Menu ✖

Mode Gelap
Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan Perawatan Sistem Avionik, FL Technics Indonesia Gandeng GE Aerospace InJourney Airports dan SDhI Rampungkan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Garuda dan Yoowifi Hadirkan eSIM, Komunikasi  jadi Makin Terjangkau Saat di Luar Negeri Modernisasi PPN Pengambengan, Nelayan Lokal Harap Ada Lapangan Kerja Saat Paceklik El Nino Sangat Kuat, 669 Hotspot Terdeteksi di Fakfak

SENI BUDAYA

PPN XIV Aceh 2026 Hadirkan Nusantara Puisi Musikal, Teatrikal, dan Puisi Visual di Perpustakaan Banda Aceh

badge-check


 PPN XIV Aceh 2026 Hadirkan Nusantara Puisi Musikal, Teatrikal, dan Puisi Visual di Perpustakaan Banda Aceh Perbesar

BANDA ACEH – Rangkaian Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV Aceh-Indonesia 2026 berlanjut di Kota Banda Aceh, Sabtu (27/6/2026), dengan menggelar agenda bertajuk “Nusantara Puisi Musikal & Teatrikal, Puisi Visual” yang dipusatkan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh.

Kegiatan diawali sejak pukul 07.00 WIB dengan proses penjemputan dan persiapan peserta dari penginapan menuju lokasi acara. Selanjutnya, pembukaan dipandu oleh MC.

Acara resmi dibuka melalui sambutan sekaligus pembacaan puisi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Dr. Zulfin, S.Pd., M.Pd.

Memasuki sesi utama, peserta disuguhkan pemutaran film dokumenter “Hikayat Prang Sabi” yang dipersembahkan oleh Aceh Bergerak. Suasana kemudian berlanjut dengan pertunjukan musikalisasi puisi oleh Teater Rongsokan.

Pentas Teater Rongsokan yang diadaptasi dari puisi Sutardji Calzoum Bachri. 

Sejumlah penyair dari berbagai daerah di Indonesia turut tampil membacakan karya mereka, di antaranya Jose Rizal Manua dari Jakarta, Rahmad Sanjaya dari Bengkel Musik BATAS Aceh, Chairay Safitri dari Bekasi, Acep Zamzam Noor dari Jawa Barat, Davi Abdullah dari Aceh Bergerak, serta Prof. Ampuan Dr. H. Ibrahim dari Baitul Daman Islami.

Setelah rangkaian pembacaan puisi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipandu moderator, kemudian diakhiri dengan perumusan resolusi sebagai hasil rekomendasi kegiatan.

Rangkaian agenda di Banda Aceh ditutup dengan istirahat, salat, dan makan siang (Ishoma) sebelum peserta melanjutkan kegiatan berikutnya dalam rangkaian PPN XIV Aceh 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan para penyair lintas daerah untuk menampilkan karya, berdiskusi, serta memperkuat jejaring sastra Nusantara melalui perpaduan puisi, musik, teater, dan media visual.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai

1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

1 Oktober 2026 - 03:44 WIB

Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda

1 Oktober 2026 - 03:12 WIB

Rhoma Irama Menangis Saat Menonton Film Lawas, dari Pengabdian ke Perjuangan Dangdut Menuju UNESCO

30 September 2026 - 08:17 WIB

Kolaborasi Addie MS & Twilite Orchestra, Anggun, dan Judika Warnai Perayaan 81 Tahun KAI

30 September 2026 - 07:37 WIB

Mentor Bang Budi dan Lukisan Karya Anak yang Membawa Cerita Aceh Tamiang ke Jakarta

30 September 2026 - 01:37 WIB

Bupati Aceh Tamiang Dorong Terapi Melukis untuk Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana

29 September 2026 - 19:34 WIB

Ekraf Peduli Hadirkan Karya Anak Korban Bencana Sumatra, Pemerintah Dorong Pemulihan Lewat Seni

29 September 2026 - 18:39 WIB

Dianna Dee Full Jadwal Show, Sempatkan Cover Lagu di YouTube, 1 Minggu Tembus Setengah Juta Views

29 September 2026 - 17:10 WIB

HUT ke 81, KAI Daop 4 Semarang Menggelar Acara Baca Puisi Antar Negara

29 September 2026 - 09:44 WIB

Trending di RAGAM