Menu

Mode Gelap
FIFGROUP Kukuhkan 37 Guru Terbaik SMK se-Indonesia sebagai Duta Literasi Keuangan  Menhub Audit Perusahaan Taksi Hijau Usai Kecelakaan di Bekasi Timur, Ancam Sanksi Jika Ada Pelanggaran Menhub: Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Capai 106 Orang, Layanan KRL Ditargetkan Kembali Beroperasi Rabu Siang PIP Makassar Siap Bersinergi Kembangkan SDM Maritim Gandeng Panama, Taruna Pelayaran Kemenhub Berpeluang Magang & Studi ke Luar Negeri KRL Tak Sampai Cikarang, Penumpang Terpaksa Lanjut Naik Elf dari Bekasi

PERON

Menhub: Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Capai 106 Orang, Layanan KRL Ditargetkan Kembali Beroperasi Rabu Siang

badge-check


 Menhub: Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Capai 106 Orang, Layanan KRL Ditargetkan Kembali Beroperasi Rabu Siang Perbesar

Wartatrans.com, BEKASI – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan jumlah korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur mencapai 106 penumpang. Dari jumlah tersebut, 15 orang meninggal dunia dan 91 lainnya mengalami luka-luka.

Hal itu disampaikan Dudy saat memberikan pembaruan penanganan insiden bersama Direktur Utama KAI, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, serta jajaran terkait di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat pada Rabu (29/4/2026).

“Dapat kami sampaikan bahwa terkait dengan jumlah penumpang, sebagaimana yang kami update di hari sebelumnya, pada hari ini kami juga ingin menyampaikan bahwa jumlah penumpang yang menjadi korban, baik yang meninggal maupun yang luka-luka adalah sejumlah 106 penumpang. Kemudian yang meninggal dunia 15 penumpang dan yang luka-luka 91,” ujar Dudy.

Ia menambahkan, dari 91 korban luka, sebanyak 38 penumpang telah diperbolehkan pulang.

“Dari 91 penumpang yang luka-luka, 38 penumpang sudah kembali. Harapan kami bahwa sisanya insyaallah mudah-mudahan bisa segera diberikan kesembuhan dan bisa kembali ke rumah berkumpul bersama keluarga,” katanya.

Terkait operasional KRL, Dudy mengatakan layanan lintas Cikarang dan Bekasi Timur ditargetkan kembali beroperasi siang ini, menunggu izin dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Kemudian berkaitan dengan penyelenggaran KRL pada hari ini insyaallah apabila telah diberikan clearance oleh KNKT, karena KNKT adalah menjadi pihak yang bertanggung jawab dalam melakukan investigasi, apabila sudah ada clearance dari KNKT siang ini kami akan membuka kembali layanan KRL Jabodetabek yang dari Cikarang dan Bekasi Timur untuk bisa beroperasi lagi,” ucapnya.

Menurut dia, saat ini proses persiapan tengah dilakukan, termasuk uji coba sarana dan prasarana guna memastikan stasiun siap melayani kembali perjalanan KRL.

“Yang paling utama adalah keselamatan, itu yang paling penting,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden yang menimbulkan korban jiwa dan gangguan perjalanan kereta.

“Kami tidak henti-hentinya meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya ke seluruh masyarakat. Khususnya para pengguna jasa atas kejadian kemarin ini di wilayah Bekasi Timur yang menimbulkan korban dan tentunya gangguan perjalanan kita,” kata Bobby.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta pelanggan yang terdampak langsung maupun tidak langsung.

“Permohonan maaf ini khususnya kami sampaikan kepada keluarga korban, pelanggan serta masyarakat yang terdampak baik secara langsung maupun tidak langsung,” ujarnya.

Bobby turut mengapresiasi perhatian Presiden dan jajaran pemerintah yang telah menjenguk korban di RSUD Bekasi serta memberikan arahan penanganan dan pemulihan layanan.

Selain itu, KAI menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi dan penanganan korban, termasuk Basarnas, TNI, Polri, serta sejumlah rumah sakit di Bekasi, Jakarta, Karawang, dan Cikarang.

Menurut Bobby, KAI juga tengah melakukan evaluasi internal dan eksternal untuk meningkatkan aspek keselamatan operasional serta mendukung investigasi KNKT.

“Atas kejadian ini kami dan pihak-pihak yang terkait juga telah dan sedang melakukan tentunya evaluasi internal dan eksternal,” katanya.

Terkait pemulihan jalur, Bobby menjelaskan jalur hilir telah dibuka sejak Selasa dini hari pukul 01.30 WIB, sehingga dapat dilalui kereta jarak jauh dari arah timur. Sementara jalur hulu telah dibersihkan dari puing-puing dan siap digunakan dengan pembatasan kecepatan 30 kilometer per jam.

“Tadi malam jam 2 alhamdulillah yang jalur hulunya itu telah bebas dari puing-puing dan kita sudah pastikan bersama KNKT juga memastikan keselamatan pemakaian jalur ini,” katanya.

KAI juga membuka dua posko tanggap darurat di Bekasi Timur dan Stasiun Gambir selama 14 hari ke depan.

“Keselamatan adalah prioritas utama kami, kami tidak ada toleransi sama sekali untuk melanggar atau menurunkan tingkat keselamatan,” tegas Bobby.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menhub Audit Perusahaan Taksi Hijau Usai Kecelakaan di Bekasi Timur, Ancam Sanksi Jika Ada Pelanggaran

29 April 2026 - 11:39 WIB

KRL Tak Sampai Cikarang, Penumpang Terpaksa Lanjut Naik Elf dari Bekasi

29 April 2026 - 10:56 WIB

Menteri PPPA Usulkan Kereta Khusus Wanita di Tengah Rangkaian KRL

29 April 2026 - 06:14 WIB

Evakuasi KRL di Bekasi Timur Masih Berlangsung, Layanan ke Cikarang Ditargetkan Beroperasi Rabu Siang

28 April 2026 - 22:10 WIB

KAI Daop 1 Minta Maaf, Sejumlah KA dari Gambir dan Pasar Senen Masih Terlambat hingga Dibatalkan

28 April 2026 - 20:31 WIB

Imbas KRL Tertemper Taksi Green SM di Bekasi, Ditjen Hubdat Panggil Manajemen Xanh

28 April 2026 - 20:26 WIB

Jasa Raharja Pastikan Jaminan Asuransi Korban Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 17:57 WIB

KAI Refund 4.878 Tiket Pascakecelakaan Bekasi Timur, Korban Meninggal Jadi 15 Orang

28 April 2026 - 16:36 WIB

Nambah Lagi, Korban Meninggal Kecelakaan di Bekasi Timur jadi 15 Orang dan 88 Luka

28 April 2026 - 16:29 WIB

KAI Refund Penuh Tiket Terdampak Kecelakaan Bekasi Timur, 27 Perjalanan KA Direkayasa

28 April 2026 - 14:24 WIB

Trending di PERON