Menu ✖

Mode Gelap
KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎ KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar Peduli Lingkungan Sejak Dini, Terminal Teluk Lamong Edukasi Siswa tentang Pemilahan Sampah

WISATA

Wow, Indonesia Peringkat 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia

badge-check


 Wow, Indonesia Peringkat 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia Perbesar

Wartatrans.com, SINGAPURA – Wow, Indonesia kembali mencatatkan prestasi di tingkat global dengan meraih peringkat kedua sebagai Muslim-Friendly Destination of The Year dalam ajang Global Muslim Travel Index (GMTI) Awards 2026.

Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji mengatakan, pencapaian ini menegaskan semakin kuatnya posisi Indonesia sebagai destinasi wisata ramah muslim yang kompetitif di dunia.

“Pada pemeringkatan tahun ini, Indonesia berhasil naik tiga peringkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di posisi kelima pada 2025,” tutur Bayu saat menerima penghargaan di Balestier Ballroom, Aloft Singapore Novena, Kamis (18/6/2026).

Dia mengapresiasi CrescentRating dan Mastercard atas penyelenggaraan GMTI 2026 sekaligus mengungkapkan rasa bangga atas peningkatan peringkat Indonesia.

“Atas nama Kementerian Pariwisata RI, kami apresiasi CrescentRating dan Mastercard atas penyelenggaraan GMTI 2026. Indonesia berhasil meraih peringkat kedua sebagai Muslim-Friendly Destination of The Year, meningkat dari posisi kelima pada tahun lalu,” ujarnya.

Pemeringkatan GMTI menggunakan kerangka penilaian ACES (Access, Communication, Environment, and Services), yang mencakup 17 indikator.

Pada aspek Access, penilaian meliputi konektivitas, kemudahan persyaratan visa, serta infrastruktur transportasi.

Pada aspek Communication, penilaian mencakup kemampuan bahasa, promosi destinasi, serta tingkat kesadaran para pemangku kepentingan terhadap wisata ramah Muslim.

Sementara itu, aspek Environment menilai utilitas dasar, keamanan, keberlanjutan, serta faktor pendukung lainnya.

Adapun pada aspek Servis, indikator yang dinilai meliputi ketersediaan tempat ibadah atau masjid, pilihan makanan halal, fasilitas ramah Muslim di bandara, akomodasi yang mendukung kebutuhan wisatawan Muslim, hingga pengalaman wisata dan atraksi berbasis warisan budaya Islam.

“Secara keseluruhan, Indonesia memeroleh skor 79, menjadi capaian tertinggi sepanjang keikutsertaan Indonesia dalam GMTI,” kata Bayu.

Peningkatan ini mencerminkan konsistensi Indonesia dalam membangun ekosistem pariwisata ramah Muslim yang semakin berkualitas, inklusif, dan berdaya saing global.

Capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai program yang telah dijalankan Kementerian Pariwisata.

Antara lain penguatan sertifikasi halal bagi produk usaha mikro dan kecil di desa wisata, pengembangan 15 destinasi pariwisata ramah muslim melalui Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025 bekerjasama dengan Bank Indonesia, penguatan promosi destinasi melalui Indonesia.travel, penyusunan pedoman layanan dasar pariwisata ramah Muslim, serta penyusunan petunjuk teknis pengembangan destinasi pariwisata ramah Muslim.

Bayu optimistis Indonesia mampu terus meningkatkan kualitas layanan dan daya saing sehingga dapat kembali menempati posisi teratas pada pemeringkatan GMTI tahun mendatang.

“Kami optimistis dapat kembali meraih posisi sebagai ‘Muslim-Friendly Destination of The Year’ pada tahun depan,” ucapnya.

Prestasi ini menjadi dorongan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan destinasi yang nyaman, inklusif, dan berkualitas bagi wisatawan Muslim dari berbagai negara, sekaligus memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di pasar global. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur

29 September 2026 - 20:09 WIB

Presiden Prabowo Perangi Korupsi, Dua Tahun Pemerintahan: 118 Tersangka Ditetapkan KPK

28 September 2026 - 23:16 WIB

Dulu Markas Para Maestro, Rumah Bing Slamet Kini Jadi Museum

28 September 2026 - 11:47 WIB

SBY Terkesan dengan Giat Guruh Sukarno Putra Semasa Hidup

27 September 2026 - 05:19 WIB

Karhutla Kembali Terjadi di KM 3 Malakuli, Polisi dan Warga Berjibaku Padamkan Api

27 September 2026 - 05:13 WIB

Silaturahmi DPTD PKS Kabupaten Bogor: Memperkuat Militansi, Soliditas, dan Amanah Kader

26 September 2026 - 15:54 WIB

Catatan Kenangan Terakhir Wartatrans.com untuk Guruh Soekarno Putra

26 September 2026 - 09:01 WIB

Guruh Sukarnoputra Berpulang, Keluarga Besar Soekarno Mohon Doa

26 September 2026 - 07:22 WIB

Gelombang Pergantian dan Pengunduran Diri Pejabat Jadi Sorotan. Ada Apa dengan Aceh Tengah? 

26 September 2026 - 06:13 WIB

KAI Heritage Week 2026 Telusuri Jejak Awal Perkeretaapian Indonesia dari Semarang

26 September 2026 - 00:32 WIB

Trending di PERON