Menu

Mode Gelap
Transformasi Danantara Perkuat Kinerja InJourney Airports ASDP Turut Jaga Konektivitas di Wilayah 3T, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Banggai Don Muzakir Sambut Kepala BGN Baru, Harap Program MBG Sejahterakan Petani dan Tingkatkan Gizi Rakyat KKP Dukung Pengembangan PLT Arus Laut di Nusa Penida, Target Beroperasi 2029 Sambut HUT Ke-81 RI, Ar Rahman Carpet & Interior Cibubur Beri Promo Kemerdekaan, Diskon Karpet Hingga 30 Persen Meriahkan Hari Jadi Ke-13, IPC TPK Dorong Sportivitas Bersama Pengguna Jasa

SUMBER DAYA

KKP Dukung Pengembangan PLT Arus Laut di Nusa Penida, Target Beroperasi 2029

badge-check


 KKP Dukung Pengembangan PLT Arus Laut di Nusa Penida, Target Beroperasi 2029 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendukung pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) melalui Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL) yang memanfaatkan arus laut untuk menggerakkan turbin sehingga menghasilkan listrik.

Berdasarkan data pengukuran arus laut, interkoneksi sumber energi listrik ke jaringan listrik dan transportasi serta kebijakan daerah, perairan Nusa Penida dipilih sebagai lokasi pengembangan proyek EBT.

“Ruang laut kita menyimpan potensi EBT yang luar biasa besar mulai dari energi angin pesisir (offshore wind), energi surya terapung (floating solar PV) hingga energi arus laut dan gelombang. Untuk mengubah potensi ini menjadi sumber daya yang berdaya guna, dibutuhkan tata kelola ruang yang presisi, integratif, dan berkelanjutan,” terang Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut Kartika Listriana dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/7).

Lebih lanjut Kartika menjelaskan, tantangan yang dihadapi saat ini adalah meningkatnya kebutuhan pembangunan ekonomi (biru dan hijau), perubahan iklim dan kebutuhan mendesak untuk memastikan setiap ruang laut dikelola secara terencana, berkeadilan, dan berkelanjutan.

”Sinergi antarpemangku kepentingan merupakan kunci utama agar regulasi dan instrumen kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang laut yang kita susun dapat adaptif terhadap perkembangan teknologi energi masa depan,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Bali I Wayan Koster saat diskusi mengenai tata ruang laut berbasis EBT yang berlangsung belum lama ini di Bali mengungkap harapannya ke depan, bahwa Bali mampu mandiri dan memiliki sumber energi bersih.

Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut di Nusa Penida diharapkan sudah dapat beroperasi pada tahun 2029. “Kami akan menyiapkan rancangan Keputusan Gubernur untuk menetapkan Nusa Penida sebagai kawasan rendah karbon (low emission),” ujarnya.

Besarnya potensi arus laut Indonesia untuk dimanfaatkan sebagai sumber pembangkit energi diakui oleh pakar pengembangan energi baru terbarukan ITB, yang juga peneliti University of Maryland, Amerika Serikat Dwi Susanto.

“Potensi energi dari arus laut hanya akan menjadi sebatas angka potensi saja jika tidak ada aksi dari masyarakat dan dukungan dari pemerintah untuk memanfaatkannya,” tutup Dwi.(fahmi)

Baca Lainnya

Meriahkan Hari Jadi Ke-13, IPC TPK Dorong Sportivitas Bersama Pengguna Jasa

22 Juli 2026 - 22:20 WIB

DAMRI Dukung Kehadiran Bus Hydrogen–Diesel Dual Fuel Pertama di Indonesia

22 Juli 2026 - 14:30 WIB

Kinerja Positif Semester I 2026, Terminal Teluk Lamong Group Catat Pertumbuhan 13,3%

22 Juli 2026 - 14:17 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Sunda Kelapa Gelar Doa Bersama serta Santunan Anak Yatim

22 Juli 2026 - 14:10 WIB

Pelindo Regional 2 Salurkan Santunan kepada 300 Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Pelabuhan

22 Juli 2026 - 14:04 WIB

Mahasiswa Poltrada Bali Tingkatkan Wawasan Industri dan Asah Keterampilan di IPCC

21 Juli 2026 - 20:38 WIB

Tebar Kebahagiaan, Pelindo Regional 4 Santuni 100 Anak Yatim 

21 Juli 2026 - 05:51 WIB

Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum

21 Juli 2026 - 05:39 WIB

FIFpreneur 2026 Hadirkan Kisah Purnabakti Bangun Usaha Indekos

20 Juli 2026 - 14:14 WIB

SPMB SMPN 2 Cibinong Diduga Bermasalah, Jalur Mutasi Dipertanyakan: Pendidikan Jangan Jadi Ladang KKN

18 Juli 2026 - 13:58 WIB

Trending di SUMBER DAYA