Menu

Mode Gelap
Mustafa Gaseu Soroti 60 Unit Rumah Bantuan APBA di Aceh Barat Mangkrak, Desak Pemerintah Aceh Segera Tuntaskan Pembangunan InJourney Airports Siapkan Bandara Husein jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional Siapkah Penerbangan Indonesia Terapkan Konsep Bagasi Berbasis Jumlah Koper? Laba KAI Group Naik jadi Rp2,28 Triliun pada 2025, Ditopang Efisiensi dan Kinerja Operasional KAI Hadirkan Rail Clinic di Garut, Subang, dan Bandar Lampung, Perluas Akses Layanan Kesehatan Warga Catatan Iwan Piliang: Ketika Portugal dan Spanyol Mengajarkan Arti Sepak Bola

OLAH RAGA

Pertamina Menikung di Saat Akhir, Jadi Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026

badge-check


 Pertamina Menikung di Saat Akhir, Jadi Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026 Perbesar

Wartatrans.com, SOLO — Kompetisi Proliga 2026 sudah memasuki fase krusial saat seri kedua Final Four digelar di GOR Sritex Arena, Solo. Laga pembukanya langsung menyajikan big match di sektor putri antara Jakarta Pertamina Enduro menghadapi Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Kamis (9/4/2026).

Pemenang laga ini menjadi pemuncak klasmen sekaligus juara putaran pertama Final Four. Bertanding dengan percaya diri, Pertamina berhasil mengalahkan Phonska dengan skor 3 – 1 (25-19, 25-19, 21-25, 25-23).

Pertandingannya sendiri berlangsung ketat. Kedua tim melakukan kejar mengejar poin. Mega yang tampil sebagai opposite hitter menyumbangkan 8 poin. Meski tidak menjadi top skor, keberadaan pemain timnas voli Indonesia ini penting dalam menjaga irama permainan Pertamina.

Rekan satu tim Mega yaitu IIrina Voronkova tampil gemilang dengan mencetak 34 poin. Wilma Salas turut menyumbang 22 poin kemenangan. Setelah memastikan diri sebagai juara putaran pertama final four sektor putri, Pertamina akan menjalani tiga laga sisa menuju Grand Final.

Di pihak Phonska, pelatih Alessandro Lodi mengakui kekalahannya. Dalam konferensi pers usai pertandingan, Lodi berkelakar bahwa baru kali ini merasakan kekalahan di Proliga 2026.

“Terima kasih atas pertandingan yang luar biasa. Akhirnya saya merasakan kekalahan,” ujar Lodi sambil tertawa. Memang, di babak penyisihan, Phonska selalu menang termasuk saat berhadapan dua kali dengan Pertamina.

“Kekalahan kami karena Pertamina adalah tim tangguh dengan pemain – pemain bagus dan merata. Saya menjadikan hasil ini sebagai evaluasi bagi Phonska menghadapi laga selanjutnya,” kata Lodi. Sebagai tac tic man, dirinya tidak menyangka timnya ditikung lawan di saat akhir.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Catatan Iwan Piliang: Ketika Portugal dan Spanyol Mengajarkan Arti Sepak Bola

7 Juli 2026 - 09:34 WIB

Eksodus 11 Pemain Naturalisasi ke Liga Indonesia Picu Perdebatan soal Kualitas Timnas

7 Juli 2026 - 08:43 WIB

Lewat Car Free Day, FIFGROUP Gaungkan Kampanye “Perempuan Berperan” untuk Mendorong Kesetaraan Gender

5 Juli 2026 - 10:45 WIB

Tahun Ini Asia Babak Belur, FIFA Masih Pertimbangkan Kuota 12 Tiket untuk Piala Dunia 2030

4 Juli 2026 - 15:19 WIB

Dilema Timnas di ASEAN Cup 2026, Berburu Gengsi Juara atau Jebakan Ranking

4 Juli 2026 - 06:35 WIB

Pegawai KSOP Utama Tanjung Priok Raih Medali Emas ISKA, Harumkan Nama Kemenhub

3 Juli 2026 - 17:24 WIB

Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga

2 Juli 2026 - 21:37 WIB

Melalui Bowling Fun Games 2026, IPC TPK dan Mitra PBM Perkuat Koordinasi dan Kolaborasi Dorong Operational Excellence

1 Juli 2026 - 07:43 WIB

Karena MBG Indonesia Juara AVC Men’s Volleyball Club 2026.

29 Juni 2026 - 15:55 WIB

Pemanfaatan Aset DAMRI Hadirkan Fasilitas Olahraga Baru di Kawasan Wisata Yogyakarta

25 Juni 2026 - 09:11 WIB

Trending di NASIONAL