Menu ✖

Mode Gelap
KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎ KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar Peduli Lingkungan Sejak Dini, Terminal Teluk Lamong Edukasi Siswa tentang Pemilahan Sampah

JALUR

Menhub Dudy Dorong Sinergi Bareng Jateng dan Komisi V DPR di Angleb 2026

badge-check


 Menhub Dudy bersama Komisi V DPR dan Pemprov Jateng  Perbesar

Menhub Dudy bersama Komisi V DPR dan Pemprov Jateng

Wartatrans.com, SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah merupakan simpul utama pergerakan pemudik di Pulau Jawa hingga Nasional, baik sebagai daerah asal, daerah tujuan, maupun daerah lintasan arus mudik dan arus balik.

Untuk itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mendorong adanya sinergi Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Komisi V DPR dalam memastikan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 berjalan aman, selamat, lancar, dan terkendali.

“Jawa Tengah memiliki peran sentral dalam menjaga kelancaran pergerakan di Pulau Jawa selama angkutan lebaran. Oleh karena itu, kesiapan infrastruktur, pengaturan lalu lintas, manajemen simpul transportasi, serta dukungan masyarakat menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan bersama,” tutur Menhub pada Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran (Angleb) Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (20/2/2026).

Ada sejumlah isu yang berpotensi memengaruhi pergerakan masyarakat selama masa Angleb 2026, khususnya di kawasan Jawa Tengah.

Di antaranya potensi kemacetan terutama di lokasi wisata, adanya perlintasan sebidang, hingga adanya titik rawan bencana.

Menhub menjelaskan adanya kebijakan flexible working arrangement (FWA), pengaturan angkutan barang, serta adanya program mudik gratis yang bertujuan memperlancar perjalanan masyarakat.

“Kami meminta dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menyediakan kemudahan akses bagi pemudik menuju terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara serta layanan angkutan feeder pada simpul-simpul mudik gratis,” lanjutnya.

Memasuki masa angkutan lebaran, Kementerian Perhubungan juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi gangguan jalur kereta api akibat banjir di Jawa Tengah yang merupakan koridor utama pergerakan penumpang.

Untuk itu Kemenhub bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero), telah menyiagakan patroli dan petugas 24 jam pada titik rawan, melakukan normalisasi drainase dan penguatan prasarana, menyiapkan material tanggap darurat, serta menyusun skema rekayasa operasi.

“Kami juga meminta dukungan dan kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, khususnya dalam pengendalian tata air, penanganan titik genangan di sekitar jalur, serta percepatan respons apabila terjadi kondisi darurat, agar layanan kereta api selama Angkutan Lebaran tetap aman, andal, dan lancar,” imbuhnya.

Berdasarkan Survei Potensi Pergerakan Angkutan Lebaran 2026, Provinsi Jawa Tengah merupakan provinsi tujuan favorit pertama nasional dengan perkiraan jumlah orang bergerak mencapai 38,71 juta.

Di sisi lain, Jawa Tengah juga merupakan salah satu Provinsi asal favorit nasional sebesar dengan potensi pergerakan sebanyak 16,57 juta orang.

Adapun Kabupaten-Kota di Jawa Tengah mendominasi tujuan favorit nasional karena merupakan daerah asal bagi masyarakat perantau seperti Kabupaten Kebumen dengan prakiraan pergerakan masyarakat sebesar 867.000 orang.

Menhub menyebut wilayah Provinsi Jawa Tengah merupakan wilayah dengan simpul transportasi terpadat, terutama pada simpul transportasi perkeretaapian dan darat.

“Kami meyakini, dengan kolaborasi yang solid antara Kementerian Perhubungan, Komisi V DPR, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun 2026 dapat kita kelola dengan lebih baik dan lebih terukur,” tutup sia.

Turut hadir dalam kegiatan ini Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Ketua Komisi V DPR Lasarus, para Direktur Jenderal di lingkungan Kementerian Perhubungan serta anggota Komisi V DPR RI dan para Bupati/Wakil Bupati di wilayah Jawa Tengah. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

1 Oktober 2026 - 04:55 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

30 September 2026 - 22:52 WIB

Ranting Pohon Tumbang Timpa Kabel LAA, Perjalanan KRL Bogor Terganggu

30 September 2026 - 17:00 WIB

Menhub Dudy Sampaikan DIM RUU Perubahan Ketiga atas UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ

30 September 2026 - 16:20 WIB

Penjualan EV Melaju, Transformasi Pasar Indonesia Belum Maksimal

30 September 2026 - 16:09 WIB

Tarif TransJakarta 2027 Diusulkan jadi Rp5.000

30 September 2026 - 14:56 WIB

Komitmen Jaga Setiap Perjalanan, DAMRI Raih Penghargaan Pelopor Kita DKI 2026

30 September 2026 - 14:46 WIB

KAI-INKA Bakal Disatukan

30 September 2026 - 13:00 WIB

Dari Control Room ke Lapangan, Peserta Magenta Intip Langsung Operasional IPC TPK

30 September 2026 - 11:13 WIB

Wow, 6.082 Truk Menyeberang dalam 3 Hari di Lintasan Ketapang-Gilimanuk

30 September 2026 - 10:34 WIB

Trending di ANJUNGAN