BANDA ACEH – Rangkaian Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV Aceh-Indonesia 2026 berlanjut di Kota Banda Aceh, Sabtu (27/6/2026), dengan menggelar agenda bertajuk “Nusantara Puisi Musikal & Teatrikal, Puisi Visual” yang dipusatkan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh.
Kegiatan diawali sejak pukul 07.00 WIB dengan proses penjemputan dan persiapan peserta dari penginapan menuju lokasi acara. Selanjutnya, pembukaan dipandu oleh MC.

Acara resmi dibuka melalui sambutan sekaligus pembacaan puisi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Dr. Zulfin, S.Pd., M.Pd.
Memasuki sesi utama, peserta disuguhkan pemutaran film dokumenter “Hikayat Prang Sabi” yang dipersembahkan oleh Aceh Bergerak. Suasana kemudian berlanjut dengan pertunjukan musikalisasi puisi oleh Teater Rongsokan.

Pentas Teater Rongsokan yang diadaptasi dari puisi Sutardji Calzoum Bachri.
Sejumlah penyair dari berbagai daerah di Indonesia turut tampil membacakan karya mereka, di antaranya Jose Rizal Manua dari Jakarta, Rahmad Sanjaya dari Bengkel Musik BATAS Aceh, Chairay Safitri dari Bekasi, Acep Zamzam Noor dari Jawa Barat, Davi Abdullah dari Aceh Bergerak, serta Prof. Ampuan Dr. H. Ibrahim dari Baitul Daman Islami.
Setelah rangkaian pembacaan puisi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipandu moderator, kemudian diakhiri dengan perumusan resolusi sebagai hasil rekomendasi kegiatan.
Rangkaian agenda di Banda Aceh ditutup dengan istirahat, salat, dan makan siang (Ishoma) sebelum peserta melanjutkan kegiatan berikutnya dalam rangkaian PPN XIV Aceh 2026.
Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan para penyair lintas daerah untuk menampilkan karya, berdiskusi, serta memperkuat jejaring sastra Nusantara melalui perpaduan puisi, musik, teater, dan media visual.*** (Jasa)






























