Menu

Mode Gelap
KAI dan Railfans Berkumpul di Balaiyasa Manggarai dalam Community Gathering 2026 PELNI Logistics Targetkan Bongkar Muat Tumbuh Positif di 2026, Tembus 56.482 TEUs Long Weekend Telah Tiba: DAMRI Hadirkan Promo Perjalanan ke Yogyakarta dan Denpasar, Mulai 200 Ribuan Aja! IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025 Catatan Halimah Munawir: Pulang Tanpa Pemberitahuan Bupati Bogor Tegaskan Pembebasan Lahan Jalur Tambang Masuk APBD 2026

PERON

KA Lembah Anai, Penghubung Alam, Bandara, dan Masyarakat Sumbar yang Makin Diminati

badge-check


					KA Lembah Anai, Penghubung Alam, Bandara, dan Masyarakat Sumbar yang Makin Diminati Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kereta Api (KA) Lembah Anai mencatat jumlah pelanggan mencapai 88.580 orang sepanjang Januari–November 2025. Hadir sebagai penghubung antara Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan kawasan Lembah Anai, layanan perintis ini tak hanya menunjang mobilitas masyarakat dan wisatawan, tapi juga menyuguhkan pengalaman perjalanan dengan lanskap alam khas Sumatera Barat.

KA Lembah Anai melayani relasi Kayu Tanam–Duku–Bandara Internasional Minangkabau (pp) dengan enam perjalanan pulang-pergi setiap hari. Dengan tarif Rp5.000 untuk satu kali perjalanan, kereta ini melintasi Stasiun Duku, Pasar Usang, Lubuk Alung, Sicincin, hingga berakhir di Stasiun Kayu Tanam.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa KA Lembah Anai memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat.

“Layanan ini membantu aktivitas harian warga, pekerja, pelajar, hingga penumpang pesawat. Akses yang terjangkau dan jadwal yang teratur memudahkan masyarakat merencanakan perjalanan,” ujar Anne, Sabtu (13/12/2025).

Keberadaan KA Lembah Anai turut mendukung pergerakan ekonomi lokal di sepanjang lintasan. Aktivitas penumpang di stasiun-stasiun yang dilayani mendorong kegiatan usaha masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat.

Selain fungsi transportasi, perjalanan dengan KA Lembah Anai menghadirkan pengalaman wisata yang khas. Penumpang menikmati pemandangan perbukitan, persawahan, dan kawasan alam yang menjadi karakter jalur ini. Nama Lembah Anai diambil dari ikon pariwisata Sumatera Barat, Air Terjun Lembah Anai, yang dikenal masyarakat setempat sebagai Aia Tajun atau Aia Mancua Lembah Anai.

Air terjun setinggi sekitar 35 meter tersebut merupakan bagian dari aliran Sungai Batang Lurah Dalam dari Gunung Singgalang dan berada di kawasan Cagar Alam Lembah Anai. Identitas alam ini melekat pada perjalanan kereta api dan menjadi daya tarik tersendiri bagi penumpang.

Anne menambahkan bahwa koneksi KA Lembah Anai dengan bandara memperkuat integrasi antarmoda transportasi.

“Kereta api berperan sebagai penghubung perjalanan udara dan darat, sehingga mobilitas masyarakat dan wisatawan dapat berlangsung lebih terencana,” tuturnya.

Melalui perannya dalam mobilitas, ekonomi, dan pariwisata, KA Lembah Anai terus bergerak bersama masyarakat Sumatera Barat sebagai bagian dari sistem transportasi publik yang melayani kebutuhan wilayah secara terjangkau.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI dan Railfans Berkumpul di Balaiyasa Manggarai dalam Community Gathering 2026

14 Januari 2026 - 21:51 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, KAI Services Latih Prama Prami Compartment Soal Hospitality dan Penyajian Menu

14 Januari 2026 - 11:56 WIB

KCIC Hadirkan Promo Tiket Whoosh Mulai Rp 200 Ribu Sambut Libur Isra Miraj 2026

14 Januari 2026 - 11:48 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 158.959 Kursi Selama Libur Panjang Isra Miraj

13 Januari 2026 - 22:32 WIB

Sambut Libur Panjang Isra’ Mi’raj, KAI Daop 6 Kerahkan KA Tambahan

13 Januari 2026 - 21:52 WIB

Trending di PERON