Menu ✖

Mode Gelap
KAI Operasikan 9 Gardu Pelintasan, Progres Pembangunan 190 Titik JPL Capai 98 Persen 32 Dosen Poltekpel Surabaya Tambah Gelar Setelah Dilantik sebagai Insinyur Elektrifikasi Truk Logistik: Investasi Mahal, Efisiensi Dipertaruhkan Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada Kemenhub Perkuat Aksi Nyata Penanganan Kendaraan ODOL di Jatim Catatan Iwan Piliang: Nazali Lempo untuk Jaksa Agung – Menguji Kapasitas, Integritas, dan Kepastian Hukum

OLAH RAGA

Piala Dunia 2026: Adidas Raih Trofi, Nike Kuasai Pasar Indonesia

badge-check


 Piala Dunia Perbesar

Piala Dunia

Wartatrans.com, JAKARTA – Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menjadi panggung perebutan gelar juara dunia, tetapi juga arena persaingan bisnis Adidas AG dan Nike Inc. Final turnamen memperkuat posisi Adidas setelah dua finalis, Spanyol dan Argentina, sama-sama menggunakan perlengkapan Adidas.

Namun, di pasar Indonesia, Nike tetap memiliki fondasi bisnis kuat melalui jaringan ritel, distribusi, dan rantai pasok industri olahraga.

Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 pada laga final. Keberhasilan tersebut memberi keuntungan pemasaran bagi Adidas karena merek asal Jerman itu tampil pada dua tim finalis sekaligus mendampingi tim juara mengangkat trofi.

Eksposur global tersebut berpotensi meningkatkan permintaan terhadap jersey resmi dan produk sepak bola.

Kemenangan dalam turnamen besar menjadi aset pemasaran penting bagi industri olahraga.

Hubungan emosional antara penggemar dan tim juara dapat memperkuat loyalitas konsumen terhadap sebuah merek.

Sementara itu, Nike tidak memperoleh momentum simbolik serupa karena tidak memiliki tim pengguna produknya yang menjadi juara.

Meski demikian, persaingan Adidas dan Nike tidak hanya ditentukan oleh hasil pertandingan.

Kekuatan bisnis kedua perusahaan juga bergantung pada distribusi, inovasi produk, serta kemampuan mempertahankan pasar.

Di Indonesia, Adidas dan Nike tidak membuka angka penjualan khusus nasional dalam laporan keuangan globalnya.

Karena itu, kekuatan pasar lebih tepat dilihat melalui jaringan distribusi dan ekosistem bisnis.

Adidas menjalankan bisnis melalui PT adidas Indonesia dengan dukungan jaringan ritel resmi dan mitra distribusi untuk kategori sepak bola, lari, serta gaya hidup.

Nike memperkuat pasar Indonesia melalui jaringan ritel olahraga. PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) menjadi salah satu pemain penting dalam ekosistem penjualan produk olahraga, termasuk Nike melalui berbagai kanal ritel.

MAPA mencatat pendapatan bersih tahun 2025 sebesar Rp43,1 triliun dengan laba bersih Rp2,7 triliun, meski tidak merinci kontribusi masing-masing merek.

Dari sisi manufaktur, Indonesia tetap menjadi bagian penting rantai pasok olahraga global.

Pemerintah mencatat industri alas kaki nasional menyumbang sekitar 1,2 persen terhadap PDB industri pengolahan pada kuartal III 2025 dan menyerap sekitar 921 ribu tenaga kerja.

Nilai ekspor alas kaki Indonesia pada 2024 mencapai US$7,28 miliar, tumbuh 13,13 persen.

Pengamat Ekonomi STIE Jambi Noviardi Ferzi dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026), menilai industri olahraga kini mengandalkan kekuatan merek.

“Persaingan nilai pasar jersey global membuktikan bahwa daya tarik ekonomi tidak lagi hanya ditentukan oleh prestasi teknis di lapangan, tetapi juga oleh kekuatan narasi merek dan keterikatan emosional konsumen,” kata Noviardi.

Piala Dunia 2026 menunjukkan Adidas memenangkan momentum global, sementara Nike tetap kuat di Indonesia.

Tantangan Indonesia berikutnya adalah meningkatkan nilai tambah agar tidak hanya menjadi basis produksi, tetapi juga pusat inovasi industri olahraga. (Artha Tidar)

Baca Lainnya

26 UMKM Binaan PLN UID Jakarta Raup Rp200 Juta Selama FIFA ASEAN Cup

7 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Suasana Tegang Menyelimuti Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 di Kantor Gubernur Jateng

6 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Timnas Juara FIFA ASEAN Cup, Presiden Siapkan Bonus Ekstra

6 Oktober 2026 - 07:54 WIB

AFC Dorong Asian Nations League, Beban Biaya Perjalanan jadi Sorotan

5 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Indonesia 9-2 Bangladesh, FIFA ASEAN Cup Turut Dorong Ekonomi Bandung

2 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi

1 Oktober 2026 - 08:21 WIB

BNI Apresiasi Pembinaan PBSI, Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali di Asian Games 2026

30 September 2026 - 10:44 WIB

Indonesia-Malaysia Imbang 0-0 di Laga Kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026

29 September 2026 - 07:21 WIB

Pelindo Group Wilayah Makassar Sambut Hari Pelindo Lewat Turnamen Padel

28 September 2026 - 21:48 WIB

Gasak Singapura 2-0, Indonesia Full Skuad 10 Starter Naturalisasi

26 September 2026 - 07:07 WIB

Trending di OLAH RAGA