Menu

Mode Gelap
DAMRI Apresiasi Pelanggan yang Merencanakan Perjalanan Lebih Awal melalui Promo Early Book Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs Sepanjang Januari-Mei 2026 Dari Limbah Menjadi Manfaat: IPCC Kolaborasi dengan Rappo Indonesia Dorong Ekonomi Sirkular Tambal Sulam Garuda: Dua Wajah Baru, Pertanyaan Lama Tim 9 PPN XIV Aceh Tengah Tetap Solid, Dukungan Pemerintah Daerah Dinilai Masih Minim Malam Suro 1 Muharram 1448 H di Borobudur: Warga Ngaran 1 Renungi Keteladanan Nabi Nuh dan Makna Ketaatan

PERON

Menhub: Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Capai 106 Orang, Layanan KRL Ditargetkan Kembali Beroperasi Rabu Siang

badge-check


 Menhub: Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Capai 106 Orang, Layanan KRL Ditargetkan Kembali Beroperasi Rabu Siang Perbesar

Wartatrans.com, BEKASI – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan jumlah korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur mencapai 106 penumpang. Dari jumlah tersebut, 15 orang meninggal dunia dan 91 lainnya mengalami luka-luka.

Hal itu disampaikan Dudy saat memberikan pembaruan penanganan insiden bersama Direktur Utama KAI, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, serta jajaran terkait di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat pada Rabu (29/4/2026).

“Dapat kami sampaikan bahwa terkait dengan jumlah penumpang, sebagaimana yang kami update di hari sebelumnya, pada hari ini kami juga ingin menyampaikan bahwa jumlah penumpang yang menjadi korban, baik yang meninggal maupun yang luka-luka adalah sejumlah 106 penumpang. Kemudian yang meninggal dunia 15 penumpang dan yang luka-luka 91,” ujar Dudy.

Ia menambahkan, dari 91 korban luka, sebanyak 38 penumpang telah diperbolehkan pulang.

“Dari 91 penumpang yang luka-luka, 38 penumpang sudah kembali. Harapan kami bahwa sisanya insyaallah mudah-mudahan bisa segera diberikan kesembuhan dan bisa kembali ke rumah berkumpul bersama keluarga,” katanya.

Terkait operasional KRL, Dudy mengatakan layanan lintas Cikarang dan Bekasi Timur ditargetkan kembali beroperasi siang ini, menunggu izin dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Kemudian berkaitan dengan penyelenggaran KRL pada hari ini insyaallah apabila telah diberikan clearance oleh KNKT, karena KNKT adalah menjadi pihak yang bertanggung jawab dalam melakukan investigasi, apabila sudah ada clearance dari KNKT siang ini kami akan membuka kembali layanan KRL Jabodetabek yang dari Cikarang dan Bekasi Timur untuk bisa beroperasi lagi,” ucapnya.

Menurut dia, saat ini proses persiapan tengah dilakukan, termasuk uji coba sarana dan prasarana guna memastikan stasiun siap melayani kembali perjalanan KRL.

“Yang paling utama adalah keselamatan, itu yang paling penting,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden yang menimbulkan korban jiwa dan gangguan perjalanan kereta.

“Kami tidak henti-hentinya meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya ke seluruh masyarakat. Khususnya para pengguna jasa atas kejadian kemarin ini di wilayah Bekasi Timur yang menimbulkan korban dan tentunya gangguan perjalanan kita,” kata Bobby.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta pelanggan yang terdampak langsung maupun tidak langsung.

“Permohonan maaf ini khususnya kami sampaikan kepada keluarga korban, pelanggan serta masyarakat yang terdampak baik secara langsung maupun tidak langsung,” ujarnya.

Bobby turut mengapresiasi perhatian Presiden dan jajaran pemerintah yang telah menjenguk korban di RSUD Bekasi serta memberikan arahan penanganan dan pemulihan layanan.

Selain itu, KAI menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi dan penanganan korban, termasuk Basarnas, TNI, Polri, serta sejumlah rumah sakit di Bekasi, Jakarta, Karawang, dan Cikarang.

Menurut Bobby, KAI juga tengah melakukan evaluasi internal dan eksternal untuk meningkatkan aspek keselamatan operasional serta mendukung investigasi KNKT.

“Atas kejadian ini kami dan pihak-pihak yang terkait juga telah dan sedang melakukan tentunya evaluasi internal dan eksternal,” katanya.

Terkait pemulihan jalur, Bobby menjelaskan jalur hilir telah dibuka sejak Selasa dini hari pukul 01.30 WIB, sehingga dapat dilalui kereta jarak jauh dari arah timur. Sementara jalur hulu telah dibersihkan dari puing-puing dan siap digunakan dengan pembatasan kecepatan 30 kilometer per jam.

“Tadi malam jam 2 alhamdulillah yang jalur hulunya itu telah bebas dari puing-puing dan kita sudah pastikan bersama KNKT juga memastikan keselamatan pemakaian jalur ini,” katanya.

KAI juga membuka dua posko tanggap darurat di Bekasi Timur dan Stasiun Gambir selama 14 hari ke depan.

“Keselamatan adalah prioritas utama kami, kami tidak ada toleransi sama sekali untuk melanggar atau menurunkan tingkat keselamatan,” tegas Bobby.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Didukung Pemerintah, Penumpang KA PSO KAI Tembus 7,88 Juta pada Januari–Mei 2026

15 Juni 2026 - 18:26 WIB

KA Dharmawangsa Layani 180 Ribu Penumpang hingga Mei 2026, Mobilitas Warga Subang Meningkat Lewat Stasiun Pegaden Baru

14 Juni 2026 - 21:22 WIB

KKP Sinergi dengan DANA Cegah Sampah Bocor ke Laut

14 Juni 2026 - 21:08 WIB

KAI Operasikan KA Pandalungan 2 Jakarta-Jember Mulai 18 Juni, Tiket Diskon 30 Persen

14 Juni 2026 - 20:32 WIB

Transisi Energi Kereta Api Gunakan Biodies B50, KAI Pastikan Keandalan Tetap Terjaga

14 Juni 2026 - 10:00 WIB

Masuki Tahun Baru Islam dan Libur Sekolah, Whoosh Terapkan Skema Tarif Dinamis Mulai Rp250 Ribu dan Diskon Rombongan hingga 20%

14 Juni 2026 - 09:47 WIB

Pilihan Kereta Jakarta–Bandung Makin Beragam, KAI Layani 44,05 Juta Pelanggan dalam Lima Bulan

14 Juni 2026 - 06:24 WIB

KAI Group Layani 166,15 Juta Pelanggan Urban Berbasis Listrik, Kurangi Emisi hingga 15.350 Ton CO₂e

14 Juni 2026 - 05:16 WIB

Pelanggan Stasiun Cibadak Naik 6,46 Persen, Jadi Akses Favorit Menuju Wisata Sukabumi

14 Juni 2026 - 01:12 WIB

Bahas Peluang Kemitraan UMKM, KAI Services Hadir di Talkshow Program Campuspreneur Pengembangan Wirausaha Muda di IPB

13 Juni 2026 - 13:30 WIB

Trending di PERON