Menu

Mode Gelap
Pemuda Gampong Babah Rot Sukses Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Beragam Perlombaan Libur Panjang Maulid, KAI Daop 1 Catat 38.842 Pelanggan Berangkat dalam Sehari Kereta Compartment Suite Cetak Rekor Pelanggan Tertinggi, Naik 51,47% hingga Juli 2026 Mantap, Bank Berebut Ekosistem Suporter di Kompetisi Super League 2026/2027 Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing Bantuan Perbaikan Rumah Rp30 Juta bagi Korban Gempa NTT

EKOBIS

PNM Perkuat Dampak Pemberdayaan, 23,3 Juta Nasabah Mekaar Rasakan Peningkatan Kesejahteraan

badge-check


 PNM Perkuat Dampak Pemberdayaan, 23,3 Juta Nasabah Mekaar Rasakan Peningkatan Kesejahteraan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Perrmodalan Nasional Madani (PNM) terus memperluas dampak program pemberdayaan bagi pelaku usaha ultra mikro di berbagai daerah. Hingga pertengahan 2026, perusahaan telah melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar yang mayoritas merupakan perempuan prasejahtera dengan peran penting sebagai penopang ekonomi keluarga.

PNM menegaskan bahwa fokus perusahaan bukan semata-mata menyalurkan pembiayaan, tetapi juga memastikan layanan tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendampingan usaha dan penguatan kapasitas diri para nasabah.

Pendekatan tersebut dinilai membuahkan hasil. Berdasarkan kajian independen INDEKSTAT pada 2025, rata-rata pendapatan bersih nasabah meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan atau bertambah sekitar Rp875 ribu. Selain itu, kemampuan mengembangkan usaha juga mengalami kenaikan hampir 29 persen, mencerminkan semakin kuatnya daya saing pelaku usaha ultra mikro yang mendapat akses pembiayaan sekaligus pendampingan.

Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan keberhasilan program pemberdayaan harus diukur dari perubahan nyata yang dirasakan oleh nasabah dan keluarganya.

“Tujuan utama kami bukan sekadar memberikan modal usaha, tetapi menciptakan perubahan yang berkelanjutan. PNM ingin menjadi mitra pemberdayaan yang mendampingi perempuan prasejahtera agar mampu meningkatkan taraf hidup dan membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Kindaris kepada awak media baru baru ini.

Saat ini jaringan layanan PNM telah menjangkau 36 provinsi melalui 58 kantor cabang dan lebih dari 4.000 unit layanan Mekaar. Operasional tersebut diperkuat lebih dari 43 ribu Account Officer yang setiap hari melakukan pendampingan langsung kepada para nasabah di berbagai wilayah.

Sebagian besar penerima manfaat PNM berasal dari kelompok masyarakat yang sebelumnya belum memiliki akses terhadap layanan keuangan formal maupun teknologi digital. Karena itu, PNM menerapkan model pemberdayaan yang tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi juga membangun keterampilan usaha, kepercayaan diri, dan ketahanan ekonomi keluarga.

Ke depan, PNM berkomitmen memperluas jangkauan program agar semakin banyak perempuan pelaku usaha ultra mikro dapat berkembang dan naik kelas. Melalui semangat membina ekonomi keluarga sejahtera, perusahaan akan terus memperkuat pendampingan bagi jutaan nasabah di seluruh Indonesia.*** (Byl)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Angkut Bantuan dengan Kapal PELNI, Kemenhub Beri Potongan Harga 100 Persen

21 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Ciputra Life Catat Kinerja Positif 2025 dan Berlanjut di Semester I-2026

21 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan AS, Peluang Pasar Ekspor Makin Terbuka

21 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kemenhub Perkuat Pengelolaan Keuangan 2026

21 Agustus 2026 - 08:49 WIB

IEE 2026: Industri Baterai Dikejar Kesiapan Energi dan Teknologi

21 Agustus 2026 - 07:02 WIB

Program Relawan BUMN 2026, PTPN Group Beri Manfaaat bagi Masyrakat Desa Bulok

21 Agustus 2026 - 06:45 WIB

Ada Deretan Promo Eksklusif InJourney di ASTINDO Travel Fair 2026 Surabaya

20 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Bantuan untuk Korban Gempa NTT dengan KM Tidar Tiba di Maumere

20 Agustus 2026 - 16:35 WIB

50.000 Hunian Qatar di Lahan KAI Dikawal Pemerintah

20 Agustus 2026 - 16:24 WIB

AirNav: Program RBB 2026 di Boyolali Tuntas Hari ini

20 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Trending di EKOBIS