Menu

Mode Gelap
Garuda dan Scandinavian Airlines Perkuat Konektivitas ke Eropa Utara Teror Dosa dan Pencarian Pengampunan dalam Film Horor Terbaru Karya Sondang Pratama KAI Launching Space by KAI, Permudah Investor Menemukan Aset Strategis di Seluruh Indonesia Tradisi Mengaji Subuh Tetap Hidup di Masjid Jamik Tgk Chik Di Reubee Percikan Mutia: Menjadi Perempuan yang Tenang Kemenhub Gelar Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Pemanduan Kapal

ANJUNGAN

Kemenhub Gelar Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Pemanduan Kapal

badge-check


 Public hearing Ditjen Hubla Perbesar

Public hearing Ditjen Hubla

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menggelar kegiatan Konsultasi Publik (Public Hearing) terkait Rancangan Peraturan Menteri Perhubungan tentang Pemanduan Kapal di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Penyusunan regulasi baru ini merupakan langkah strategis menggantikan dua peraturan yang telah berlaku selama lebih dari satu dekade, yakni PM. 93 Tahun 2014 tentang Sarana Bantu dan Prasarana Pemanduan, serta PM. 57 Tahun 2015 tentang Pemanduan dan Penundaan Kapal.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud menyampaikan, dalam pelaksanaan kedua regulasi tersebut kerap menemui berbagai tantangan, antara lain karakteristik khas tiap-tiap perairan pandu yang membutuhkan layanan spesifik, implementasi pelayanan oleh operator penerima pelimpahan yang belum optimal, serta tantangan dalam aspek pembinaan dan pengawasan.

“Momentum penyesuaian ini sangat tepat seiring dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi di bidang maritim serta telah disahkannya Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran,” ujar Dirjen Masyhud.

Reformasi hukum ini mendorong untuk segera mengharmonisasikan aturan turunannya agar tetap relevan dengan tuntutan zaman, termasuk dalam mengadopsi kemajuan pengetahuan dan teknologi di bidang pelayaran.

Dia mengungkapkan pentingnya juga pembenahan internal, termasuk perbaikan tata kelola regulasi, khususnya di bidang pemanduan dan penundaan kapal.

“Kemenhub menekankan pentingnya membangun tata kelola yang baik dan berintegritas serta menjadikan regulasi sebagai instrumen pelayanan publik yang transparan dan profesional di bidang pemanduan dan penundaan kapal,” tegasnya.

Melalui Public Hearing ini, pihaknya berharap regulasi baru yang akan disahkan dapat memberikan kepastian hukum, meningkatkan keselamatan pelayaran, sekaligus menciptakan ekosistem bisnis maritim yang bersih, transparan, dan berdaya saing internasional.

Sebagai langkah konkret pencegahan dan penguatan regulasi, kegiatan ini tidak hanya mengundang para pelaku usaha, asosiasi maritim, tetapi juga menggandeng kementerian terkait dan aparat penegak hukum.

“Keterlibatan instansi penegak hukum dan kementerian teknis lainnya sangat penting agar kita memperoleh masukan substantif yang holistik, baik dari sudut pandang kebutuhan teknis operasional, optimalisasi pendapatan negara, hingga kepatuhan terhadap aspek penegakan hukum guna menghasilkan regulasi yang kredibel dan sesuai kebutuhan,” pungkas Dirjen Masyhud.

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Direktorat PNBP Kementerian Keuangan, Sekretariat Ditjen Penataan Ruang Laut KKP, serta instansi penegak hukum dan pengawasan, antara lain Direktorat Upaya Hukum, Eksekusi dan Eksaminasi, Jampidsus Kejaksaan Agung, Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, serta para pelaku usaha, dan asosiasi maritim. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KKP Lepasliarkan 1.300 Ekor Ikan Napoleon Barang Bukti Penyelundupan ke Hong Kong

10 Juni 2026 - 05:54 WIB

Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu Tingkatkan Layanan Curah Cair

9 Juni 2026 - 19:43 WIB

Pelindo dan PT Pelabuhan Samudera Palaran Perkuat Tata Kelola Operasional Terminal Petikemas

9 Juni 2026 - 16:35 WIB

Public Expose Live 2026, IPCM Tegaskan Ketahanan Kinerja dan Percepat Akselerasi Pertumbuhan

9 Juni 2026 - 16:28 WIB

PELNI Apresiasi TNI AL, Temukan 544 Kg Air Raksa di Atas KM Nggapulu

9 Juni 2026 - 12:09 WIB

Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Bersama APBMI Sunda Kelapa Cetak Operator Crane dan Forklift Berkompeten dan Berbudaya K3

9 Juni 2026 - 05:46 WIB

Pelaku Usaha Galangan Kapal Sebut Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Tekan Industri

8 Juni 2026 - 20:29 WIB

Peringati WOD & Coral Triangle Day 2026, KKP Perkuat Aksi Kolaborasi Lindungi Laut

8 Juni 2026 - 09:41 WIB

Jelang Libur Sekolah, ASDP Beri Stimulus Diskon Tarif Jasa Pelabuhan hingga 100%

7 Juni 2026 - 16:16 WIB

Mulai Juni, Penyeberangan Hunimua–Waipirit Setiap Jumat, Sabtu, dan Ahad Beroperasi 24 Jam

6 Juni 2026 - 16:59 WIB

Trending di ANJUNGAN