Menu

Mode Gelap
Transportasi Rel Kian Diminati, KAI Group Layani 214 Juta Pelanggan hingga Mei 2026 Laporan Dugaan PHK di Kebun Raya Bogor Dibantah Manajemen, Sebut Pekerja Berstatus Harian Lepas BNN dan Kementerian PPPA Siapkan Kolaborasi HANI dan Hari Anak Nasional 2026 Ribuan Massa Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa di Bundaran HI, Ayo Atur Perjalananmu Pelindo Regional 4 & Kejati Sulsel Perkuat Tata Kelola Perusahaan Percepat Pemeriksaan Petikemas, Bea Cukai, KSOP dan Pelindo Dukung Kelancaran Logistik Nasional

PERON

Transportasi Rel Kian Diminati, KAI Group Layani 214 Juta Pelanggan hingga Mei 2026

badge-check


 Transportasi Rel Kian Diminati, KAI Group Layani 214 Juta Pelanggan hingga Mei 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Mobilitas masyarakat Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas ekonomi, urbanisasi, dan perjalanan wisata domestik. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara sepanjang 2025 mencapai sekitar 1,2 miliar perjalanan, meningkat 17,55 persen dibanding tahun sebelumnya. Pertumbuhan mobilitas tersebut mendorong kebutuhan akan sistem transportasi yang mampu menghubungkan kawasan permukiman, pusat ekonomi, destinasi wisata, kawasan pendidikan, hingga bandar udara secara efisien dan berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, transportasi berbasis rel semakin berperan sebagai penghubung berbagai aktivitas masyarakat. Kereta api melayani perjalanan harian menuju tempat kerja dan sekolah, menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi antarkota, menyediakan akses menuju bandara, hingga mendukung perjalanan wisata ke berbagai daerah.

Kecenderungan tersebut tergambar pada kinerja KAI Group. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, KAI Group melayani 214.045.803 pelanggan, meningkat 7,20 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 sebanyak 199.663.907 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa pertumbuhan pelanggan tersebut menunjukkan semakin kuatnya peran transportasi berbasis rel dalam mendukung konektivitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

“Kereta api menjadi bagian dari aktivitas masyarakat setiap hari. Ada yang menggunakannya untuk bekerja, belajar, berbisnis, berwisata, maupun mengakses layanan transportasi lainnya. Konektivitas yang terus berkembang membuat perjalanan menjadi lebih mudah, efisien, dan dapat diandalkan,” ujar Anne.

Pertumbuhan pelanggan di berbagai layanan menunjukkan bahwa konektivitas berbasis rel semakin menjadi bagian dari pola mobilitas masyarakat modern. Perjalanan yang sebelumnya mengandalkan kendaraan pribadi kini semakin banyak beralih ke transportasi publik yang terintegrasi, terutama pada kawasan perkotaan dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi serta pada perjalanan antarkota dengan jarak menengah hingga jauh.

Kontributor terbesar berasal dari KAI Commuter yang melayani 169.047.494 pelanggan, meningkat 6,24 persen dibanding 159.111.614 pelanggan pada Januari–Mei 2025.

Dengan volume tersebut, KAI Commuter menjadi salah satu sistem angkutan massal berbasis rel terbesar di Asia Tenggara. Setiap hari layanan ini menghubungkan kawasan hunian dengan pusat pekerjaan, pendidikan, perdagangan, dan layanan publik di wilayah metropolitan Jakarta dan sekitarnya. Peran tersebut semakin penting seiring pertumbuhan kawasan penyangga yang mendorong meningkatnya kebutuhan perjalanan komuter setiap hari.

Di luar mobilitas harian, pertumbuhan perjalanan antarkota juga menunjukkan semakin kuatnya konektivitas antarwilayah. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, KA Jarak Jauh dan Lokal KAI melayani 24.372.733 pelanggan, meningkat 9,94 persen dibanding 22.168.570 pelanggan pada periode yang sama tahun lalu.

Arus perjalanan tersebut menghubungkan berbagai pusat ekonomi, kawasan industri, kota pendidikan, sentra perdagangan, hingga destinasi wisata yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera. Konektivitas ini turut mendukung pergerakan tenaga kerja, aktivitas usaha, serta pengembangan sektor pariwisata domestik.

Pada layanan perkotaan modern, LRT Jabodebek melayani 13.211.856 pelanggan, meningkat 23,16 persen dibanding 10.727.798 pelanggan pada Januari–Mei 2025.

Pertumbuhan pelanggan menunjukkan semakin kuatnya peran transportasi publik berbasis rel dalam mendukung mobilitas kawasan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. Integrasi dengan KRL, kereta api antarkota, layanan bus, serta kawasan transit oriented development (TOD) memperluas jangkauan perjalanan masyarakat dalam satu ekosistem transportasi yang saling terhubung.

Layanan yang menghubungkan masyarakat dengan transportasi udara juga terus bertumbuh. KAI Bandara melayani 2.905.389 pelanggan, meningkat 1,78 persen dibanding 2.854.707 pelanggan pada periode yang sama tahun sebelumnya dengan layanan KA Srilelawangsa di Medan dan KA YIA di Yogyakarta.

Keberadaan kereta api bandara memberikan pilihan perjalanan yang lebih pasti dari sisi waktu tempuh sekaligus mendukung kelancaran pergerakan penumpang menuju bandar udara di berbagai kota.

Sementara itu, KCIC melalui layanan Whoosh melayani 2.415.736 pelanggan, meningkat 1,43 persen dibanding 2.381.619 pelanggan pada Januari–Mei 2025.

Kereta cepat memperkuat hubungan ekonomi Jakarta dan Bandung yang selama ini menjadi dua simpul aktivitas utama di Indonesia. Akses yang lebih singkat mendorong mobilitas pelaku usaha, pekerja profesional, wisatawan, maupun masyarakat yang melakukan perjalanan pulang-pergi dalam satu hari.

Di wilayah timur Indonesia, KA Makassar–Parepare melayani 145.735 pelanggan, meningkat 25,48 persen dibanding 116.146 pelanggan pada periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin meningkatnya pemanfaatan layanan kereta api di Sulawesi Selatan. Kehadiran layanan ini mendukung akses masyarakat menuju pusat kegiatan ekonomi, kawasan pendidikan, layanan publik, hingga destinasi wisata yang berada di sepanjang lintas operasional.

Pada segmen perjalanan wisata, KAI Wisata mencatat pertumbuhan tertinggi dengan melayani 131.843 pelanggan, meningkat 72,78 persen dibanding 76.309 pelanggan pada Januari–Mei 2025.

Peningkatan tersebut sejalan dengan tren wisata domestik yang terus berkembang. Kereta api kini menjadi bagian dari pengalaman perjalanan itu sendiri. Layanan seperti Kereta Panoramic, Kereta Wisata, Kereta Istimewa, serta Compartment Suite menghadirkan pilihan perjalanan yang memberikan pengalaman berbeda bagi pelanggan.

Adapun LRT Sumsel melayani 1.815.017 pelanggan sepanjang Januari hingga Mei 2026. Sebagai sistem angkutan rel perkotaan pertama di Sumatera, LRT Sumsel berperan menghubungkan berbagai pusat aktivitas di Kota Palembang, mulai dari kawasan permukiman, pusat bisnis, perkantoran, perguruan tinggi, kompleks olahraga Jakabaring, hingga Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II. Konektivitas tersebut mendukung pergerakan masyarakat dengan waktu tempuh yang lebih terukur di tengah pertumbuhan aktivitas perkotaan.

Anne menambahkan bahwa peningkatan jumlah pelanggan KAI Group menunjukkan semakin luasnya peran transportasi berbasis rel dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat keterhubungan antarwilayah.

“Semakin terhubungnya layanan perkeretaapian memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat. KAI Group akan terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat integrasi antarmoda, dan menghadirkan konektivitas yang mendukung pertumbuhan ekonomi serta mobilitas nasional secara berkelanjutan,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dukung Target Nasional 2060, KAI Luncurkan Strategi Net Zero Emission

11 Juni 2026 - 20:41 WIB

Tingkatkan Kedisiplinan, KAI Services Gelar Pembinaan Security LRT Jabodebek

11 Juni 2026 - 20:17 WIB

Pelanggan Kereta Panoramic Naik 62 Persen, Tembus 79.933 Orang hingga Mei 2026

11 Juni 2026 - 16:49 WIB

Dongkrak Sektor UMKM dan Tani, KA Cikuray Kini Punya Kereta Khusus Petani-Pedagang

11 Juni 2026 - 14:59 WIB

Pangkas Emisi Sektor Transportasi, KAI Targetkan Nol Bersih pada 2060

11 Juni 2026 - 13:38 WIB

Media Briefing bertajuk "Strategi Kemitraan Iklim dan Dekarbonisasi Perkeretaapian Indonesia" di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Dukung Kelancaran Distribusi Energi Nasional

11 Juni 2026 - 06:40 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Bersih Lintas, Jaga Keselamatan Perjalanan Kereta Api dan Kelestarian Lingkungan

10 Juni 2026 - 18:20 WIB

KAI Daop 1 Jakarta lakukan giat bersih jalur rel KA untuk keselamatan KA dan kelestarian lingkungan. (Ist)

KAI Luncurkan Space by KAI, Bidik Optimalisasi Aset dan Pendapatan Non-Farebox Rp320 Miliar

10 Juni 2026 - 14:31 WIB

Executive Vice President of Sales KAI, Zuhril Alim bersama Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, saat pemaparan peluncuran resmi Space by KAI di Jakarta pada Rabu (10/6/2026).

KAI Launching Space by KAI, Permudah Investor Menemukan Aset Strategis di Seluruh Indonesia

10 Juni 2026 - 11:17 WIB

Launching Space by KAI di Jakarta pada Rabu (10/6/2026).

Angkutan Peti Kemas KAI Tumbuh 19,35 Persen, Dukung Kelancaran Distribusi Barang Nasional

10 Juni 2026 - 06:00 WIB

Trending di PERON