Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

ANJUNGAN

Sempat Terjadi Antrean, Arus Truk Peti Kemas di TPK Kupang Sudah Kembali Lancar

badge-check


 Terminal Petikemas Kupang Perbesar

Terminal Petikemas Kupang

Wartatrans.com, KUPANG – Aktivitas pergerakan truk pengangkut peti kemas yang akan masuk maupun keluar dari TPK Kupang kembali lancar sempat alami antrean, pekan lalu.

Dari pantauan langsung di lapangan, kini tidak terdapat antrean truk yang menumpuk untuk menunggu pelayanan receiving (pengiriman peti kemas dari luar ke dalam terminal) maupun pelayanan delivery (pengiriman peti kemas keluar dari terminal).

Terminal Head TPK Kupang Andhik Kristianto menyebutkan, aktivitas bongkar muat di area lapangan penumpukan sudah kembali normal.

“Saat ini empat dari lima alat jenis rubber tyred gantry (RTG) crane di TPK Kupang beroperasi normal untuk melayani kegiatan bongkar muat peti kemas,” kata Andhik, Kamis (22/1/2026).

“Sudah normal sejak tanggal 15 Januari 2026 yang lalu, saat ini ada empat unit RTG crane dan dua unit reach stacker (RS) yang siap melakukan pelayanan peti kemas di lapangan penumpukan.”

Pihaknya juga melakukan pengaturan operasional untuk mendukung layanan yang lebih baik.

Kesiapan operator alat, perencanaan kegiatan bongkar muat kapal, pengaturan receiving dan delivery menjadi pendukung dalam pemulihan kegiatan pelayanan peti kemas di TPK Kupang.

Manajemen PT Pelindo Terminal Petikemas juga berkomitmen untuk menjaga stabilitas layanan di TPK Kupang melalui kesiapan alat bongkar muat.

Perseroan merencanakan penambahan alat RTG crane pada rentang waktu 2026 s.d. 2027.

“Rencana tersebut telah disampaikan pada saat pertemuan antara manajemen perusahaan dengan Gubernur NTT beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

“TPK Kupang tidak pernah berhenti atau setop operasi, kegiatan pelayanan peti kemas terus berlangsung 24 jam non stop tujuh hari seminggu, kami memohon maaf atas kendala yang terjadi beberapa waktu yang lalu.”

Pengemudi truk peti kemas Victor Kebo menyebut saat ini layanan di TPK Kupang sudah membaik.

Menurutnya, tidak ada lagi antrean ekstrem seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Pada tanggal 7 Januari 2026 lalu, Victor sempat merasakan macet dan menunggu hingga sembilan jam untuk menunggu muatan delivery.

“Harapan kami tidak ada lagi kendala peralatan, sehingga kami para pengemudi juga nyaman dalam bekerja,” katanya.

Pengemudi lainnya James Phila Ndilu sempat menunggu sejak pukul 13:00 WITA s.d. 23:00 WITA saat kendala alat terjadi di TPK Kupang.

Dia mengatakan, operator yang bertugas sangat membantu untuk mengatur kelancaran operasional di lapangan.

Pihaknya menaruh harapan agar kendala serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

“Kondisi sekarang hanya butuh waktu 30 menit mulai dari datang (gate in) hingga truk keluar membawa peti kemas (gate out),” tuturnya. (omy)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Pastikan  Kondisi Infrastruktur Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Kapal di Maumere Tetap Operasional

15 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

KM Bunda Maria Kandas di Perairan Paceda, Seluruh Penumpang Selamat dan Berhasil Dievakuasi

15 Agustus 2026 - 08:02 WIB

PTP Nonpetikemas Edukasi Perkuat Budaya Safety Driving di Terminal Kijing

15 Agustus 2026 - 07:34 WIB

PELNI dan Jamdatun Kembali Perkuat Sinergi

14 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Trending di ANJUNGAN