Menu ✖

Mode Gelap
KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027 Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara Maulid Nabi di YPL Al-Hidayah, Siswa Diajak Meneladani Empat Sifat Rasulullah Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20%

JALUR

Instran Bahas Akselerasi Elektrifikasi Transportasi Publik dan Industri melalui FGD

badge-check


 FGD Instrans Perbesar

FGD Instrans

Wartatrans.com, JAKARTA – Pembahasanan akselerasi elektrifikasi dari kendaraan ICE (Internal Combustion Engine) ke EV (Electric Vehicle) pada transportasi publik dan industri mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Inisiatif Strategis Transportasi (Instrans) di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Secara umum kendaraan listrik dinilai lebih efisien karena tak lagi bergantung pada bahan bakar minyak (BBM) apalagi, di tengah kondisi geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada meningkatnya harga BBM.

Namun diakui harga kendaraan listrik ini masih cukup tinggi dibandingkan kendaraan konvensional.

Hadir pembicara Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Muiz Thohir, Perwakilan Dishub Jakarta Made Jony, Ketua Angkutan Pariwisata DPP Organda Anthony Steven H, Gatot Indra Koswara Spesialis Utama Transformasi dan Manajemen Perubahan Transjakarta, Albert Aulia Ilyas Dirut Kalista Group.

Muiz menyampaikan, masyarakat diharapkan untuk mengubah kebiasaan dalam berkendara, salah satunya untuk menekan pengeluaran BBM.

“Pengalihan ke kendaraan listrik utamanya untuk angkutan publik juga didorong demi mengurangi konsumsi BBM,” ujarnya.

Senada, Made mengungkapkan, pihaknya juga terus meningkatkan jumlah penggunaaan kendaraan listrik pada angkutan masal di DKI Jakarta.

“Saat ini kendaraan listrik sudah digunakan untuk TransJakarta hingga mencapai 500 unit dan ditargetkan mencapai 1.000 unit pada tahun 2027,” ungkap Made.

Dia menyoroti ecosystem chargering atau biasa disebut SPKLU, yang idealnya juga harus mumpuni jumlahnya.

Hal itu agar armada bus listrik dapat beroperasi dengan nyaman tanpa hambatan lainnya juga.

“Kemarin ada juga yang mengajukan untuk bus sedang dan kecil, untuk diremajakan dan beralih ke bus listrik,” katanya.

Anthony juga menyatakan bahwa Organda mendukung adanya peralihan dari kendaraan konvensional ke listrik untuk mengurangi penggunaan BBM.

“Namun yang perlu diperhatikan pemerintah adalah perlu adanya insentif pajak mengingat harga armada dan pendukung lainnya yang masih tinggi,” ungkapnya.

Ini bisa dilakukan untuk angkutan orang dan juga angkutan barang, di mana ekosistem kendaraan listrik untuk angkutan barang juga sudah mulai terjadi.

Gatot menambahkan, dengan penggunaaan kendaraan listrik juga dapat membantu menghemat biaya operasional dari sisi bahan bakar.

“Setiap mengkonversi armada TJ ke Bus Listrik, maka terjadi penghematan,” ulasnya.

Di antaranya untuk biaya perawatan di mana dengan armada ICE maka TJ mengeluarkan sebesar Rp4.5000/km sedangkan dengan EV maka hanya Rp2.600/km.

Pembicara terakhir, Dirut Kalista Grup Albert mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung pengusaha yang akan membangun SPKLU, untuk memudahkan pengisian bahan bakar kendaraan listrik.

“Sudah saatnya berganti penggunaan kendaraan konvensional ke kendaraan listrik,” katanya.
(omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027

1 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Menhub Dudy Sampaikan DIM RUU Perubahan Ketiga atas UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ

30 September 2026 - 16:20 WIB

Penjualan EV Melaju, Transformasi Pasar Indonesia Belum Maksimal

30 September 2026 - 16:09 WIB

Komitmen Jaga Setiap Perjalanan, DAMRI Raih Penghargaan Pelopor Kita DKI 2026

30 September 2026 - 14:46 WIB

MTI Ingatkan 3 Momentum September Jangan Hanya sebagai Seremoni Keselamatan

30 September 2026 - 10:21 WIB

DAMRI Hadirkan Promo Early Booking, Pesan Tiket Lebih Awal Makin Hemat

29 September 2026 - 22:50 WIB

TransJakarta Tata Feeder Rusun, Efisiensi Jadi Strategi Jaringan

29 September 2026 - 08:18 WIB

LABA Masuk BaaS Truk Listrik, Modal Awal Jadi Tantangan

27 September 2026 - 15:47 WIB

Korlantas Luncurkan STNK Digital

26 September 2026 - 22:18 WIB

Transportasi Umum Diusulkan Jadi Syarat Pembangunan Perumahan

26 September 2026 - 22:13 WIB

Trending di JALUR