Menu

Mode Gelap
KKP Hentikan Sementara Reklamasi Diduga Tak Berizin di Gresik Stok Ikan Nasional Aman, KKP Pastikan Harga Tetap Stabil Selama Ramadan KAI Services Bekali Frontliner dengan Solution Mindset Jelang Angkutan Lebaran 2026 Evakuasi Kereta Bandara Soetta Selesai, Perjalanan Kembali Normal Lampu Penerang dari Reubee Telah Padam, Cahayanya Abadi di Hati Umat Menhub Dudy Dorong Sinergi Bareng Jateng dan Komisi V DPR di Angleb 2026

NASIONAL

Stok Ikan Nasional Aman, KKP Pastikan Harga Tetap Stabil Selama Ramadan

badge-check


 Stok Ikan Nasional Aman, KKP Pastikan Harga Tetap Stabil Selama Ramadan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjamin stok ikan selama Ramadan 2026 tetap aman dengan harga stabil. Hal tersebut didukung oleh produksi perikanan budi daya dan tangkap serta penguatan pengawasan mutu di berbagai daerah.

Direktur Jendral Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu, menyebutkan stok ikan dari sektor perikanan budi daya dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan Ramadan tahun ini. Rata-rata produksi komoditas perikanan budi daya, seperti ikan kerapu, kakap, bandeng, lobster, dan beberapa ikan-ikan air tawar menunjukkan tren peningkatan.

“Kalau kami lihat dari data ketersediaan hasil budi daya di tahun ini sangat optimis. Kami bisa pastikan kebutuhan ikan dari sektor budi daya selama bulan puasa sampai lebaran bisa terpenuhi dengan baik,” paparnya dalam konferensi pers di Media Center KKP, Jakarta, Kamis (19/2).

Untuk sektor perikanan tangkap, jumlah produksi dari Januari-Maret 2026 mencapai sekitar 1,73 juta ton. Angka tersebut diproyeksikan akan meningkat jelang hari raya Idul Fitri seiring kembalinya kapal-kapal penangkap ikan.

Direktur Kepelabuhanan Perikanan Direktorat Jendral Perikanan Tangkap, Ady Candra, menuturkan bahwa pihaknya tetap siaga dengan melakukan pembantuan ekstensif melalui pusat informasi pelabuhan guna memastikan stok ikan terjaga dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Adapun, harga ikan secara umum relatif stabil di berbagai daerah. Kenaikan hanya terjadi pada beberapa komoditas tertentu seperti ikan cakalang, sementara sebagian besar jenis ikan lainnya masih berada pada kisaran harga normal.

“Kami sudah mengecek harga-harga di daerah yang konsumsinya tinggi. Dari kami yang jelas posisi harga di 8 kota besar di Indonesia relatif stabil, bahkan beberapa komoditas cenderung turun,” sambung Plt. Direktur Jendral Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Machmud.

Selain itu, Badan Mutu KKP juga melakukan pengawasan untuk memastikan kualitas dan keamanan ikan selama Ramadan tetap terjaga. Pengawasan mutu dilaksanakan melalui koordinasi lintas instansi, termasuk Pemerintah Daerah, UPTD Pasar, Balai POM, Dinas Keamanan Pangan, dan Eselon 1 KKP lainnya. Hasil pengawasan menunjukkan bahwa ikan yang beredar telah memenuhi standar dan aman dikonsumsi masyarakat.

“Mutu pangan bukan hanya soal kualitas produk. Ini adalah soal perlindungan kesehatan masyarakat, stabilitas sosial, dan kepercayaan terhadap produk perikanan nasional. Badan Mutu akan terus memperkuat sistem pengawasan berbasis risiko dan peningkatan kapasitas laboratorium agar standar nasional semakin kokoh dan sejalan dengan standar internasional,” ujar Kepala Badan Mutu KKP, Ishartini, pada acara serupa.

Pada sisi lain, KKP turut memperketat pengawasan langsung di laut lewat operasi pengawasan distribusi dan pemasaran komoditas perikanan, operasi pengawasan penggunaan bahan tambahan pangan berbahaya produk perikanan, serta operasi ketupat Ramadan.

“Kapal pengawas dan pusat kendali selalu siaga memastikan laut tidak pernah berhenti kami jaga. Kami awasi 1 x 24 jam agar tidak ada illegal fishing atau pelanggaran perikanan di laut. Menuju lebaran banyak kapal kembali ke pelabuhan, kami ingin memastikan kapal pengawas kami siap ketika diperlukan untuk melakukan fungsi pertolongan dan pencarian,” tambah Plt. Sekretaris Direktur Jendral Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Saiful Umam.

Dengan penguatan pengawasan hulu–hilir ini, pihaknya memastikan bahwa produk perikanan yang dikonsumsi masyarakat selama Ramadhan 2026 terjamin mutu dan keamanannya, sekaligus memperkuat daya saing dan reputasi perikanan Indonesia di tingkat nasional maupun global.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KKP Hentikan Sementara Reklamasi Diduga Tak Berizin di Gresik

21 Februari 2026 - 08:35 WIB

Antisipasi Lonjakan Arus Barang Ramadan, IPC Terminal Petikemas Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal

20 Februari 2026 - 19:28 WIB

Torehkan Pertumbuhan 9%, PT Terminal Teluk Lamong Catat Kinerja Gemilang di Awal 2026

20 Februari 2026 - 16:36 WIB

Respons Cepat di Perairan Banten, KN Jembio-P.215 Padamkan Kebakaran KM Inti Marina VII

20 Februari 2026 - 11:10 WIB

DAMRI Perkuat Konektivitas Bandara dan Antar Kota Selama Long Weekend Imlek 2026

19 Februari 2026 - 14:58 WIB

Trending di JALUR