Menu

Mode Gelap
Suroto Ketua RW 06 Cengbar Jakbar, Si “Ketua RW Viral” yang Peduli Warga 24 Jam dan Siap Jalani Program Gubernur DKI Afternoon Coffee KSOP Muara Angke, Bahas Manifest, Kespel, dan Kesiapsiagaan Darurat Ultrajaya dan Frisian Flag Bersatu, Peta Susu RI Berubah Jakarta-New York: Diplomasi Kota, Transportasi, dan Rp5,2 Triliun Akses Utama Pemkab Fakfak Ditutup Tanpa Alasan Jelas, Pelayanan Publik Dipertanyakan Sanfest 2026: Ketika Santri Menggerakkan Ayat Al-Qur’an Melalui Film

OLAH RAGA

Piala Dunia 2026: Adidas Raih Trofi, Nike Kuasai Pasar Indonesia

badge-check


 Piala Dunia Perbesar

Piala Dunia

Wartatrans.com, JAKARTA – Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menjadi panggung perebutan gelar juara dunia, tetapi juga arena persaingan bisnis Adidas AG dan Nike Inc. Final turnamen memperkuat posisi Adidas setelah dua finalis, Spanyol dan Argentina, sama-sama menggunakan perlengkapan Adidas.

Namun, di pasar Indonesia, Nike tetap memiliki fondasi bisnis kuat melalui jaringan ritel, distribusi, dan rantai pasok industri olahraga.

Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 pada laga final. Keberhasilan tersebut memberi keuntungan pemasaran bagi Adidas karena merek asal Jerman itu tampil pada dua tim finalis sekaligus mendampingi tim juara mengangkat trofi.

Eksposur global tersebut berpotensi meningkatkan permintaan terhadap jersey resmi dan produk sepak bola.

Kemenangan dalam turnamen besar menjadi aset pemasaran penting bagi industri olahraga.

Hubungan emosional antara penggemar dan tim juara dapat memperkuat loyalitas konsumen terhadap sebuah merek.

Sementara itu, Nike tidak memperoleh momentum simbolik serupa karena tidak memiliki tim pengguna produknya yang menjadi juara.

Meski demikian, persaingan Adidas dan Nike tidak hanya ditentukan oleh hasil pertandingan.

Kekuatan bisnis kedua perusahaan juga bergantung pada distribusi, inovasi produk, serta kemampuan mempertahankan pasar.

Di Indonesia, Adidas dan Nike tidak membuka angka penjualan khusus nasional dalam laporan keuangan globalnya.

Karena itu, kekuatan pasar lebih tepat dilihat melalui jaringan distribusi dan ekosistem bisnis.

Adidas menjalankan bisnis melalui PT adidas Indonesia dengan dukungan jaringan ritel resmi dan mitra distribusi untuk kategori sepak bola, lari, serta gaya hidup.

Nike memperkuat pasar Indonesia melalui jaringan ritel olahraga. PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) menjadi salah satu pemain penting dalam ekosistem penjualan produk olahraga, termasuk Nike melalui berbagai kanal ritel.

MAPA mencatat pendapatan bersih tahun 2025 sebesar Rp43,1 triliun dengan laba bersih Rp2,7 triliun, meski tidak merinci kontribusi masing-masing merek.

Dari sisi manufaktur, Indonesia tetap menjadi bagian penting rantai pasok olahraga global.

Pemerintah mencatat industri alas kaki nasional menyumbang sekitar 1,2 persen terhadap PDB industri pengolahan pada kuartal III 2025 dan menyerap sekitar 921 ribu tenaga kerja.

Nilai ekspor alas kaki Indonesia pada 2024 mencapai US$7,28 miliar, tumbuh 13,13 persen.

Pengamat Ekonomi STIE Jambi Noviardi Ferzi dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026), menilai industri olahraga kini mengandalkan kekuatan merek.

“Persaingan nilai pasar jersey global membuktikan bahwa daya tarik ekonomi tidak lagi hanya ditentukan oleh prestasi teknis di lapangan, tetapi juga oleh kekuatan narasi merek dan keterikatan emosional konsumen,” kata Noviardi.

Piala Dunia 2026 menunjukkan Adidas memenangkan momentum global, sementara Nike tetap kuat di Indonesia.

Tantangan Indonesia berikutnya adalah meningkatkan nilai tambah agar tidak hanya menjadi basis produksi, tetapi juga pusat inovasi industri olahraga. (Artha Tidar)

Baca Lainnya

5 Pemain Persija Wakil Terbanyak dalam Skuad Timnas di FIFA ASEAN 2026

19 September 2026 - 06:42 WIB

Hosting Fee MotoGP Mandalika 2026 Senilai Rp265,8 Miliar

17 September 2026 - 08:22 WIB

Klub Super League Mulai Bangun Loyalitas, Tawarkan Beli Tiket 17 Laga Sekali Bayar

16 September 2026 - 06:31 WIB

EMTEK Media Kuasai Hak Siar Eksklusif FIFA ASEAN Cup 2026, Semua Laga Timnas Indonesia Tayang di 4 Platform

15 September 2026 - 11:27 WIB

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, EMTEK Siapkan Produk Pertandingan Kualitas 4K

14 September 2026 - 16:54 WIB

Ramaikan GBK, Penonton Pertandingan Persija-Persib Tembus 58.961

13 September 2026 - 05:06 WIB

Potensi Rp8.000 Triliun Industri Olahraga dan Tantangan Monetisasi

11 September 2026 - 21:36 WIB

Persija-Persib Siap Laga di GBK Jakarta Besok

11 September 2026 - 05:30 WIB

Indonesia Bungkam Juara Bertahan di Piala Asia U-20, 3 Kali Pemuncak dan Lolos

6 September 2026 - 22:20 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Berdampak Tanding Sepak Bola, Klub Ubah Rute Pulang Persija dan Persebaya

6 September 2026 - 17:04 WIB

Trending di ANJUNGAN