Menu ✖

Mode Gelap
Enam Wilayah KAI Tumbuh Dua Digit, Aktivitas Pelanggan Capai 89,95 Juta Kemenhub Dukung Pencarian 1 ABK Pascatenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban Jembatan Putus dan Kabar Bendungan Alami, Warga Reje Payung Mengungsi ke Tiga Desa Kemendiktisaintek Apresiasi AirNav Libatkan Perguruan Tinggi Optimalkan Layanan Berbasis Teknologi AI, AirNav–Telkom University Perkuat Riset dan Pengembangan IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan

PERON

KA Lodaya Bandung-Solo Layani 644 Ribu Penumpang hingga November 2025, jadi Favorit Perjalanan Antarkota

badge-check


 KA Lodaya Bandung-Solo Layani 644 Ribu Penumpang hingga November 2025, jadi Favorit Perjalanan Antarkota Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat Kereta Api (KA) Lodaya relasi Bandung–Solo Balapan pulang pergi (PP) menjadi salah satu layanan antarkota yang diminati masyarakat.

Sepanjang Januari hingga November 2025, KA Lodaya telah melayani 644.336 pelanggan, seiring meningkatnya minat perjalanan antardaerah yang terintegrasi dengan moda transportasi lain, termasuk kereta cepat Whoosh.

KA Lodaya telah melayani menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa KA Lodaya mendukung perjalanan wisata antardaerah melalui layanan yang nyaman serta terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.

“Melalui KA Lodaya, pelanggan dapat merencanakan perjalanan yang mengombinasikan kereta api antarkota dengan layanan kereta cepat Whoosh melalui konektivitas KA Feeder. Dalam satu rangkaian perjalanan, pelanggan bisa merasakan karakter dan vibes kota yang berbeda,” ujar Anne, Kamis (25/12/2025).

Saat ini KA Lodaya (Bandung–Solo Balapan PP) telah menggunakan rangkaian Stainless Steel New Generation untuk kelas eksekutif dan ekonomi. Rangkaian ini menghadirkan interior modern, ruang duduk yang lebih lapang, serta kualitas perjalanan yang stabil sehingga mendukung kenyamanan pelanggan selama perjalanan jarak menengah hingga jauh.

KA Lodaya melayani pemberhentian di sejumlah kota, yakni Bandung, Tasikmalaya, Banjar, Kebumen, Kutoarjo, Yogyakarta (Stasiun Tugu/Lempuyangan), Klaten, dan Solo Balapan. Kota-kota tersebut dikenal memiliki daya tarik wisata, budaya, dan aktivitas ekonomi yang beragam, menjadikan perjalanan dengan KA Lodaya sebagai bagian dari pengalaman wisata antardaerah.

Konektivitas antarmoda turut memperkuat fleksibilitas perjalanan. Wisatawan dari Jawa Tengah dan Solo dapat menggunakan KA Lodaya menuju Bandung, kemudian melanjutkan perjalanan dengan KA Feeder dari Stasiun Bandung menuju Stasiun Padalarang untuk terhubung dengan layanan kereta cepat Whoosh menuju wilayah Jabodetabek. Sebaliknya, wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya dapat menggunakan Whoosh menuju Padalarang, melanjutkan perjalanan dengan KA Feeder ke Bandung, menikmati destinasi wisata di Bandung, sebelum meneruskan perjalanan ke kota-kota di Jawa Tengah hingga Solo menggunakan KA Lodaya.

Sepanjang Januari–November 2025, layanan Whoosh yang dikelola oleh KCIC telah melayani 5.588.946 pelanggan. Integrasi antara kereta cepat, KA Feeder, dan kereta api antarkota ini memperluas pilihan perjalanan masyarakat sekaligus mendorong pergerakan wisata dan ekonomi lintas wilayah.

Anne menambahkan bahwa pergerakan wisatawan yang dilayani KA Lodaya turut memberikan dampak positif bagi UMKM lokal, sektor pariwisata, serta layanan pendukung di sekitar stasiun-stasiun yang dilalui.

“KAI berkomitmen menghadirkan layanan kereta api yang terintegrasi, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, sehingga perjalanan antarkota tidak hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga bagian dari pengalaman berwisata,” tutup Anne.(****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Enam Wilayah KAI Tumbuh Dua Digit, Aktivitas Pelanggan Capai 89,95 Juta

8 Oktober 2026 - 23:19 WIB

Kemenhub Dorong Integrasi Transportasi dan Tata Ruang pada KBT

8 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Perlintasan Tak Dijaga Dominasi Kecelakaan, KAI Perkuat Keselamatan

8 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Kereta Petani dan Pedagang Layani 42,3 Ribu Pengguna di Lintas Merak–Rangkasbitung

8 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dedit Cahyo Ponadi Terpilih sebagai Spark KAI Services September 2026

8 Oktober 2026 - 07:25 WIB

KAI Group Layani 394,4 Juta Pelanggan hingga September 2026, Tumbuh 7,06 Persen

8 Oktober 2026 - 06:07 WIB

KAI Angkut 191 Ribu Ton Barang Retail hingga September 2026, Dorong Efisiensi Logistik

7 Oktober 2026 - 23:37 WIB

B50 Jadi Program Utama KAI, Target Pangkas Emisi 133.676 Ton CO₂e

7 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Penumpang Mancanegara KA Pangrango-Siliwangi Naik 17,17 Persen

7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

KAI Commuter Targetkan Eskalator Stasiun Duri Kembali Beroperasi Pekan Ketiga Oktober

7 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Trending di PERON