9 September 2026 - 19:08 WIB

Kemenhub Kawal Masa Transisi Penerapan Piece Concept Bagage Garuda Indonesia

9 September 2026 - 19:06 WIB

Trending di BANDARA