Menu

Mode Gelap
Enam Menteri Luncurkan Ocean Institute of Indonesia Milik KKP KAI dan INKA Mulai Integrasi Strategis, Kebutuhan 156 Rangkaian KRL hingga 2040 Jadi Peluang Industri Nasional Kendaraan Hidrogen Masuk Peta Jalan Nasional, Biaya Energi Berpotensi Turun 75% Catatan Iwan Piliang: Lima Abad Jakarta Jangan Hanya Membangun Kota Felicia dan Vedra Melaju ke Grand Final The Icon Indonesia, Penampilan Top 3 Banjir Standing Ovation Bertemu Awak Media Jakarta, Ahli Waris Kapitan Pattimura Frans Matulessy Dapat Dukungan Moril Pembangunan Museum

JALUR

Tinjau Ruas Jalan Parung Bogor, Menteri PU Pastikan Percepatan Penanganan Kerusakan

badge-check


 Menteri PU di sela pemantauan jalan Parung-Bogor Perbesar

Menteri PU di sela pemantauan jalan Parung-Bogor

Wartatrans.com, BOGOR – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi ruas Jalan Parung Bogor, Sabtu (29/2/2026).

Hal itu dilakukan untuk memastikan proses perbaikan jalan nasional berjalan lebih optimal dan menyeluruh

“PU mempercepat perbaikan jalan nasional pada ruas Gandaria–Cilodong hingga Parung Bogor, Jawa Barat guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” tutur Menteri Dody.

“Kita memang sedang proses perbaikan dari Pasar Parung sampai titik Kemang, Parung. Memang kemarin-kemarin ada penambalan atau patching sana-sini tapi belum sempurna, kita pelan-pelan menyempurnakan. Mudah-mudahan dalam waktu satu-dua bulan ini sudah selesailah,” urainya.

Dia menekankan, kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian utama dan menyoroti hasil patching di sejumlah titik yang belum rata dan masih terasa bergelombang sehingga berpotensi membahayakan pengendara.

Untuk itu, Menteri Dody menginstruksikan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat agar tidak hanya melakukan penambalan parsial, tetapi juga perbaikan lebih menyeluruh secara bertahap sepanjang 25,1 km dari Pasar Parung hingga Gandaria–Cilodong agar kontur jalan lebih mulus dan aman.

Kepala BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat Rina Kumala Sari menyampaikan, terdapat 1.463 titik lubang di sepanjang ruas Gandaria–Cilodong hingga Parung.

“Sampai kemarin, sebanyak 1.200 lubang sudah kami tutup dan tersisa 263 titik. Dengan tim patching yang terus bekerja di lapangan, kami targetkan dalam lima hari ke depan seluruh lubang sudah tertangani sehingga masyarakat dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman,” tutur Rina.

Selain penambalan lubang, BBPJN DKI–Jabar juga melakukan pembersihan bahu jalan dari rumput liar serta normalisasi saluran drainase untuk memastikan aliran air berjalan optimal.

Langkah ini dilakukan guna menjaga ketahanan konstruksi jalan dan mencegah kerusakan berulang, khususnya pada musim hujan.

Rina menjelaskan, salah satu faktor penyebab kerusakan pada ruas tersebut adalah perbedaan struktur antara jalur cepat yang sebagian masih menggunakan perkerasan lentur (aspal/flexible pavement) dan jalur lain yang telah menggunakan perkerasan kaku (rigid pavement).

“Kesenjangan struktur ini kerap memicu timbulnya lubang, terutama saat curah hujan tinggi dan sistem drainase tidak berfungsi maksimal,” katanya.

“Lubang sering terjadi di antara pekerjaan rigid dengan aspal. Jaminannya agar tidak ada lubang lagi adalah mengganti seluruh jalur aspal menjadi beton.”

Melalui percepatan penanganan ini, Kementerian PU memastikan perbaikan dilakukan secara bertahap dan terukur, dengan prioritas pada aspek keselamatan pengguna jalan serta peningkatan kualitas layanan infrastruktur nasional. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kendaraan Hidrogen Masuk Peta Jalan Nasional, Biaya Energi Berpotensi Turun 75%

22 Juli 2026 - 01:14 WIB

Perkuat Tata Kelola Logistik, Kemenhub Dorong Harmonisasi Kebijakan JPT dan Angkutan Multimoda

21 Juli 2026 - 20:40 WIB

Kecelakaan Jalan Masih Tinggi, RUU LLAJ Usulkan Badan Perlindungan Kecelakaan Transportasi

21 Juli 2026 - 19:57 WIB

Di Balik Share Location dan Map Ojek Online, Industri Geospasial Jadi Motor Ekonomi Digital Indonesia

21 Juli 2026 - 19:07 WIB

Kemenhub Pastikan Layanan Angkutan Perintis Terus Berjalan

20 Juli 2026 - 17:42 WIB

Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Beroperasi

20 Juli 2026 - 06:03 WIB

Bus Listrik Transjabodetabek Dibidik, Bisa Hemat Rp3 Triliun Setahun 

18 Juli 2026 - 22:44 WIB

Skema Tarif 1 Tiket untuk 3 Moda, Mampukah Jakarta Kurangi Kemacetan ?

16 Juli 2026 - 15:37 WIB

Ditjen Hubdat Groundbreaking Charging Station BRT Cekungan Bandung

15 Juli 2026 - 17:10 WIB

Ada Agenda Besar, Kemenhub-Korlantas Polri Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

15 Juli 2026 - 09:47 WIB

Trending di JALUR