Menu

Mode Gelap
Seniman Gayo Tolak Judul Film “Malahayati: Pasukan 1000 Janda”, Dinilai Mereduksi Martabat Pahlawan Aceh InJourney Percepat Konsolidasi Hotel BUMN, Perkuat Ekosistem Pariwisata Nasional Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Jadi Ujian Pemerataan Digital, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Kejar PNBP PPN XIV Aceh 2026 Hadirkan Nusantara Puisi Musikal, Teatrikal, dan Puisi Visual di Perpustakaan Banda Aceh KAI Services Ajak Warga Pasar Gaplok Tukar Sampah dengan Sembako Giat ‘Jaga Jakarta on The Spot’,  Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Ajak Masyarakat Bersinergi Menjaga Kamtibmas

SENI BUDAYA

PPN XIV Aceh 2026 Hadirkan Nusantara Puisi Musikal, Teatrikal, dan Puisi Visual di Perpustakaan Banda Aceh

badge-check


 PPN XIV Aceh 2026 Hadirkan Nusantara Puisi Musikal, Teatrikal, dan Puisi Visual di Perpustakaan Banda Aceh Perbesar

BANDA ACEH – Rangkaian Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV Aceh-Indonesia 2026 berlanjut di Kota Banda Aceh, Sabtu (27/6/2026), dengan menggelar agenda bertajuk “Nusantara Puisi Musikal & Teatrikal, Puisi Visual” yang dipusatkan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh.

Kegiatan diawali sejak pukul 07.00 WIB dengan proses penjemputan dan persiapan peserta dari penginapan menuju lokasi acara. Selanjutnya, pembukaan dipandu oleh MC.

Acara resmi dibuka melalui sambutan sekaligus pembacaan puisi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Dr. Zulfin, S.Pd., M.Pd.

Memasuki sesi utama, peserta disuguhkan pemutaran film dokumenter “Hikayat Prang Sabi” yang dipersembahkan oleh Aceh Bergerak. Suasana kemudian berlanjut dengan pertunjukan musikalisasi puisi oleh Teater Rongsokan.

Pentas Teater Rongsokan yang diadaptasi dari puisi Sutardji Calzoum Bachri. 

Sejumlah penyair dari berbagai daerah di Indonesia turut tampil membacakan karya mereka, di antaranya Jose Rizal Manua dari Jakarta, Rahmad Sanjaya dari Bengkel Musik BATAS Aceh, Chairay Safitri dari Bekasi, Acep Zamzam Noor dari Jawa Barat, Davi Abdullah dari Aceh Bergerak, serta Prof. Ampuan Dr. H. Ibrahim dari Baitul Daman Islami.

Setelah rangkaian pembacaan puisi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipandu moderator, kemudian diakhiri dengan perumusan resolusi sebagai hasil rekomendasi kegiatan.

Rangkaian agenda di Banda Aceh ditutup dengan istirahat, salat, dan makan siang (Ishoma) sebelum peserta melanjutkan kegiatan berikutnya dalam rangkaian PPN XIV Aceh 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan para penyair lintas daerah untuk menampilkan karya, berdiskusi, serta memperkuat jejaring sastra Nusantara melalui perpaduan puisi, musik, teater, dan media visual.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Seniman Gayo Tolak Judul Film “Malahayati: Pasukan 1000 Janda”, Dinilai Mereduksi Martabat Pahlawan Aceh

27 Juni 2026 - 13:00 WIB

Puisi Tak Lagi Sekadar Dibaca, PPN XIV Aceh Dorong Sastra Menembus Musik dan Teknologi

26 Juni 2026 - 19:14 WIB

DKA Dukung Penuh PPN XIV Aceh, Tengku Afifuddin: Ini Diplomasi Budaya yang Mengangkat Nama Daerah

26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Tengku Afifuddin: Sastra Klasik Aceh Adalah Rekaman Peradaban yang Tak Tergantikan AI

26 Juni 2026 - 17:44 WIB

Presiden Penyair Indonesia Sutardji Calzoum Bachri Baca Puisi di PPN XIV Aceh, Rayakan Ulang Tahun ke-85 dengan Iringan Musik “Selamat Ulang Tahun”

26 Juni 2026 - 17:36 WIB

Semau Gue, Pameran Seni Rupa 54 Seniman Meriahkan HUT Ke-499 Jakarta

26 Juni 2026 - 06:20 WIB

Parade Baca Puisi PPN XIV Berlangsung Seharian, Ditutup di Galeri Kopi Aceh Tengah

24 Juni 2026 - 21:21 WIB

Puisi Mengalun di Temas River Park, Peserta PPN XIV Nikmati Sastra di Tengah Alam Takengon

24 Juni 2026 - 18:16 WIB

ISU ISI 2026 Dorong Kolaborasi Seni dan Kewirausahaan di ISI Padangpanjang

24 Juni 2026 - 16:19 WIB

Catatan Putra Gara dari PPN XIV Aceh: Bur Telege Menjadi Panggung Sastra dan Budaya

24 Juni 2026 - 11:44 WIB

Trending di SENI BUDAYA