Menu

Mode Gelap
Stasiun Bogor Tertinggi Layani Penumpang KRL Semester I 2026, KAI Kebut Pengembangan Peron untuk 12 Kereta Pelita Air dan Patra Hotels Hadirkan PASPlus, bikin Libur Sekolah Makin Asik Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban  Dilema Timnas di ASEAN Cup 2026, Berburu Gengsi Juara atau Jebakan Ranking Ribuan Ojol Antre KPR DP 0%: Janji Gacor Perumahan Informal  Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

PERON

Terintegrasi Bandara Semakin Diminati, KAI Daop 7 Madiun Tegaskan Aturan Kenyamanan Penumpang KA BIAS

badge-check


 Terintegrasi Bandara Semakin Diminati, KAI Daop 7 Madiun Tegaskan Aturan Kenyamanan Penumpang KA BIAS Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – Minat masyarakat terhadap layanan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) terus menunjukkan tren positif. Menjawab tingginya antusiasme tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengimbau masyarakat untuk memahami aturan perjalanan sekaligus memanfaatkan kemudahan pemesanan tiket KA BIAS rute Caruban – Madiun – Solo (PP).

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa KA BIAS hadir sebagai solusi transportasi publik yang terintegrasi dengan bandara, mendukung mobilitas masyarakat yang aman, tepat waktu, dan nyaman, baik untuk keperluan penerbangan maupun perjalanan antarkota.

“KA BIAS menjadi moda transportasi strategis yang menghubungkan wilayah Madiun dan sekitarnya dengan Bandara Internasional Adi Soemarmo. Tingginya minat masyarakat menunjukkan kepercayaan publik terhadap layanan kereta api sebagai tulang punggung transportasi massal,” ujar Tohari, Senin (6/1/2026).

Untuk memberikan kemudahan akses layanan, tiket KA BIAS dapat diperoleh melalui aplikasi Access by KAI dengan memilih menu Kereta Lokal, menentukan rute dan jadwal perjalanan, lalu melakukan pembayaran secara daring. Selain itu, tiket juga dapat dibeli secara go show di loket stasiun keberangkatan maksimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan, selama tempat duduk masih tersedia.

Berbeda dengan kereta api jarak jauh, KA BIAS menerapkan sistem tanpa nomor tempat duduk dengan prinsip first come, first served. Penumpang dapat menempati tempat duduk yang masih kosong, dan apabila seluruh tempat duduk telah terisi, penumpang diperkenankan berdiri sesuai ketentuan keselamatan. KAI mewajibkan pemberian prioritas tempat duduk kepada lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta orang tua yang membawa balita.

Seiring tingginya okupansi pada jam-jam tertentu, KAI Daop 7 Madiun menegaskan bahwa penumpang yang tidak mendapatkan tempat duduk tidak diperkenankan duduk di lantai kereta. Hal tersebut demi menjaga kenyamanan, ketertiban, serta keselamatan bersama, mengingat area lantai merupakan jalur sirkulasi penumpang dan bagian dari standar keselamatan operasional. Apabila ditemukan pelanggaran, petugas di dalam kereta akan memberikan teguran secara persuasif kepada penumpang yang bersangkutan.

Untuk mendukung kenyamanan selama perjalanan rute Madiun–Solo dan sebaliknya, KA BIAS telah dilengkapi dengan pendingin udara (AC) yang optimal, toilet bersih, area penyimpanan barang yang memadai, serta sistem keamanan CCTV dan running text informasi perjalanan.

“Kami mengimbau penumpang untuk selalu mengecek jadwal keberangkatan terbaru melalui aplikasi Access by KAI karena jadwal dapat menyesuaikan kebutuhan operasional. Datang lebih awal ke stasiun sangat kami sarankan, terutama bagi penumpang yang akan melanjutkan perjalanan dengan pesawat, agar perjalanan berlangsung aman dan tenang,” tambah Tohari.

KAI Daop 7 Madiun mengajak seluruh pengguna jasa untuk mematuhi aturan perjalanan, menghormati hak sesama penumpang, serta mengikuti arahan petugas demi mewujudkan layanan KA BIAS yang aman, tertib, dan nyaman.

Kehadiran KA BIAS diharapkan terus menjadi solusi transportasi publik yang efisien, terintegrasi, dan ramah masyarakat, sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam penguatan konektivitas dan transportasi massal berkelanjutan.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Stasiun Bogor Tertinggi Layani Penumpang KRL Semester I 2026, KAI Kebut Pengembangan Peron untuk 12 Kereta

4 Juli 2026 - 09:41 WIB

Ramainya WNA Naik Whoosh Sepanjang 2026, Malaysia Jadi Penumpang Terbanyak

3 Juli 2026 - 19:58 WIB

HUT ke-23, KAI Services Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan dan Keamanan Pangan Lewat Sertifikasi ISO 22000

3 Juli 2026 - 19:34 WIB

KAI Sulap Stasiun Gambir Jadi Modern Station & Lifestyle Hub, Siap Jadi Ruang Publik dan Pusat Aktivitas Baru di Jakarta

3 Juli 2026 - 16:56 WIB

KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal

3 Juli 2026 - 07:33 WIB

Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah

3 Juli 2026 - 06:55 WIB

KAI Gandeng Jaring Esports Nusantara, Delapan Stasiun Disiapkan Jadi Digital Hub dan Arena Esports

2 Juli 2026 - 16:29 WIB

Tiket Diskon Kereta Libur Sekolah Laris, KAI Catat 1,24 Juta Pemesanan dengan Okupansi Tembus 105,75 Persen

2 Juli 2026 - 15:46 WIB

KAI Services Bekali Prama Prami dengan Teknik Sales untuk Dongkrak Penjualan Merchandise di Kereta

2 Juli 2026 - 15:40 WIB

Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026

2 Juli 2026 - 11:16 WIB

Trending di PERON