Menu

Mode Gelap
Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota 38 Persen Transaksi QRIS Nasional Terpusat di Jakarta, Jadi Motor Ekonomi Sekaligus Sinyal Ketimpangan Digital 35 Negara dan Indonesia Adopsi Registrasi Biometrik, Pengamat: Tak Kebal Penipuan Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026 Harga Kopi Gayo Menguat, Petani Harapkan Stabilitas Pasar dan Dukungan Pemerintah

PERON

Perjalanan Jakarta-Bandung jadi Mudah Naik Kereta, KAI Group Tawarkan Ekosistem Transportasi Terintegrasi

badge-check


 Perjalanan Jakarta-Bandung jadi Mudah Naik Kereta, KAI Group Tawarkan Ekosistem Transportasi Terintegrasi Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Group terus memperluas dan memperkuat ekosistem transportasi terintegrasi di lintas Jakarta-Bandung untuk menghadirkan konektivitas yang semakin mudah diakses.

Melalui beragam layanan mulai dari Commuter Line, KA Lokal, KA Parahyangan hingga Kereta Cepat Whoosh, pelanggan kini memiliki pilihan perjalanan yang lebih efisien, terjangkau, dan sesuai kebutuhan.

Seluruh layanan yang beroperasi pada lintas ini berfungsi dalam satu kesatuan konektivitas sehingga pelanggan dapat memilih moda perjalanan sesuai kebutuhan, ritme aktivitas, dan preferensi pengalaman mereka. Ekosistem ini menghadirkan pilihan yang beragam dan membentuk jaringan transportasi yang saling melengkapi.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa pendekatan ekosistem membuat konektivitas semakin mudah diakses. Anne menjelaskan bahwa pelanggan kini memiliki rentang pilihan perjalanan yang efisien, terjangkau, dan cepat melalui berbagai layanan KAI Group.

Menurutnya, seluruh moda di dalam ekosistem ini dirancang untuk memperkuat pergerakan masyarakat, sekaligus memastikan layanan yang adaptif terhadap kebutuhan harian maupun perjalanan rekreasional.

Salah satu opsi yang diminati adalah perjalanan terintegrasi dengan tarif mulai dari Rp16.000 melalui Commuter Line, KA Lokal Walahar, dan KA Lokal Garut. Alur perjalanan ini dimulai dari Commuter Line relasi Manggarai–Cikarang yang sepanjang Januari hingga Oktober 2025 telah melayani 70.479.584 pelanggan, sementara pada periode yang sama tahun 2024 jumlahnya 69.688.441 pelanggan.

Setibanya di Cikarang, perjalanan dapat diteruskan dengan KA Lokal Walahar menuju Purwakarta. Layanan ini mencatat 3.354.651 pelanggan pada Januari–Oktober 2025 dan 3.146.421 pelanggan pada periode yang sama tahun 2024. Dari Purwakarta, pelanggan dapat melanjutkan perjalanan menuju Bandung dengan KA Lokal Garut yang pada Januari–Oktober 2025 melayani 2.472.906 pelanggan, sementara pada 2024 jumlahnya 2.266.420 pelanggan.

Selain layanan terintegrasi, KA Parahyangan tetap menjadi pilihan pelanggan yang membutuhkan perjalanan langsung dari Jakarta menuju Bandung. Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, layanan ini telah melayani 728.949 pelanggan, meningkat dibanding pada periode yang sama tahun 2024 yang jumlahnya 514.253 pelanggan.

Sementara itu, Kereta Cepat Whoosh melengkapi jajaran layanan dengan memberikan alternatif perjalanan tercepat. Layanan ini mencatat kenaikan jumlah pelanggan sebesar 6,3 persen dalam periode Januari hingga Oktober 2025, dengan total lebih dari lima juta penumpang. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa keberadaan Whoosh memberikan pilihan strategis bagi masyarakat yang mengutamakan kecepatan dan efisiensi waktu.

Anne menekankan bahwa seluruh layanan dalam ekosistem KAI Group berperan saling menguatkan. Setiap moda memiliki segmentasi, karakteristik, dan tujuan layanan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan perjalanan masyarakat yang beragam.

“Ekosistem ini memudahkan pelanggan menemukan pilihan yang sesuai ritme aktivitas mereka, sekaligus mendorong konektivitas yang semakin lancar antara Jakarta dan Bandung,” pungkas Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026

4 Juli 2026 - 17:51 WIB

Divre III Palembang Hadirkan Rangkaian Kereta Ekonomi Premium pada KA Rajabasa, Perjalanan Kini Semakin Nyaman

4 Juli 2026 - 16:12 WIB

Semester I 2026, KAI Group Layani Hampir 259 Juta Pelanggan, Naik 7,55 Persen

4 Juli 2026 - 15:18 WIB

Stasiun Bogor Tertinggi Layani Penumpang KRL Semester I 2026, KAI Kebut Pengembangan Peron untuk 12 Kereta

4 Juli 2026 - 09:41 WIB

Ramainya WNA Naik Whoosh Sepanjang 2026, Malaysia Jadi Penumpang Terbanyak

3 Juli 2026 - 19:58 WIB

HUT ke-23, KAI Services Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan dan Keamanan Pangan Lewat Sertifikasi ISO 22000

3 Juli 2026 - 19:34 WIB

KAI Sulap Stasiun Gambir Jadi Modern Station & Lifestyle Hub, Siap Jadi Ruang Publik dan Pusat Aktivitas Baru di Jakarta

3 Juli 2026 - 16:56 WIB

KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal

3 Juli 2026 - 07:33 WIB

Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah

3 Juli 2026 - 06:55 WIB

Trending di PERON