Menu

Mode Gelap
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditersangkakan, Dugaan Korupsi Asabri hingga PLN KKP Tambah 10 Kapal Pengawas dan Perluas Dermaga Batam untuk Berantas Illegal Fishing di Natuna Lewat Program TJSL, KAI Salurkan Beasiswa Rp300 Juta untuk Lima Anak Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur Lima KA Berrelasi Terpanjang di Sumatra Catat Kenaikan Penumpang pada Semester I 2026 Gedung GOS Resmi Berubah Fungsi Menjadi Taman Budaya Negeri Gayo Bima Alfath Perkenalkan Single “Cinta Tak Bernyawa”, Siap Tampil Perdana di Panggung NEW CELEBRITY

PERISTIWA

Pengambilan Janji ASN Sulteng, Gubernur Anwar Hafid: Syukuri Amanah, Jaga Integritas, Bekerjalah dengan Ikhlas

badge-check


 Pengambilan Janji ASN Sulteng, Gubernur Anwar Hafid: Syukuri Amanah, Jaga Integritas, Bekerjalah dengan Ikhlas Perbesar

Wartatrans.com, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., memimpin pengambilan sumpah dan janji Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025 di Gedung Pogombo, Kamis (4/12/2025). Sebanyak kurang lebih 8.000 ASN mengikuti acara tersebut, baik secara langsung maupun lewat siaran daring dari seluruh OPD.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar menegaskan bahwa menjadi ASN merupakan nikmat besar yang harus disyukuri dan dijalani dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan seluruh pegawai bahwa jabatan ASN tidak datang tiba-tiba, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan perjuangan dan kesabaran.

“Saya bersyukur bisa menjadi aparatur sipil negara. Banyak orang di luar sana ingin berada di posisi kalian. Karena itu, syukurilah amanah ini dan jalani tugas dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Gubernur kemudian membagikan perjalanan hidupnya sejak awal menjadi CPNS pada tahun 1989. Saat itu ia hanya memegang pangkat IIA dan menjalani pekerjaan-pekerjaan dasar, mulai dari mengetik surat, membuat amplop, mengantar dokumen, hingga keliling kantor membawa surat ke berbagai instansi. Pengalaman itu membentuk cara kerjanya sebagai abdi negara yang tidak memilih-milih tugas.

“Saya pernah jadi tukang ketik, pembuat amplop, bahkan pengantar surat. Tidak ada yang saya anggap remeh. Semua itu proses yang menguatkan saya sampai bisa naik pangkat dari IIA ke 3A, kemudian ke IVA dan IVB,” tutur Anwar.

Ia juga mengenang masa ketika dirinya menjabat sebagai camat. Saat fasilitas mulai bertambah, ia justru menghadapi godaan gaya hidup. Bersama istrinya, yang juga seorang ASN, ia memilih tetap hidup sederhana dan lebih dulu mengutamakan kebutuhan rumah tangga daripada mengejar prestise semata.

“Gaya hidup itu godaannya besar. Tapi saya dan istri sepakat, jangan memaksakan kemampuan. Mobil dinas sudah ada, rumah yang harus kita dahulukan,” katanya.

Gubernur Anwar bahkan menyebut bahwa ia pernah nekat maju sebagai calon bupati dengan bermodalkan SK sebagai pegawai negeri. Jika gagal, ia siap menghadapi risiko kehilangan rumahnya. Namun keberaniannya justru membuka jalan panjang menuju jabatan publik yang ia emban hingga hari ini.

“Kalau saya tidak terpilih, rumah bisa hilang. Tapi saya tidak mau menggadaikan sumpah dan janji sebagai ASN demi mengejar hal lain. Sumpah itu bukan main-main,” tekannya.

Di hadapan ribuan ASN, ia menegaskan bahwa sumpah dan janji yang baru diucapkan harus menjadi pegangan moral sepanjang karier. Menurutnya, ASN yang menepati sumpah pengabdian akan merasakan keberkahan hidup dan kemudahan dalam karier.

“Siapa yang tidak konsisten dengan sumpah dan janjinya, hidupnya tidak akan berkah. Tapi kalau kalian jalankan dengan ikhlas, karier kalian insyaallah naik terus,” ucapnya.

Gubernur Anwar juga membantah anggapan bahwa ASN masa kini tidak bisa bekerja ikhlas. Ia menegaskan bahwa ASN justru merupakan barisan yang harus berdiri tegak menjaga integritas negara.

“Kalau ada yang bilang sekarang tidak ada lagi orang bekerja ikhlas, orang itu salah besar. ASN harus menjadi barisan yang siap diatur, siap bekerja, dan siap menjaga amanah,” tegasnya.

Gubernur menutup arahannya dengan pesan agar seluruh ASN menjaga disiplin, memegang nilai-nilai integritas, dan menjadikan sumpah yang baru saja mereka ucapkan sebagai kompas dalam menjalankan tugas. *** (RBP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Akhirnya, Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus

11 Juli 2026 - 07:53 WIB

Wali Kota Langsa Serahkan Seragam Sekolah Gratis bagi Anak Yatim Piatu di Langsa Lama

11 Juli 2026 - 01:56 WIB

Jum’at Berkah Aceh Bangun Ukhuwah Lewat Segelas Kopi dan Sepotong Kue di Masjid tansaran 

10 Juli 2026 - 20:37 WIB

Nobar Perempatfinal Hingga Final Piala Dunia 2026 Dihadirkan InJourney Airports di 7 Bandara

10 Juli 2026 - 18:55 WIB

Febrie Setelah Digeledah Tegaskan Tidak Mundur, Penanganan Kasus Asabri hingga MBG Tetap Berjalan

10 Juli 2026 - 18:07 WIB

Revtalisasi MTSN Subulussalam Diduga Minim Koordinasi, Kegiatan Belajar Mengajar Terganggu

10 Juli 2026 - 17:33 WIB

Omah Jangan Diam Terus, Resto di Depok yang Menyajikan Kelezatan, Perjalanan, dan Nilai Kemanusiaan

10 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pelita Air Hadirkan Senandung Musikal Maliq & D’Essentials di Penerbangan

10 Juli 2026 - 15:42 WIB

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

10 Juli 2026 - 09:27 WIB

Sengkarut 4 Blok Lahan Kosong Negara di Kemayoran: Ketegasan Negara Menghilang?

10 Juli 2026 - 09:11 WIB

Trending di RAGAM