Menu

Mode Gelap
Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT Whoosh Meriahkan Kemerdekaan RI dengan Paduan Suara dan Siagakan Puluhan Petugas Pakai Kostum Nusantara Haji Fikri Apresiasi Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Tembus Top 15 Jawa Barat Didong dan Tari Guel Semarakkan Panggung Kemerdekaan di Gedung Agung Yogyakarta Pentas Seni Kemerdekaan RI di RT 05 Tegalsari Semarang Juga Diisi Tasyakuran Pembangunan Talud Jalan PNM Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Energi Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro

PERISTIWA

Banjir Putuskan Akses Aceh Tamiang, Warga Masih Terisolir

badge-check


 Banjir Putuskan Akses Aceh Tamiang, Warga Masih Terisolir Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang selama beberapa hari terakhir menyebabkan akses menuju wilayah Aceh terputus.

Genangan banjir dan sejumlah titik longsor membuat ribuan warga masih terisolir hingga Ahad (30/11/2025).

Meski air perlahan surut dan bantuan mulai berdatangan, banyak keluarga di luar daerah mengaku cemas karena belum mendapat kabar dari kerabat mereka.

Bencana kali ini disebut warga sebagai yang terbesar dan terparah dalam beberapa tahun terakhir. Gangguan jaringan komunikasi serta akses jalan yang tertutup menyebabkan banyak keluarga tidak dapat berhubungan dengan sanak saudara mereka di daerah terdampak.

Salah satu warga, Terry, mengaku tidak lagi bisa menghubungi keluarganya sejak Rabu. Ia khawatir keselamatan keluarganya, meski rumah mereka berada di dataran tinggi.

“Sudah lama gak tau kabar mereka ni, kami khawatir. Banyak video-video dari media sosial juga enggak tau entah update atau di mana gak tau,” ujarnya.

Terry juga menambahkan bahwa meski rumah keluarganya relatif aman dari genangan banjir, ia tetap cemas dengan potensi longsor yang disebut warga semakin meluas di beberapa titik.

Lost kontak keluarga bukan hanya dialami oleh Terry, banyak warga Aceh Tamiang yang berada di luar daerah terus mencoba mencari tahu informasi keluarga mereka. Beberapa wilayah di Tamiang terdapat sinyal internet dengan menggunakan wifi satelit, namun itu terbatas mengingat wilayah itu juga jauh dari wilayah lain yang masih terisolir.

Juli salah satu warga sudah mencoba menembus Aceh untuk menemui keluarganya yang tidak ada kabar sejak kejadian banjir menerjang. Dia terus mencari informasi dari orang-orang terdekat namun tidak mendapatkan kabar yang diinginkan. Dia juga mencoba menembus bencana langsung untuk menemui keluarganya, namun tidak bisa juga dilakukan. “Masih dalam airnya di Semadam, gak bisa masuk kita,” kata Juli.

Warga Aceh di luar daerah banyak mendapatkan video atau foto dari pesan berantai aplikasi chat, mereka tidak mengetahui pasti tentang sanak keluarga. Banyak yang khawatir, cemas hingga pasrah.

Hingga saat ini warga terdampak dan juga keluarga di luar Aceh terus mengupayakan komunikasi dan berharap pemerintah turun cepat langsung membantu warga terdampak banjir.

Hingga Ahad sore, tidak ada informasi mengenai korban banjir di Kabupaten paling ujung dengan Sumatra Utara ini. (****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT

17 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari

17 Agustus 2026 - 08:02 WIB

3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops

16 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

BNPB: 47 Warga Meninggal akibat Gempa M 7 di NTT, Ratusan Rumah Rusak

16 Agustus 2026 - 01:37 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Flores, Dua Orang Meninggal dan Sejumlah Bangunan Rusak

15 Agustus 2026 - 10:13 WIB

“Duta” Rimba Raya Gerilya di Ibu Kota, Bawa Kembali Jejak Suara; “Indonesia Masih Ada”

13 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Kebakaran Bapenda, Uji Efektivitas Keselamatan Gedung Jakarta

11 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Penantian Panjang Keadilan, PN Merauke Putuskan Dakwaan Vidi Batal Demi Hukum

10 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Trending di PERISTIWA