Menu

Mode Gelap
Pedang, Amanah, dan Marwah Linge Gubernur Jateng Mengingatkan DCF 2026 Agar Menjaga Identitas Daerah Aset Master Lagu Diduga Dialihkan Tanpa Izin, Valdy Nyong Somasi Label Ide Timur  Manusia Di Antara Dua Setan  Kemenhub Gelar Rakorwil, Perkuat Aksesibilitas Penerbangan di Papua Kemenhub Kembali Salurkan Bantuan, 7,9 Ton untuk Korban Gempa NTT

SENI BUDAYA

Baim Wong Kembali ke Televisi Lewat Tiba-Tiba Kuis di SCTV

badge-check


 Baim Wong Kembali ke Televisi Lewat Tiba-Tiba Kuis di SCTV Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Selah tiga tahun meninggalkan layar kaca, Baim Wong kembali tampil di televisi. Aktor yang pernah lama identik dengan sinetron SCTV itu kini hadir sebagai pembawa acara kuis Tiba-Tiba Kuis, salah satu program Ramadan SCTV.

Dalam beberapa tahun terakhir, Baim lebih banyak berkarya di industri film layar lebar sebagai sutradara dan produser. Sejumlah film garapannya mendapat respons positif dan memperkuat posisinya di dunia perfilman nasional. Namun kerinduan terhadap atmosfer televisi akhirnya membuatnya menerima tawaran comeback.

“Kangen juga dengan suasana syuting televisi. Tiga tahun meninggalkan hiruk-pikuk dan gebyarnya industri TV. Tiba-tiba SCTV menghubungi, ya sudah aku sambut. Kalau bukan SCTV, belum tentu mau,” kata Baim Wong saat jumpa pers program Ramadan Penuh Cinta SCTV di SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 29 Januari 2026.

Baim mengatakan ketertarikannya pada Tiba-Tiba Kuis terletak pada konsep acara yang sederhana namun berdampak langsung bagi peserta. Pertanyaan yang diajukan tergolong ringan dan mudah dijawab.

“Kenapa langit biru? Kenapa mata kita dua? Semua orang bisa jawab,” ujarnya.
Meski terkesan ringan, tim produksi menyeleksi peserta berdasarkan kondisi kehidupan mereka. Cerita-cerita hidup yang dihadirkan justru menjadi kekuatan utama acara tersebut.

Pengalaman paling membekas bagi Baim terjadi saat syuting di kawasan Bantar Gebang. Ia mengaku tak kuasa menahan emosi ketika mengetahui salah satu peserta terbiasa mengonsumsi makanan sisa dari tempat pembuangan sampah.
“Itu digoreng lagi dan dimakan. Di situ kita sering nangis, sering terpukul,” katanya.

Peserta tersebut akhirnya memperoleh hadiah uang tunai antara Rp 10 juta hingga Rp 20 juta. Bagi Baim, nilai tersebut mungkin tak besar bagi sebagian orang, namun sangat berarti bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan.

Menurut Baim, Tiba-Tiba Kuis bukan sekadar acara hiburan, melainkan juga potret ketimpangan sosial yang masih nyata. Di saat sebagian orang membuang makanan, sebagian lainnya harus bertahan hidup dari sisa-sisa yang terbuang.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gubernur Jateng Mengingatkan DCF 2026 Agar Menjaga Identitas Daerah

30 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Aset Master Lagu Diduga Dialihkan Tanpa Izin, Valdy Nyong Somasi Label Ide Timur 

30 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Sastra Semesta #16 Rayakan 7 Tahun, Komunitas Seni Didorong Jadi Penggerak Pemajuan Kebudayaan

29 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer

28 Agustus 2026 - 20:11 WIB

“Jakarta Kulminasi”, Lima Bola Besar Tandai Momentum 500 Tahun Jakarta

28 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Film Black Coffee Angkat Perjuangan Tunanetra dan Budaya Gayo ke Layar Lebar

28 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Tanta Ginting Tertantang Perankan Tan Malaka, Belajar Sejarah hingga Bangun Chemistry dengan Arswendy Bening Swara

27 Agustus 2026 - 20:22 WIB

PARFI ’56 Ingin Bangun Dana Abadi untuk Seniman

27 Agustus 2026 - 11:16 WIB

“Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial

26 Agustus 2026 - 17:14 WIB

7Dunia Seandainya Engkau Tahu Single Raih Ratusan Ribu Views YouTube, Kini Tembus Puluhan Ribu Stream Spotify

26 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Trending di SENI BUDAYA