Menu

Mode Gelap
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sasar Titik Rawan, Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif Program IPCC GEMBIRA Beri Dampak Nyata, IPCC Raih InvestorTrust CSR Awards 2026 Meriahkan HUT RI, Pelindo Jasa Maritim Beri Penghargaan kepada Kelurahan Tabaringan PNJ Bekali Pelaku Usaha Kota Depok dengan Pelatihan Basic Warehouse Operation Hadapi Manila Digger, Persib Pangkas Waktu Perjalanan dari Bandara Husein Dampak Ekonomi Gempa NTT Tembus Rp2,2 Triliun? Industri Asuransi Menghitung Exposure

TEKNOLOGI

Lelang Frekuensi 700 MHz-26 GHz: Ajukan Rp5,458 Triliun, Telkomsel Kuasai “Jalur Emas”

badge-check


 Lelang Frekuensi 700 MHz-26 GHz: Ajukan Rp5,458 Triliun, Telkomsel Kuasai “Jalur Emas” Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengumumkan hasil seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 26 GHz untuk jaringan bergerak seluler tahun 2026. PT Telekomunikasi Selular atau Telkomsel menjadi pemenang terbesar dengan nilai penawaran tertinggi.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi, Wayan Toni Supriyanto, merilis hasil tersebut, pada Jumat.(10/7/2026). “Seleksi ini untuk mempercepat pemerataan dan peningkatan kualitas layanan 5G di Indonesia,” ujarnya dalam siaran pers Komdigi.

Berdasarkan data Komdigi, Telkomsel memenangkan blok 2×10 MHz di pita 700 MHz dan 400 MHz di pita 26 GHz. Total nilai penawaran Telkomsel mencapai Rp5,458 triliun. Angka itu menjadi yang tertinggi di antara peserta.

PT Indosat Tbk dan PT XL Smart Telecom Sejahtera Tbk atau XLSmart juga dinyatakan lolos. Namun, keduanya hanya mendapatkan alokasi di pita 26 GHz. Indosat mengamankan 200 MHz, sementara XLSmart mendapat 100 MHz. Keduanya tidak mendapatkan pita 700 MHz, yang dianggap sebagai “emas” untuk cakupan luas.

Pita 700 MHz selama ini disebut sebagai frekuensi strategis karena jangkauannya luas dan mampu menembus gedung. Ini krusial untuk pemerataan 5G hingga pelosok. Sementara, pita 26 GHz adalah millimeter wave yang berkecepatan tinggi, tapi jangkauannya pendek, cocok untuk kota dan kawasan industri.

Direktur Utama Telkomsel Nugroho merespons hasil lelang tersebut. “Investasi Rp5,458 triliun ini komitmen kami untuk mempercepat transformasi digital dan memperluas layanan 5G,” kata Nugroho, dikutip dari CNBC Indonesia.

Dengan kemenangan ini, Telkomsel kini menguasai spektrum paling lengkap. Perusahaan pelat merah itu, hhsebelumnya sudah memiliki alokasi di pita 1800 MHz, 2100 MHz, dan 2300 MHz. Penambahan 700 MHz membuat Telkomsel unggul telak dalam hal cakupan.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran baru soal kompetisi. Pengamat Telekomunikasi dari ICT Institute, Doni Ismanto Darwin, menilai hasil lelang menciptakan ketimpangan.

“Ini bukan lagi persaingan sehat. Telkomsel sekarang punya semua kartu. 700 MHz untuk cakupan, 26 GHz untuk kecepatan,” ujar Doni.

Menurutnya, Indosat dan XLSmart akan kesulitan mengejar dalam hal pemerataan. “Tanpa 700 MHz, biaya pembangunan jaringan 5G mereka bisa 2 sampai 3 kali lipat untuk menjangkau daerah yang sama,” tegasnya.

Meski demikian, Komdigi berdalih jika seleksi sudah dilakukan secara objektif, berdasarkan kemampuan teknis dan finansial. Total frekuensi yang dilelang adalah 2×10 MHz di 700 MHz dan 700 MHz di 26 GHz. Dana hasil lelang ini, akan masuk ke kas negara sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Namun Doni mengingatkan, bahwa pemerintah harus membuat regulasi spectrum refarming dan infrastructure sharing. “Kalau tidak, dalam 5 tahun ke depan, ya kita hanya punya 1 raksasa dan 2 pengekor. Akibatmya, Konsumen yang rugi karena muncul monopoli tarif,” katanya.

Perang 5G di Indonesia sudah resmi dimulai. Dan di ronde pertama ini, Telkomsel sudah unggul jauh dan telak.*** (Artha Tidar)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Operator Bus Listrik Terbanyak di Indonesia, DAMRI Operasikan 316 Unit Bus Listrik untuk Layanan Transjakarta

29 Agustus 2026 - 05:23 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer

28 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Pemerintah Dorong Industri Baterai Nikel, MOLINAS Masuk Rantai Hilirisasi

28 Agustus 2026 - 13:16 WIB

ÇAKIR Masuk Indonesia, Turki Buka Jalan Produksi Rudal Jelajah Lokal

28 Agustus 2026 - 09:07 WIB

KKP Terbitkan Izin Pemanfaatan Air Laut untuk 16 Pembangkit PLN Nusantara Power

27 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI

27 Agustus 2026 - 05:38 WIB

IPCC Layani Sepenuh Hati, Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

22 Agustus 2026 - 21:21 WIB

IPCC Perkuat Keselamatan Kerja TKBM melalui Pelatihan Basic K3

18 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Di HUT Ke-81 RI, Kepala Pangkalan PLP Tanjung Priok: Semangat Kemerdekaan Harus Bebaskan Diri dari Malas dan Penyalahgunaan Wewenang

17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

HUT Ke-81 RI, Pelindo Tegaskan Komitmen Penguatan Konektivitas untuk Memajukan Ekonomi Indonesia

17 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Trending di ANJUNGAN