Menu ✖

Mode Gelap
Modernisasi PPN Pengambengan, Nelayan Lokal Harap Ada Lapangan Kerja Saat Paceklik El Nino Sangat Kuat, 669 Hotspot Terdeteksi di Fakfak Lima Tahun Merger, Pelindo Regional 2 Perkuat Transformasi Layanan dan Kinerja Kepelabuhanan Prabowo Ganti Sejumlah Menteri dan Pejabat Negara, Ini Daftar Lengkapnya! Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Sejumlah Menteri Bergeser Dukung Mobilitas Kemayoran, DAMRI Jadi Mitra Operasional Layanan Kemon

PERON

Arus Balik Masih Tinggi, Daop 7 Madiun Layani Ribuan Penumpang di Hari Terakhir Nataru

badge-check


 Arus Balik Masih Tinggi, Daop 7 Madiun Layani Ribuan Penumpang di Hari Terakhir Nataru Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – Menjelang berakhirnya masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), mobilitas masyarakat pengguna kereta api di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun masih terpantau tinggi. Pergerakan penumpang didominasi arus balik seiring kembalinya masyarakat ke kota asal untuk kembali beraktivitas.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan pada hari terakhir masa Angkutan Nataru, Minggu (4/1/2026), total volume penumpang yang dilayani mencapai 16.703 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 9.134 penumpang berangkat dan 7.569 penumpang datang di berbagai stasiun wilayah Daop 7 Madiun.

“Data ini masih bersifat dinamis dan berpotensi terus mengalami perubahan hingga seluruh jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api pada hari ini selesai beroperasi,” ujar Tohari.

Secara kumulatif, selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Daop 7 Madiun mencatat sebanyak 173.189 penumpang berangkat dan 183.887 penumpang datang. Tingginya angka tersebut sejalan dengan peningkatan intensitas operasional perjalanan kereta api guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat selama libur panjang.

Selama masa Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun mengoperasikan 108 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dan 90 perjalanan Kereta Api Lokal non-PSO (Bias), dengan rata-rata 11 perjalanan KAJJ dan KA lokal per hari.

Adapun total frekuensi perjalanan kereta api yang melintas dan beroperasi di wilayah Daop 7 Madiun selama periode Nataru mencapai 1.548 perjalanan. Jumlah tersebut terdiri dari 1.152 perjalanan KAJJ atau rata-rata 64 perjalanan per hari, serta 396 perjalanan KA lokal atau rata-rata 22 perjalanan per hari.

“Peningkatan frekuensi perjalanan ini merupakan bentuk kesiapan KAI dalam mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat sekaligus memastikan kelancaran dan keteraturan perjalanan selama masa libur panjang,” jelas Tohari.

Tingginya mobilitas penumpang selama Nataru terpusat di lima stasiun utama, yakni Stasiun Madiun, Kediri, Jombang, Blitar, dan Tulungagung, yang secara keseluruhan melayani 258.109 penumpang. Stasiun Madiun mencatat jumlah tertinggi dengan 58.449 penumpang berangkat dan 63.490 penumpang datang.

Menurut Tohari, data tersebut menunjukkan peran strategis wilayah Daop 7 Madiun sebagai simpul transportasi yang menghubungkan Jawa Timur dengan berbagai kota besar di Pulau Jawa.

“Relasi favorit pelanggan dari wilayah Daop 7 Madiun antara lain menuju dan dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, hingga Malang,” ungkapnya.

KAI Daop 7 Madiun juga memastikan ketersediaan tempat duduk kereta api masih relatif mencukupi, khususnya untuk sejumlah relasi tertentu. Masyarakat diimbau memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk memperoleh informasi terkini terkait jadwal perjalanan dan ketersediaan tempat duduk.

“Melalui Access by KAI, pelanggan dapat melakukan pemesanan secara lebih mudah, cepat, dan praktis, tanpa harus mengantre di stasiun,” tambah Tohari.

Menutup keterangannya, Tohari menegaskan komitmen KAI Daop 7 Madiun untuk terus menjaga kualitas layanan hingga berakhirnya masa Angkutan Nataru.

“KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan dengan mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan,” pungkasnya.(****)

 

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Percepat Implementasi Rekomendasi KNKT, 190 Titik Perlintasan Jadi Prioritas

1 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi

1 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru

1 Oktober 2026 - 13:23 WIB

KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

1 Oktober 2026 - 09:56 WIB

KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

1 Oktober 2026 - 04:55 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

30 September 2026 - 22:52 WIB

Ranting Pohon Tumbang Timpa Kabel LAA, Perjalanan KRL Bogor Terganggu

30 September 2026 - 17:00 WIB

Tarif TransJakarta 2027 Diusulkan jadi Rp5.000

30 September 2026 - 14:56 WIB

KAI-INKA Bakal Disatukan

30 September 2026 - 13:00 WIB

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Perjalanan Premium yang Membawa Cerita Indonesia di Atas Rel

29 September 2026 - 23:36 WIB

Trending di PERON