Menu

Mode Gelap
KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324 “Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

PERISTIWA

KAI Services Temui Penumpang Terkait Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi, Tempuh Langkah Damai

badge-check


 KAI Services Temui Penumpang Terkait Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi, Tempuh Langkah Damai Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama manajemen KAI Services melakukan pertemuan dengan penumpang terkait dugaan penyalahgunaan data pribadi pada Jumat (9/1) di Jakarta.

Pertemuan tersebut dilakukan sebagai upaya penyelesaian dan bentuk tanggung jawab perusahaan atas permasalahan yang terjadi.

Dalam pertemuan itu hadir Direktur Utama KAI Services Ririn Widi Astutik beserta jajaran, didampingi Vice President Customer Care PT KAI (Persero) Dian Anggraheni. Pertemuan berlangsung secara langsung dengan penumpang yang menjadi pelapor dugaan pelanggaran penggunaan data pribadi.

Pada kesempatan tersebut, pelanggan meminta KAI Services menindaklanjuti sejumlah hal, di antaranya menyampaikan pernyataan resmi tertulis yang mengakui adanya pelanggaran penggunaan data pribadi penumpang, memberikan klarifikasi tertulis terkait standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan, akses, dan pengawasan data pribadi, serta mengonfirmasi tindakan internal yang telah dilakukan terhadap pihak terkait. Pelanggan juga meminta penjelasan mengenai langkah perbaikan sistemik dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang, serta komitmen perlindungan data pribadi penumpang sebagai bagian dari layanan publik yang aman dan bertanggung jawab.

Pelapor menyampaikan bahwa pemberian sanksi terhadap oknum petugas KAI Services sepenuhnya diserahkan kepada manajemen KAI Services sebagai perusahaan tempat yang bersangkutan bekerja.

Menanggapi hal tersebut, KAI Services menyatakan telah melaksanakan poin-poin komitmen yang diminta pelanggan. Perusahaan telah membuat pernyataan resmi terkait adanya pelanggaran yang dilakukan oleh oknum pekerja KAI Services atas dugaan penyalahgunaan data pribadi pelanggan, serta melakukan tindakan internal terhadap pelaku.

KAI Services juga menyatakan telah mengambil langkah-langkah perbaikan dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, sekaligus menegaskan komitmen untuk melindungi data penumpang sebagai bagian dari layanan publik yang aman dan bertanggung jawab.

Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menegaskan bahwa pada Jumat tersebut KAI Services menempuh langkah damai dengan mengadakan pertemuan langsung dengan penumpang yang menjadi korban. Dalam pertemuan itu, manajemen menyampaikan permohonan maaf dan penyesalan atas kejadian yang terjadi.

“Dalam pertemuan tersebut kami meminta maaf atas kejadian yang tidak mencerminkan nilai-nilai perusahaan dan merupakan pelanggaran privasi yang tidak dapat kami toleransi,” ujar Nyoman Suardhita dalam pernyataan resminya, Jumat (9/1).

Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen menjaga kepercayaan pelanggan, KAI Services telah mengambil sejumlah langkah tegas. Manajemen telah memanggil oknum karyawan yang bersangkutan dan saat ini tengah melakukan proses pemeriksaan intensif. Sanksi disiplin tegas sesuai dengan aturan perusahaan akan diberikan untuk menegakkan ketentuan dan memberikan efek jera.

Selain itu, KAI Services juga melakukan evaluasi internal secara menyeluruh terhadap sistem akses data operasional serta memberikan edukasi ulang kepada seluruh personel frontliner mengenai Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

Nyoman menambahkan bahwa perlindungan data pribadi pelanggan menjadi prioritas utama perusahaan. Ia menegaskan KAI Services berkomitmen memperketat pengawasan di lapangan guna mencegah terulangnya kejadian serupa, serta mengapresiasi kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bahan perbaikan layanan ke depan.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kalimantan Makin Meluas, Presiden Prabowo Turun Tangan

23 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Pascagempa, Kemenkes Siapkan Rumkitlap di Flores dengan 100 Tempat Tidur

21 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Kemenhub Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Gempa Flores NTT

20 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Di Istana Kepresidenan Yogyakarta IPEMAH LUTYO Tampilkan Didong Gayo dan Tari Guel Meriahkan Pesta Rakyat HUT RI ke-81

17 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT

17 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari

17 Agustus 2026 - 08:02 WIB

3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops

16 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Trending di NASIONAL