Menu ✖

Mode Gelap
Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎ KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

KABIN

Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Maros, Menhub Tegaskan Pencarian Intensif

Avatar photobadge-check


 Menhub Dudy (BKIP) Perbesar

Menhub Dudy (BKIP)

Wartatrans.com, MAKASSAR – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan hingga kini, Minggu (18/1), proses pencarian pesawat ATR 42-500 di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, terus dilakukan secara intensif. Pencarian dilakukan terkoordinasi baik dengan seluruh pihak berwenang.

“Pertama-tama, kami menyampaikan empati dan keprihatinan mendalam kepada keluarga awak dan penumpang pesawat ATR 42-500. Kami pastikan akan memberikan pendampingan, dukungan informasi, dan layanan yang dibutuhkan,” ujar Menhub Dudy yang memantau pencarian pesawat ATR 42-500 dari Makassar, Ahad (18/1/2026).

Menurutnya, sejak laporan hilang kontak diterima, pemerintah telah langsung mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia dengan melibatkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sebagai koordinator pencarian dan pertolongan.

Didukung TNI, Polri, AirNav Indonesia, BMKG, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.

Saat ini, tim SAR gabungan telah menemukan serpihan yang diduga kuat berasal dari pesawat ATR 42-500 dalam rangkaian operasi pencarian di wilayah Maros, Sulawesi Selatan.

Pemerintah melalui Basarnas, TNI, Polri, Kemenhub, AirNav Indonesia, BMKG, dan pemerintah daerah, terus memperkuat upaya pencarian dan evakuasi di sekitar lokasi temuan.

“Penemuan serpihan ini merupakan bagian dari progres penting dalam proses pencarian, dan seluruh temuan saat ini sedang diverifikasi secara menyeluruh oleh otoritas berwenang,” tegaa Menhub.

Lokasi penemuan serpihan pesawat itu berada di perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Lokasi tersebut berjarak sekitar 26,49 kilometer dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, dan berdekatan dengan posko Basarnas terdekat.

Pada pukul 07.46 WITA, tim berhasil mengidentifikasi secara visual serpihan pesawat berupa jendela yang menjadi penanda awal lokasi kecelakaan.

Selang tiga menit kemudian, tepatnya pada pukul 07.49 WITA, ditemukan serpihan berukuran besar yang diduga merupakan bagian badan pesawat beserta ekornya.

Menhub menegaskan, saat ini keselamatan dan pencarian menjadi prioritas utama pemerintah.

Seluruh unsur terkait saat ini terus bekerja tanpa henti untuk memperluas area pencarian dan memastikan setiap informasi ditindaklanjuti secara cepat dan akurat.

“Informasi teknis terkait temuan serpihan, lokasi detail, serta perkembangan lanjutan pencarian akan disampaikan secara berkala dan resmi oleh otoritas terkait, khususnya Basarnas dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara setelah melalui proses verifikasi,” imbuh Menhub.

Dia mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dikonfirmasi kebenarannya.

Masyarakat dapat mengikuti perkembangan informasi melalui pemberitauan atau berita resmi yang disampaikan oleh pihak berwenang.

Saat ini, Crisis Center juga telah dibuka di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sebagai pusat koordinasi informasi.

Pemerintah juga memastikan bahwa setiap langkah pencarian dan penanganan dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan standar internasional, serta akan mendukung penuh proses lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pemerintah berkomitmen menyampaikan perkembangan secara terbuka, akurat, dan bertanggung jawab, serta mendukung penuh proses lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku,” tutur Menhub.

Adapun jumlah orang di dalam pesawat (Persons on Board/POB) tercatat sebanyak 10 orang, yang terdiri atas tujuh awak pesawat dan tiga penumpang. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global

1 Oktober 2026 - 08:12 WIB

AirNav-Airbus Teken MoU Efisiensi dan Keberlanjutan Ruang Udara Indonesia

30 September 2026 - 07:31 WIB

Menhub Dudy Galang Dukungan Keanggotaan Indonesia di Dewan ICAO

29 September 2026 - 21:23 WIB

Kemenhub Pastikan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Kediri Berjalan Lancar

29 September 2026 - 09:36 WIB

Dampak Erupsi Gunung Dukono, Bandara Morotai Ditutup Mulai Hari Ini

26 September 2026 - 15:36 WIB

Top! Layanan Contact Center InJourney Airports Bertahan Tetap jadi Terbaik di Indonesia

26 September 2026 - 15:28 WIB

Ditjen Hubud Tegaskan Pengawasan 3 Lapis dan Kesiapsiagaan Bencana

26 September 2026 - 15:04 WIB

Bukaka Pasok 56 Garbarata Generasi Baru untuk Terminal 3 Changi

25 September 2026 - 21:31 WIB

Indonesia AirAsia Sabet Penghargaan Best Low-Cost Airline di Indonesia dari Skytrax

24 September 2026 - 17:00 WIB

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Latihan Penanganan Keadaan Darurat

24 September 2026 - 15:49 WIB

Trending di BANDARA