Menu ✖

Mode Gelap
Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan Perawatan Sistem Avionik, FL Technics Indonesia Gandeng GE Aerospace InJourney Airports dan SDhI Rampungkan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Garuda dan Yoowifi Hadirkan eSIM, Komunikasi  jadi Makin Terjangkau Saat di Luar Negeri Modernisasi PPN Pengambengan, Nelayan Lokal Harap Ada Lapangan Kerja Saat Paceklik El Nino Sangat Kuat, 669 Hotspot Terdeteksi di Fakfak

SENI BUDAYA

Puisi Tak Lagi Sekadar Dibaca, PPN XIV Aceh Dorong Sastra Menembus Musik dan Teknologi

badge-check


 Puisi Tak Lagi Sekadar Dibaca, PPN XIV Aceh Dorong Sastra Menembus Musik dan Teknologi Perbesar

Wartatrans.com, BANDA ACEH – Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV Aceh 2026 mendorong perubahan cara pandang terhadap puisi. Dalam seminar bertema “Puisi dan Musik” yang digelar di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, Jumat (26/6/2026), para pembicara menegaskan bahwa puisi tidak boleh berhenti sebagai karya tulis, tetapi harus mampu menjelma ke berbagai medium kreatif agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Seminar yang dimoderatori Muhammad Ade Putra menghadirkan tiga narasumber, yakni Ganjar Hariman, Wayan Jengki, dan Sosiawan Leak. Ketiganya menawarkan perspektif berbeda mengenai hubungan puisi, musik, teknologi, dan perubahan budaya.

Ganjar Hariman menilai musikalisasi puisi tidak cukup hanya mengubah teks menjadi lagu. Menurutnya, proses kreatif harus diawali dengan memahami makna, suasana, dan ruh puisi sehingga karya yang lahir tetap menjaga kekuatan sastranya.

Ia juga mengajak peserta untuk terus mendiskusikan batas-batas antara musikalisasi puisi, lagu, pembacaan puisi yang diiringi musik, hingga karya musik yang memiliki kualitas puitik.

Sementara itu, Wayan Jengki menekankan bahwa perkembangan teknologi telah membuka peluang baru bagi puisi untuk bertransformasi. Menurutnya, musikalisasi puisi kini tidak lagi harus mengikuti pola konvensional karena bunyi-bunyian, instrumen tradisional, hingga teknologi digital dapat menjadi bagian dari proses penciptaan karya.

“Kekayaan musik Nusantara merupakan sumber inspirasi yang sangat besar sehingga musikalisasi puisi tidak perlu terjebak pada satu bentuk baku,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan Sosiawan Leak yang melihat alih wahana sastra sebagai bagian dari perubahan paradigma kebudayaan. Ia mengatakan karya sastra harus terus berdialog dengan masyarakat, perkembangan media, dan perubahan zaman agar tidak kehilangan relevansi.

Menurutnya, puisi harus terus menemukan kemungkinan-kemungkinan baru sehingga mampu menjangkau publik yang lebih luas melalui berbagai medium seni.

Seminar ini menjadi salah satu forum penting dalam rangkaian PPN XIV Aceh 2026 yang mempertemukan penyair, seniman, dan budayawan dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara. Melalui dialog tersebut, peserta diajak melihat bahwa masa depan puisi tidak hanya berada di halaman buku, tetapi juga di panggung pertunjukan, musik, teknologi digital, dan berbagai bentuk ekspresi kreatif lainnya.

Diskusi itu sekaligus menegaskan semangat PPN XIV Aceh 2026 untuk menjadikan sastra sebagai kekuatan budaya yang terus berkembang, beradaptasi, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai estetikanya.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai

1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

1 Oktober 2026 - 03:44 WIB

Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda

1 Oktober 2026 - 03:12 WIB

Rhoma Irama Menangis Saat Menonton Film Lawas, dari Pengabdian ke Perjuangan Dangdut Menuju UNESCO

30 September 2026 - 08:17 WIB

Kolaborasi Addie MS & Twilite Orchestra, Anggun, dan Judika Warnai Perayaan 81 Tahun KAI

30 September 2026 - 07:37 WIB

Mentor Bang Budi dan Lukisan Karya Anak yang Membawa Cerita Aceh Tamiang ke Jakarta

30 September 2026 - 01:37 WIB

Bupati Aceh Tamiang Dorong Terapi Melukis untuk Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana

29 September 2026 - 19:34 WIB

Ekraf Peduli Hadirkan Karya Anak Korban Bencana Sumatra, Pemerintah Dorong Pemulihan Lewat Seni

29 September 2026 - 18:39 WIB

Dianna Dee Full Jadwal Show, Sempatkan Cover Lagu di YouTube, 1 Minggu Tembus Setengah Juta Views

29 September 2026 - 17:10 WIB

HUT ke 81, KAI Daop 4 Semarang Menggelar Acara Baca Puisi Antar Negara

29 September 2026 - 09:44 WIB

Trending di RAGAM