Menu

Mode Gelap
Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota 38 Persen Transaksi QRIS Nasional Terpusat di Jakarta, Jadi Motor Ekonomi Sekaligus Sinyal Ketimpangan Digital 35 Negara dan Indonesia Adopsi Registrasi Biometrik, Pengamat: Tak Kebal Penipuan Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026 Harga Kopi Gayo Menguat, Petani Harapkan Stabilitas Pasar dan Dukungan Pemerintah

PERON

KA Lodaya Bandung-Solo Layani 644 Ribu Penumpang hingga November 2025, jadi Favorit Perjalanan Antarkota

badge-check


 KA Lodaya Bandung-Solo Layani 644 Ribu Penumpang hingga November 2025, jadi Favorit Perjalanan Antarkota Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat Kereta Api (KA) Lodaya relasi Bandung–Solo Balapan pulang pergi (PP) menjadi salah satu layanan antarkota yang diminati masyarakat.

Sepanjang Januari hingga November 2025, KA Lodaya telah melayani 644.336 pelanggan, seiring meningkatnya minat perjalanan antardaerah yang terintegrasi dengan moda transportasi lain, termasuk kereta cepat Whoosh.

KA Lodaya telah melayani menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa KA Lodaya mendukung perjalanan wisata antardaerah melalui layanan yang nyaman serta terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.

“Melalui KA Lodaya, pelanggan dapat merencanakan perjalanan yang mengombinasikan kereta api antarkota dengan layanan kereta cepat Whoosh melalui konektivitas KA Feeder. Dalam satu rangkaian perjalanan, pelanggan bisa merasakan karakter dan vibes kota yang berbeda,” ujar Anne, Kamis (25/12/2025).

Saat ini KA Lodaya (Bandung–Solo Balapan PP) telah menggunakan rangkaian Stainless Steel New Generation untuk kelas eksekutif dan ekonomi. Rangkaian ini menghadirkan interior modern, ruang duduk yang lebih lapang, serta kualitas perjalanan yang stabil sehingga mendukung kenyamanan pelanggan selama perjalanan jarak menengah hingga jauh.

KA Lodaya melayani pemberhentian di sejumlah kota, yakni Bandung, Tasikmalaya, Banjar, Kebumen, Kutoarjo, Yogyakarta (Stasiun Tugu/Lempuyangan), Klaten, dan Solo Balapan. Kota-kota tersebut dikenal memiliki daya tarik wisata, budaya, dan aktivitas ekonomi yang beragam, menjadikan perjalanan dengan KA Lodaya sebagai bagian dari pengalaman wisata antardaerah.

Konektivitas antarmoda turut memperkuat fleksibilitas perjalanan. Wisatawan dari Jawa Tengah dan Solo dapat menggunakan KA Lodaya menuju Bandung, kemudian melanjutkan perjalanan dengan KA Feeder dari Stasiun Bandung menuju Stasiun Padalarang untuk terhubung dengan layanan kereta cepat Whoosh menuju wilayah Jabodetabek. Sebaliknya, wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya dapat menggunakan Whoosh menuju Padalarang, melanjutkan perjalanan dengan KA Feeder ke Bandung, menikmati destinasi wisata di Bandung, sebelum meneruskan perjalanan ke kota-kota di Jawa Tengah hingga Solo menggunakan KA Lodaya.

Sepanjang Januari–November 2025, layanan Whoosh yang dikelola oleh KCIC telah melayani 5.588.946 pelanggan. Integrasi antara kereta cepat, KA Feeder, dan kereta api antarkota ini memperluas pilihan perjalanan masyarakat sekaligus mendorong pergerakan wisata dan ekonomi lintas wilayah.

Anne menambahkan bahwa pergerakan wisatawan yang dilayani KA Lodaya turut memberikan dampak positif bagi UMKM lokal, sektor pariwisata, serta layanan pendukung di sekitar stasiun-stasiun yang dilalui.

“KAI berkomitmen menghadirkan layanan kereta api yang terintegrasi, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, sehingga perjalanan antarkota tidak hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga bagian dari pengalaman berwisata,” tutup Anne.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026

4 Juli 2026 - 17:51 WIB

Divre III Palembang Hadirkan Rangkaian Kereta Ekonomi Premium pada KA Rajabasa, Perjalanan Kini Semakin Nyaman

4 Juli 2026 - 16:12 WIB

Semester I 2026, KAI Group Layani Hampir 259 Juta Pelanggan, Naik 7,55 Persen

4 Juli 2026 - 15:18 WIB

Stasiun Bogor Tertinggi Layani Penumpang KRL Semester I 2026, KAI Kebut Pengembangan Peron untuk 12 Kereta

4 Juli 2026 - 09:41 WIB

Ramainya WNA Naik Whoosh Sepanjang 2026, Malaysia Jadi Penumpang Terbanyak

3 Juli 2026 - 19:58 WIB

HUT ke-23, KAI Services Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan dan Keamanan Pangan Lewat Sertifikasi ISO 22000

3 Juli 2026 - 19:34 WIB

KAI Sulap Stasiun Gambir Jadi Modern Station & Lifestyle Hub, Siap Jadi Ruang Publik dan Pusat Aktivitas Baru di Jakarta

3 Juli 2026 - 16:56 WIB

KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal

3 Juli 2026 - 07:33 WIB

Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah

3 Juli 2026 - 06:55 WIB

Trending di PERON