Menu

Mode Gelap
Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang Paradoks Lansia Indonesia: Menua dalam Jeratan Sektor Informal Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya HUT ke-23 KAI Services, Program Reska Berbagi Salurkan Bingkisan untuk Pekerja di Jawa dan Sumatera

PERISTIWA

Update Korban Banjir Aceh Tamiang: 52 Tewas dan Ratusan Ribu Kehilangan Rumah

badge-check


 Update Korban Banjir Aceh Tamiang: 52 Tewas dan Ratusan Ribu Kehilangan Rumah Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Jumlah korban bencana Banjir besar yang melanda seluruh wilayah Kabupaten Aceh Tamiang terus bertambah.

Hingga Jumat (5/12/2025) pukul 18.00 WIB, tercatat 52 warga meninggal dunia dan 18 orang lainnya dilaporkan hilang. Sementara itu, lebih dari 280 ribu jiwa terpaksa mengungsi akibat bencana ini.

Data dari Posko Terpadu Penanganan Banjir Aceh Tamiang menunjukkan, seluruh 12 kecamatan di kabupaten ini terdampak banjir. Jumlah pengungsi mencapai 280.386 jiwa, sedangkan 18.539 jiwa lainnya masih bertahan di rumah dengan kondisi terbatas. Korban luka-luka tercatat sebanyak 18 orang.

Ribuan rumah dilaporkan rusak, dengan 2.961 rumah terdampak dan 280 di antaranya mengalami rusak berat. Banyak warga yang kehilangan tempat tinggal dan kini bertahan di posko-posko darurat dengan kondisi seadanya. Di beberapa titik, pengungsi bahkan kekurangan makanan, selimut, dan air bersih.

“Saat ini masih banyak warga yang belum mendapatkan bantuan, terutama di daerah-daerah terpencil. Rumah mereka hanyut atau rusak parah, sementara akses menuju lokasi masih terputus,” kata salah satu relawan yang berada di lokasi.

Fasilitas umum juga tak luput dari kerusakan. Sedikitnya 54 sarana pendidikan, 33 sarana ibadah, dan 32 kantor pemerintahan terdampak banjir. Tiga sekolah dan dua rumah ibadah mengalami kerusakan berat. Satu fasilitas kesehatan dilaporkan rusak, namun data kerusakan berat belum terkonfirmasi.

Hingga berita ini diturunkan, pendataan dan pencarian korban masih terus dilakukan. Pemerintah daerah bersama relawan gabungan terus berupaya mengevakuasi korban dan mendistribusikan bantuan.

Namun dengan skala bencana yang luas, banyak warga berharap bantuan dari pemerintah pusat segera datang, terutama untuk kebutuhan mendesak seperti makanan, obat-obatan, dan tempat tinggal sementara.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Griya Alam Sentul Keberatan Rencana Pembangunan KDMP di Lahan Fasos/Fasum

30 Juni 2026 - 12:37 WIB

Truk Tabrak Sejumlah Motor di Simpang Unisma Bekasi, Satu Orang Tewas

29 Juni 2026 - 14:41 WIB

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Tengah Tolak Judul Film “Malahayati: Pasukan 1000 Janda”

29 Juni 2026 - 11:47 WIB

Festival Santri Meuseuraya II Tahun 2026 Resmi Ditutup

29 Juni 2026 - 07:16 WIB

Ada Ketegangan di Tananahu, PTPN I Kedepankan Dialog Damai

25 Juni 2026 - 14:10 WIB

Diduga Gunakan Sabu, Satresnarkoba Amankan Staf Protokoler Bupati Aceh Barat 

21 Juni 2026 - 05:01 WIB

Polisi Tingkatkan Patroli Malam, Situasi Kamtibmas Aceh Tengah Tetap Kondusif

20 Juni 2026 - 19:58 WIB

Wow, Indonesia Peringkat 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia

20 Juni 2026 - 05:47 WIB

Halimah Munawir Raih Penghargaan Kategori Inovator pada HUT PT Majmu Musti Sundaya

15 Juni 2026 - 17:46 WIB

SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku

14 Juni 2026 - 00:18 WIB

Trending di PERISTIWA