Menu

Mode Gelap
Terminal Teluk Lamong Jadi Destinasi Studi Queensway Secondary School Singapura tentang Green & Smart Port Jumlah Member Loyalty Program DAMRI Tembus 52 Ribu, Kini Poin Bisa Ditukar Menjadi Tiket Gratis! MUI Kota Depok Gelar Musyawarah Kerja Daerah II Catatan Iwan Piliang: Menjadi Pengusaha Kudu Punya Produk Warga Bangun Jalan Enang-Enang dari Dana Donasi Sastrawan Soroti Arah Masa Depan Sastra Indonesia di Tengah Dominasi Media Sosial

JALUR

Tinjau Ruas Jalan Parung Bogor, Menteri PU Pastikan Percepatan Penanganan Kerusakan

badge-check


 Menteri PU di sela pemantauan jalan Parung-Bogor Perbesar

Menteri PU di sela pemantauan jalan Parung-Bogor

Wartatrans.com, BOGOR – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi ruas Jalan Parung Bogor, Sabtu (29/2/2026).

Hal itu dilakukan untuk memastikan proses perbaikan jalan nasional berjalan lebih optimal dan menyeluruh

“PU mempercepat perbaikan jalan nasional pada ruas Gandaria–Cilodong hingga Parung Bogor, Jawa Barat guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” tutur Menteri Dody.

“Kita memang sedang proses perbaikan dari Pasar Parung sampai titik Kemang, Parung. Memang kemarin-kemarin ada penambalan atau patching sana-sini tapi belum sempurna, kita pelan-pelan menyempurnakan. Mudah-mudahan dalam waktu satu-dua bulan ini sudah selesailah,” urainya.

Dia menekankan, kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian utama dan menyoroti hasil patching di sejumlah titik yang belum rata dan masih terasa bergelombang sehingga berpotensi membahayakan pengendara.

Untuk itu, Menteri Dody menginstruksikan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat agar tidak hanya melakukan penambalan parsial, tetapi juga perbaikan lebih menyeluruh secara bertahap sepanjang 25,1 km dari Pasar Parung hingga Gandaria–Cilodong agar kontur jalan lebih mulus dan aman.

Kepala BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat Rina Kumala Sari menyampaikan, terdapat 1.463 titik lubang di sepanjang ruas Gandaria–Cilodong hingga Parung.

“Sampai kemarin, sebanyak 1.200 lubang sudah kami tutup dan tersisa 263 titik. Dengan tim patching yang terus bekerja di lapangan, kami targetkan dalam lima hari ke depan seluruh lubang sudah tertangani sehingga masyarakat dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman,” tutur Rina.

Selain penambalan lubang, BBPJN DKI–Jabar juga melakukan pembersihan bahu jalan dari rumput liar serta normalisasi saluran drainase untuk memastikan aliran air berjalan optimal.

Langkah ini dilakukan guna menjaga ketahanan konstruksi jalan dan mencegah kerusakan berulang, khususnya pada musim hujan.

Rina menjelaskan, salah satu faktor penyebab kerusakan pada ruas tersebut adalah perbedaan struktur antara jalur cepat yang sebagian masih menggunakan perkerasan lentur (aspal/flexible pavement) dan jalur lain yang telah menggunakan perkerasan kaku (rigid pavement).

“Kesenjangan struktur ini kerap memicu timbulnya lubang, terutama saat curah hujan tinggi dan sistem drainase tidak berfungsi maksimal,” katanya.

“Lubang sering terjadi di antara pekerjaan rigid dengan aspal. Jaminannya agar tidak ada lubang lagi adalah mengganti seluruh jalur aspal menjadi beton.”

Melalui percepatan penanganan ini, Kementerian PU memastikan perbaikan dilakukan secara bertahap dan terukur, dengan prioritas pada aspek keselamatan pengguna jalan serta peningkatan kualitas layanan infrastruktur nasional. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jumlah Member Loyalty Program DAMRI Tembus 52 Ribu, Kini Poin Bisa Ditukar Menjadi Tiket Gratis!

5 Juni 2026 - 22:32 WIB

Kemenhub Sebut Pentingnya Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum

5 Juni 2026 - 09:52 WIB

Menhub Dudy Pastikan Penyerapan Anggaran 2026  Tepat Sasaran dan Efektif

5 Juni 2026 - 07:49 WIB

Menakar Jaminan Keselamatan dan Urgensi Transportasi Publik di Labuan Bajo

4 Juni 2026 - 09:31 WIB

Warga dan Komunitas Salurkan Donasi Rp12,8 Juta untuk Perbaikan Jalur Enang-Enang

4 Juni 2026 - 02:37 WIB

Metro Jabar Trans, Menjawab Macet dan Hadapi Tantangan Keberlanjutan

3 Juni 2026 - 09:41 WIB

Warga dan Perantau Gayo Patungan Perbaiki Jalan Enang Enang yang Rusak

27 Mei 2026 - 15:43 WIB

Puncak Ibadah Haji 1447 H, DAMRI Telah Layani 72 Ribu Jemaah pada Fase Keberangkatan di Berbagai Embarkasi Indonesia

25 Mei 2026 - 20:04 WIB

Jelang Libur Idul Adha, Kemenhub Ingatkan Pentingnya Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas

24 Mei 2026 - 16:33 WIB

Dari Manila, DAMRI Bawa Pembelajaran dan Kolaborasi Global untuk Percepat Transformasi Transportasi Publik Indonesia

23 Mei 2026 - 07:03 WIB

Trending di JALUR