Menu

Mode Gelap
Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang Paradoks Lansia Indonesia: Menua dalam Jeratan Sektor Informal Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

SOSOK

Tu Sop: Arsitek Peradaban yang Memadukan Tasbih dan Perniagaan

badge-check


 Tu Sop: Arsitek Peradaban yang Memadukan Tasbih dan Perniagaan Perbesar

Oleh. Tgk Lah Buket Batee

_______

Wartatrans.com —- Jarang kita temukan sosok yang mampu mengawinkan kedalaman ilmu agama dengan ketajaman insting bisnis dalam satu tarikan napas pengabdian.

Di Aceh, sosok itu hadir pada diri Ayahanda Tu Sop Jeunieb (Tgk. Muhammad Yusuf A. Wahab).

Beliau adalah ulama multitalenta—pemimpin ruhani, pendidik, sekaligus penggerak kemandirian ekonomi umat. Sebagai pimpinan Dayah Babussalam Al-Aziziyah Jeunieb, Bireuen, Tu Sop tidak hanya mencetak santri yang alim, tetapi juga membangun ekosistem kemandirian yang nyata dan berkelanjutan.

1. Pelopor Kemandirian Ekonomi Umat
(Dikenal sebagai “Bapak Pengusaha”)
Tu Sop mendobrak stigma lama bahwa lembaga pendidikan agama harus selalu bergantung pada bantuan. Melalui payung usaha Yadara, beliau membuktikan bahwa dayah dapat berdiri tegak secara finansial, bahkan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Beberapa lini usaha yang dikembangkan antara lain:
Air Minum Le Yadara – Produk AMDK kebanggaan lokal.

Radio Yadara – Media dakwah dan edukasi yang menjangkau lintas lapisan.
Travel Yadara – Layanan transportasi dan perjalanan yang profesional dan amanah.

2. Penggerak Filantropi melalui BMU
Kepedulian sosial beliau terwujud melalui Barisan Muda Umat (BMU).

Organisasi ini menjadi motor penggerak aksi kemanusiaan: pembangunan rumah layak huni, bantuan kebencanaan, hingga penguatan solidaritas sosial.

BMU mengonsolidasikan energi anak muda untuk bergerak, bukan sekadar bersimpati.

3. Tokoh Inklusif dan Universal
Dengan kemampuan komunikasi yang hangat dan membumi, Tu Sop diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Beliau mampu berdiri di tengah-tengah:

Kalangan profesional, sebagai mitra diskusi yang visioner.

Anak muda, sebagai mentor yang menginspirasi dan membangkitkan keberanian bermimpi. Rakyat jelata, sebagai guru yang rendah hati dan mengayomi.

4. Orator dengan Pesan yang Menghujam
Setiap tausiyah beliau selalu dinanti dan dihadiri ribuan jemaah. Kekuatan utamanya bukan sekadar retorika, melainkan kejujuran hidup. Apa yang beliau sampaikan adalah apa yang beliau jalani—sehingga nasihatnya tidak hanya terdengar, tetapi menetap di sanubari.

Kini, sosok inspiratif itu telah berpulang ke haribaan-Nya. Namun api yang beliau nyalakan tidak boleh padam. Cara terbaik menghormati beliau bukan sekadar mengenang, melainkan meneruskan cita-citanya:
mandiri dalam ekonomi, peduli dalam sosial, dan lurus dalam akidah.

Ya Allah, tempatkan Guru kami, Tu Sop, di sisi terbaik-Mu. Ampunilah segala khilafnya, dan terimalah seluruh amal jariyahnya yang terus mengalir untuk umat ini. Amin.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mengintip Transformasi PELNI di Bawah Kepemimpinan Tri Andayani

19 Juni 2026 - 12:49 WIB

RUPS 2025: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

18 Juni 2026 - 09:04 WIB

Yusuf Kurniawan Raih Penghargaan Inspiring Frontliner of the Month KAI Services April 2026

26 Mei 2026 - 10:10 WIB

Rangga Titiswara Bangun Bisnis Kuliner dengan Fokus pada Pelayanan dan Pengembangan SDM

21 Mei 2026 - 22:01 WIB

Beby Salsabila, Duta Budaya Asia yang Menjembatani Bahasa dan Cerita

24 April 2026 - 16:54 WIB

Canda Jakarta dalam Goresan Munadi, Kartun Jadi Cermin Sosial di JAKARTUN 2026

22 April 2026 - 07:10 WIB

Trubus Pelukis Potret Kartini, Karya Lahir di Tengah Revolusi

21 April 2026 - 19:49 WIB

Nina Septiana Nugroho, Konsisten Dukung FORWAN

13 April 2026 - 21:08 WIB

Dirut InJourney Airports Terpilih jadi Anggota Dewan ACI Asia Pasifik dan Timur Tengah

12 April 2026 - 11:17 WIB

Pelukis Cilik Jakarta Siap Gelar Pameran, Terinspirasi Vincent van Gogh

9 April 2026 - 07:12 WIB

Trending di SENI BUDAYA