Menu

Mode Gelap
Buka Munas IABI, Dirjen Hubud Tekankan Pentingnya Penguatan SDM Ahli Bandar Udara PNM Perkuat Dampak Pemberdayaan, 23,3 Juta Nasabah Mekaar Rasakan Peningkatan Kesejahteraan Berkat Sinergi Lintas Sektor Urai Kepadatan Ketapang–Gilimanuk, Layanan Berangsur Normal Yatti Surachman Tagih Janji Pembeli Rumah, Sisa Pelunasan Rp45 Juta Belum Dibayar Syuting “Lautan Cinta” di Yogyakarta, Abidzar Al-Ghifari Nikmati Kebersamaan dengan Para Pemain Kementerian Kebudayaan Resmikan Rumah Sastra Ahmad Tohari di Banyumas

SENI BUDAYA

Syuting “Lautan Cinta” di Yogyakarta, Abidzar Al-Ghifari Nikmati Kebersamaan dengan Para Pemain

badge-check


 Syuting “Lautan Cinta” di Yogyakarta, Abidzar Al-Ghifari Nikmati Kebersamaan dengan Para Pemain Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Proses produksi sinetron terbaru SCTV, Lautan Cinta, menghadirkan pengalaman berkesan bagi para pemainnya. Selama sekitar sepekan menjalani syuting di Yogyakarta, para pemeran utama tak hanya fokus menyelesaikan adegan, tetapi juga menikmati momen kebersamaan yang semakin mempererat hubungan di antara mereka.

Abidzar Al-Ghifari mengungkapkan suasana syuting di Kota Gudeg terasa berbeda dibandingkan lokasi lainnya. Menurutnya, jadwal pengambilan gambar yang menyenangkan membuat seluruh pemain memiliki banyak waktu untuk saling mengenal lebih dekat.

“Seru karena bisa banyak menghabiskan waktu bersama. Adegan-adegannya juga menyenangkan, jadi hampir setiap hari kami banyak seru-seruan,” ujar Abidzar dalam konferensi pers virtual, Kamis (25/6/2026).

Pemeran lain seperti Cinta Brian dan Chantiq Schagerl juga merasakan hal yang sama. Kebersamaan selama berada di Yogyakarta membuat chemistry para pemain semakin kuat, sesuatu yang dinilai ikut mendukung proses syuting ketika produksi berlanjut di Depok.

Selain menjalani pengambilan gambar, para pemain memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencicipi berbagai kuliner khas Yogyakarta. Bagi Chantiq, sate klatak menjadi hidangan yang paling berkesan selama berada di kota tersebut.

“Yang paling diingat dari Jogja tentu makan sate klatak,” kata Chantiq.

Lokasi syuting Lautan Cinta turut memanfaatkan sejumlah destinasi wisata populer di Yogyakarta. Beberapa adegan direkam di kawasan Candi Prambanan, pantai selatan, hingga Gumuk Pasir Parangkusumo yang menawarkan panorama alam khas dan menjadi nilai tambah bagi tampilan visual sinetron.

Abidzar pun mengaku jatuh hati dengan suasana Yogyakarta. Menurutnya, kota tersebut menawarkan kenyamanan, biaya hidup yang terjangkau, serta ragam kuliner yang menggugah selera.

“Pokoknya suka banget sama Jogja. Tempatnya nyaman, makanannya enak, harganya juga ramah. Selain sate klatak, gudeg juga jadi favorit,” tuturnya.

Kini, usai menyelesaikan rangkaian syuting di Yogyakarta, para pemain kembali melanjutkan proses produksi Lautan Cinta di Depok dengan membawa kenangan manis dari Kota Pelajar yang turut mewarnai perjalanan sinetron tersebut.*** (Byl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Yatti Surachman Tagih Janji Pembeli Rumah, Sisa Pelunasan Rp45 Juta Belum Dibayar

28 Juni 2026 - 14:29 WIB

Kementerian Kebudayaan Resmikan Rumah Sastra Ahmad Tohari di Banyumas

28 Juni 2026 - 13:23 WIB

Syech Mulyadi Abadikan Semangat PPN XIV Aceh Lewat Puisi “Dari Tanah Aceh, PPN Ku Kenal”

28 Juni 2026 - 01:58 WIB

Pameran Arsip dan Karya Oesman Effendi Hadirkan Jejak Kreatif Maestro Seni Rupa Indonesia

28 Juni 2026 - 01:46 WIB

Putra Gara Bacakan Puisi Inong Balee di PPN XIV Aceh, Tegaskan Penolakan Judul Film “Pasukan 1000 Janda”

27 Juni 2026 - 23:40 WIB

Sastrawan Putra Gara Bacakan Puisi “Danau Lut Tawar”, Lahir dari Inspirasi Pagi di Hotel Renggali pada PPN XIV Aceh

27 Juni 2026 - 22:20 WIB

Penyair Jakarta Imam Maarif Hipnotis Penonton PPN XIV Aceh, Puisi Berpadu Harmonis dengan Tarian Sufi

27 Juni 2026 - 21:59 WIB

Kanot Bu Hidupkan Panggung PPN XIV Aceh Lewat Puisi dan Lukisan

27 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ansar Salihin Perancang Cover Buku Antologi PPN XIV Aceh, Perkuat Identitas Visual Sastra Nusantara

27 Juni 2026 - 16:21 WIB

Jasa Purnama Bacakan Puisi “Surya Menggeliat” pada PPN XIV Aceh di Perpustakaan Aceh

27 Juni 2026 - 15:43 WIB

Trending di SENI BUDAYA