Menu

Mode Gelap
ASDP Tambah Kapal, Antrean Padang Bai–Lembar Berhasil Diurai Didukung Pemerintah, Penumpang KA PSO KAI Tembus 7,88 Juta pada Januari–Mei 2026 SCTV Music Awards 2026 Beri Panggung Lebih Besar untuk Musik Daerah Pembahasan Tarif Transjabodetabek Masih Bergulir, Transjakarta Sebut Belum Final Halimah Munawir Raih Penghargaan Kategori Inovator pada HUT PT Majmu Musti Sundaya Volkswagen ID. Buzz di Indonesia: SmartDeck Jadi Senjata Baru, Penjualan EV Mulai Tancap Gas

JALUR

Menhub Dudy Dorong Sinergi Bareng Jateng dan Komisi V DPR di Angleb 2026

badge-check


 Menhub Dudy bersama Komisi V DPR dan Pemprov Jateng  Perbesar

Menhub Dudy bersama Komisi V DPR dan Pemprov Jateng

Wartatrans.com, SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah merupakan simpul utama pergerakan pemudik di Pulau Jawa hingga Nasional, baik sebagai daerah asal, daerah tujuan, maupun daerah lintasan arus mudik dan arus balik.

Untuk itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mendorong adanya sinergi Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Komisi V DPR dalam memastikan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 berjalan aman, selamat, lancar, dan terkendali.

“Jawa Tengah memiliki peran sentral dalam menjaga kelancaran pergerakan di Pulau Jawa selama angkutan lebaran. Oleh karena itu, kesiapan infrastruktur, pengaturan lalu lintas, manajemen simpul transportasi, serta dukungan masyarakat menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan bersama,” tutur Menhub pada Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran (Angleb) Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (20/2/2026).

Ada sejumlah isu yang berpotensi memengaruhi pergerakan masyarakat selama masa Angleb 2026, khususnya di kawasan Jawa Tengah.

Di antaranya potensi kemacetan terutama di lokasi wisata, adanya perlintasan sebidang, hingga adanya titik rawan bencana.

Menhub menjelaskan adanya kebijakan flexible working arrangement (FWA), pengaturan angkutan barang, serta adanya program mudik gratis yang bertujuan memperlancar perjalanan masyarakat.

“Kami meminta dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menyediakan kemudahan akses bagi pemudik menuju terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara serta layanan angkutan feeder pada simpul-simpul mudik gratis,” lanjutnya.

Memasuki masa angkutan lebaran, Kementerian Perhubungan juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi gangguan jalur kereta api akibat banjir di Jawa Tengah yang merupakan koridor utama pergerakan penumpang.

Untuk itu Kemenhub bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero), telah menyiagakan patroli dan petugas 24 jam pada titik rawan, melakukan normalisasi drainase dan penguatan prasarana, menyiapkan material tanggap darurat, serta menyusun skema rekayasa operasi.

“Kami juga meminta dukungan dan kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, khususnya dalam pengendalian tata air, penanganan titik genangan di sekitar jalur, serta percepatan respons apabila terjadi kondisi darurat, agar layanan kereta api selama Angkutan Lebaran tetap aman, andal, dan lancar,” imbuhnya.

Berdasarkan Survei Potensi Pergerakan Angkutan Lebaran 2026, Provinsi Jawa Tengah merupakan provinsi tujuan favorit pertama nasional dengan perkiraan jumlah orang bergerak mencapai 38,71 juta.

Di sisi lain, Jawa Tengah juga merupakan salah satu Provinsi asal favorit nasional sebesar dengan potensi pergerakan sebanyak 16,57 juta orang.

Adapun Kabupaten-Kota di Jawa Tengah mendominasi tujuan favorit nasional karena merupakan daerah asal bagi masyarakat perantau seperti Kabupaten Kebumen dengan prakiraan pergerakan masyarakat sebesar 867.000 orang.

Menhub menyebut wilayah Provinsi Jawa Tengah merupakan wilayah dengan simpul transportasi terpadat, terutama pada simpul transportasi perkeretaapian dan darat.

“Kami meyakini, dengan kolaborasi yang solid antara Kementerian Perhubungan, Komisi V DPR, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun 2026 dapat kita kelola dengan lebih baik dan lebih terukur,” tutup sia.

Turut hadir dalam kegiatan ini Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Ketua Komisi V DPR Lasarus, para Direktur Jenderal di lingkungan Kementerian Perhubungan serta anggota Komisi V DPR RI dan para Bupati/Wakil Bupati di wilayah Jawa Tengah. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

ASDP Tambah Kapal, Antrean Padang Bai–Lembar Berhasil Diurai

15 Juni 2026 - 19:06 WIB

Didukung Pemerintah, Penumpang KA PSO KAI Tembus 7,88 Juta pada Januari–Mei 2026

15 Juni 2026 - 18:26 WIB

Pembahasan Tarif Transjabodetabek Masih Bergulir, Transjakarta Sebut Belum Final

15 Juni 2026 - 18:15 WIB

Sepanjang Januari-Juni, Kemenhub Telah Awasi 1,7 Juta Perjalanan Bus

15 Juni 2026 - 10:00 WIB

Semester 1, Kemenhub Catat Kepatuhan Angkutan Barang Capai 75%

15 Juni 2026 - 08:56 WIB

KA Dharmawangsa Layani 180 Ribu Penumpang hingga Mei 2026, Mobilitas Warga Subang Meningkat Lewat Stasiun Pegaden Baru

14 Juni 2026 - 21:22 WIB

KKP Sinergi dengan DANA Cegah Sampah Bocor ke Laut

14 Juni 2026 - 21:08 WIB

KAI Operasikan KA Pandalungan 2 Jakarta-Jember Mulai 18 Juni, Tiket Diskon 30 Persen

14 Juni 2026 - 20:32 WIB

Sambut Liburan Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan

14 Juni 2026 - 17:36 WIB

Transisi Energi Kereta Api Gunakan Biodies B50, KAI Pastikan Keandalan Tetap Terjaga

14 Juni 2026 - 10:00 WIB

Trending di PERON