Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

ANJUNGAN

Dukung Ekspansi Industri Baja Nasional ke Pasar Global, Pelindo Regional 2 Banten Fasilitasi Pengiriman Ekspor Melalui Pelabuhan Ciwandan

badge-check


 Dukung Ekspansi Industri Baja Nasional ke Pasar Global, Pelindo Regional 2 Banten Fasilitasi Pengiriman Ekspor Melalui Pelabuhan Ciwandan Perbesar

Wattatrans.com, BANTEN – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten menegaskan portofolionya sebagai simpul logistik strategis yang andal dalam mendukung ekspansi industri baja nasional ke pasar global. Melalui kelengkapan fasilitas dan keunggulan operasional di Pelabuhan Ciwandan, Pelindo Regional 2 Banten terus berusaha memfasilitasi kelancaran arus ekspor komoditas logam berat yang menjadi salah satu pilar penting pertumbuhan ekonomi nasional.

Keandalan layanan kepelabuhanan tersebut dibuktikan melalui pencapaian kinerja operasional yang terus meningkat. Sepanjang tahun 2025, Pelabuhan Ciwandan sukses melayani pengiriman produk baja dengan total volume mencapai 99.675,63 Metric Ton (MT) tujuan luar negeri yang terdiri dari 56.057,79 MT (56,2%) steel coil dan 43.617,84 MT (43,8%) steel plate.

Sebagai bagian dari portofolio layanannya, Pelindo Regional 2 Banten juga berhasil memfasilitasi pengiriman ekspor produk baja menuju pasar Australia. Langkah strategis ini terwujud melalui kolaborasi dan kemitraan yang kuat bersama pengguna jasa DITH Australia Pty. Ltd., yang mempercayakan kelancaran rantai pasok logistiknya melalui fasilitas Pelabuhan Ciwandan.

General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, menyampaikan bahwa capaian operasional ini merupakan wujud nyata dari kesiapan infrastruktur dermaga dan kompetensi sumber daya manusia di Pelabuhan Ciwandan dalam menangani general cargo maupun heavy cargo berskala internasional.

“Keberhasilan menangani puluhan ribu ton komoditas baja tujuan internasional sepanjang tahun lalu membuktikan kapasitas dan keandalan operasional Pelabuhan Ciwandan. Hal ini adalah wujud komitmen kami dan para stakeholder untuk terus menghadirkan layanan yang efektif, efisien dan berfokus pada kebutuhan pengguna jasa,” ujar Benny Ariadi.

Tidak hanya layanan ekspor, Pelindo Regional 2 Banten juga mendukung industri baja nasional melalui impor produk material baja setengah jadi seperti steel billet, steel bloom, dan steel slab yang berfungsi untuk bahan baku industri produk baja nasional. Sepanjang 2025, 719.631,84 Metric Ton (MT) material baja tersebut masuk ke Indonesia melalui gerbang Pelabuhan Ciwandan yang kemudian akan didistribusikan ke berbagai industri baja di Tanah Air.

Selain itu, distribusi produk baja di dalam negeri melalui Pelabuhan Ciwandan juga tak kalah signifikan. Sebanyak 132.679,95 Metric Ton (MT) kargo baja didistribusikan ke berbagai tujuan domestik sepanjang tahun 2025.

Benny menjelaskan bahwa penanganan kargo baja menuntut tingkat presisi yang tinggi, ketersediaan alat berat yang mumpuni, serta penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ketat. Kinerja positif ini tidak lepas dari sinergi yang terbangun erat dengan para mitra pengguna jasa, perusahaan pelayaran, serta seluruh pemangku kepentingan terkait di lingkungan pelabuhan.

“Ke depan, Pelindo Regional 2 Banten akan terus meningkatkan kualitas layanan dan kesiapan fasilitas guna mengakomodasi peningkatan volume ekspor industri baja dan general cargo lainnya. Tentunya, hal ini akan lebih mudah untuk diwujudkan dengan adanya dukungan dari seluruh stakeholder demi pertumbuhan dan keberlangsungan bisnis ke depannya,” tutup Benny Ariadi.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops

16 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani

16 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Puluhan Relawan Airnav Indonesia, Taspen, dan Jasindo Mengabdi di Boyolali

16 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Gempa M7,7 NTT, Jaringan Jalan Flores Terdampak

16 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Beli Pertalite Harga Pertamax

16 Agustus 2026 - 00:12 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Pastikan  Kondisi Infrastruktur Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Trending di ANJUNGAN