Menu ✖

Mode Gelap
Pahami AI Orchestration, Endatoe Foundation Gelar Webinar Edukasi AI untuk Generasi Muda Jumlah Marine Inspector Kemenhub Bertambah 90 Personel Satresnarkoba Polres Nagan Raya Amankan Terduga Pelaku Narkotika, Sita Sabu Seberat 10,18 Gram di Darul Makmur Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius

PERON

Aceh Tamiang Mencekam Dilanda Banjir, Warga Butuh Makanan dan Air Bersih

badge-check


 Aceh Tamiang Mencekam Dilanda Banjir, Warga Butuh Makanan dan Air Bersih Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang selama beberapa hari sangat mencekam dan menyisakan kisah pilu bagi masyarakat.

Genangan banjir dan sejumlah titik longsor membuat ribuan warga masih terisolir hingga Ahad (30/11/2025) malam.

Seorang warga Aceh Tamiang yang malam ini mencoba menginformasikan kepada Wartatrans.com malam ini mengatakan bahwa dia sangat sulit mendapatkan akses sinyal untuk mengabarkan segala kondisi. Kondisi juga listrik padam selama banjir datang hingga saat ini.

Dia juga mengatakan musibah bencana ini adalah yang paling parah dan banyak bangunan hanyut, hancur dan warga kelaparan juga terdapat korban jiwa.

“Sangat mencekam di Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang, khususnya sudah banyak jembatan yang sudah putus,” kata Hendrik Jeris.

Dia menceritakan sudah selama lima hari terjebak ditempat tinggi, bukan sebagai pengungsi tapi untuk menyelamatkan diri dan akhirnya disebut sebagai pengungsi. Dia pun menceritakan sulitnya mengakses sinyal untuk mengabarkan kondisi terkini tentang keadaan banjir di sana. Namun dia mendapatkan sinyal dari perusahaan sawit swasta yang memiliki wifi satelit dan dia langsung memanfaatkannya untul mengabarkan kondisi warga terdampak banjir di Aceh Tamiang.

“Saya sedang berada di Prapen atau di pabrik Mapoli, lagi berdiri cari Wi-Fi Satelit, Alhamdulillah dapat. Dan saya sudah terjebak lima hari, lima malam di Karangbaru atau samping Teko ya, atau jalan lintas Medan-Banda Aceh, yang ketinggiannya 4 meter, dan ini banjir paling parah, banjir bandang ini, bukan banjir biasa. Ini banjir bandang,” ujar Hendrik di video pesan yang dibagikannya di status WA.

Hendrik menceritakan banyak wilayah atau desa yang hanya tinggal beberapa rumah saja karena bangunan lain hancur atau terbawa arus banjir yang sangat dahsiat. Dia juga menyebut banyak jalan atu jembatan yang putus diterjang dahsyatnya air.

“Yang saya dapat info bahwasannya jembatan Jembatan Babo, mau ke Babo dari Sekrak itu putus. Jembatan mau Babo ke Sulum putus, jembatan besar itu putus. Dan jembatan Rantau saya belum tahu nih, apakah ada,” cerita Hendrik.

Dengan mata yang berkaca-kaca Hendrik juga mengungkapkan harapan adanya bantuan segera mungkin dari siapapun yang menerima pesannnya malam itu. Dia menyebut masyarakat saat ini membutuhkan makanan dan air bersih. .
Selama beberapa hari ini, Hendrik mengatakan ada warga tidak dapat makanan sama sekali karena terjebak di atap rumah tanpa logistik.

“Nah, untuk yang paling diperlukan yaitu belum adanya sembako yang turun, belum ada sembako yang datang, banyak orang yang kelaparan. Ya, banyak orang yang kelaparan, kelaparan nggak makan-makan. Air bersih sangat perlu juga,” pinta Hendrik.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim

16 Oktober 2026 - 23:26 WIB

KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan

16 Oktober 2026 - 21:10 WIB

KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat

16 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis

16 Oktober 2026 - 19:55 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Imbau Penumpang KA Tiba di Stasiun 1 Jam Sebelum Berangkat

16 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Jakpro Benahi Fasilitas LRT Jakarta, dari Jalur Pemandu hingga Akses Kursi Roda

16 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Dua KA Babaranjang Bertabrakan di OKU Sumsel, Sejumlah Lokomotif dan Gerbong Anjlok

16 Oktober 2026 - 09:18 WIB

KAI Services Perluas Pasar Kuliner Kereta Lewat Pameran Pangan Nusa 2026

15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

KAI Benahi Stasiun Gambir Jelang Nataru, Toilet Utara Ditargetkan Rampung November

15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Platform Time Out Sebut Penumpang LRT Jakarta Juli 2026 Turun 6,81%

15 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Trending di JALUR