Menu

Mode Gelap
Menteri PU Sampaikan Salam Presiden Prabowo, Tokoh Masyarakat Gayo Balas dengan Doa Top 10 Stasiun KA Jarak Jauh Layani 23,15 Juta Pelanggan pada Semester I 2026, Pasar Senen Jadi yang Tersibuk Eksekusi Lahan Pasar Inpres Takengon Ricuh, Aparat Amankan Situasi KAI Targetkan Stasiun Gambir Layani KRL pada 2028, Dukung Akses Langsung ke Monas KAI Perkuat Operasi dan Transformasi Bisnis Usai RUPS 2025, Bobby Rasyidin Paparkan Empat Arah Strategis Perkuat Ekosistem Penerbangan Nasional, INACA Kembali Gelar Indonesia Aero Summit

EKOBIS

PNM Optimistis Pemberdayaan Jadi Kunci Penguatan Usaha Ultra Mikro

badge-check


 PNM Optimistis Pemberdayaan Jadi Kunci Penguatan Usaha Ultra Mikro Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selama ini dikenal sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Namun di balik kontribusinya yang besar terhadap produk domestik bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja, segmen usaha ultra mikro masih menghadapi tantangan struktural yang tidak bisa diselesaikan dengan pembiayaan semata.

Pada level ekonomi mikro, persoalan utama pelaku usaha ultra mikro tidak hanya terbatas pada akses modal, tetapi juga keterbatasan kapasitas usaha. Mulai dari minimnya literasi keuangan, pencatatan usaha yang belum tertata, akses pasar yang sempit, hingga kerentanan terhadap guncangan eksternal seperti fluktuasi harga dan bencana alam, masih menjadi hambatan utama keberlanjutan usaha.

Pembiayaan memang menjadi bahan bakar awal bagi pelaku usaha. Namun tanpa dibarengi pemberdayaan, modal justru berpotensi menjadi beban. Kredit yang tidak disertai peningkatan kapasitas dinilai sulit mendorong produktivitas, apalagi pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

Pemberdayaan mencakup pendampingan usaha, penguatan literasi keuangan, pembentukan disiplin kelompok, hingga penumbuhan kepercayaan diri sebagai pelaku ekonomi. Pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan ketahanan usaha ultra mikro, tidak hanya untuk bertahan dalam jangka pendek, tetapi juga membuka peluang naik kelas.

Sayangnya, pendekatan terintegrasi antara pembiayaan dan pemberdayaan masih relatif terbatas diterapkan secara konsisten. Salah satu model yang dinilai menonjol adalah yang dijalankan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Melalui pembiayaan ultra mikro yang disertai pendampingan rutin berbasis kelompok, PNM menempatkan para ibu pengusaha dalam program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) bukan sekadar sebagai debitur, melainkan sebagai mitra pembangunan ekonomi.

Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa pemberdayaan merupakan fondasi utama dalam setiap penyaluran pembiayaan PNM.

“PNM meyakini bahwa pembiayaan harus berjalan seiring dengan pemberdayaan. Kami tidak hanya menyalurkan modal, tetapi juga hadir mendampingi, membangun kapasitas, dan menumbuhkan kepercayaan diri nasabah agar usaha mereka bisa bertahan dan berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan semangat PNM untukUMKM dan PNM Pemberdayaan UMKM, ekosistem pembiayaan dan pemberdayaan yang dibangun PNM diyakini mampu menciptakan multiplier effect yang lebih kuat. Peningkatan kapasitas individu berdampak langsung pada produktivitas usaha, stabilitas pendapatan rumah tangga, hingga penguatan ketahanan ekonomi komunitas lokal.

“Keberhasilan UMKM tidak hanya diukur dari besarnya penyaluran dana, tetapi dari sejauh mana mereka mampu mengelola, mengembangkan, dan mempertahankan usahanya hingga memberi dampak sosial bagi lingkungan sekitarnya,” tambah Dodot.

Bagi PNM, pembiayaan bukanlah tujuan akhir. Pemberdayaan menjadi faktor penentu agar pelaku usaha ultra mikro benar-benar mampu tumbuh, berdaya, dan naik kelas secara berkelanjutan.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Ekosistem Penerbangan Nasional, INACA Kembali Gelar Indonesia Aero Summit

8 Juli 2026 - 13:26 WIB

Indonesia jadi Tuan Rumah ICAO CAEP Working Group 5

8 Juli 2026 - 09:30 WIB

Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan

7 Juli 2026 - 20:57 WIB

TDA Takengon Gelar Sharing dan Diskusi Kunci Mengelola Bisnis di Premium Coffee

7 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan

6 Juli 2026 - 17:38 WIB

Meski Terima Investasi TikTok Rp24,5 Triliun, PHK di Tokopedia Tetap Ada?

6 Juli 2026 - 16:56 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,67 Juta per Gram, Segini Daftarnya!

6 Juli 2026 - 09:39 WIB

Pelita Air-BNI Hadirkan Promo Diskon Tiket Domestik hingga Rp360 Ribu

6 Juli 2026 - 06:32 WIB

Kamaruzzaman Latih Kelompok Perempuan Beutong Bersatu Mengolah Kopi, Dorong Lahirnya Usaha Berbasis Komunitas

5 Juli 2026 - 19:34 WIB

KMP Aceh Hebat 2 Kembali Berlayar Pascainsiden, Siap Melayani dengan Standar Keselamatan Terbaik

5 Juli 2026 - 10:33 WIB

Trending di ANJUNGAN