Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

JALUR

Ditjen Hubdat Gelar Bimtek Kompetensi Pengemudi Angkutan Barang

badge-check


 Bimtek Ditjen Hubdat Perbesar

Bimtek Ditjen Hubdat

Wartatrans.com, SURABAYA – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan terus berupaya meningkatkan keselamatan transportasi industri angkutan logistik.

Salah satunya dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Kompetensi Pengemudi Perusahaan Angkutan Barang Umum (Safety Driving).

Bimtek digelar di Politeknik Penerbangan Surabaya, Jawa Timur, 15-16 April 2026

Bimtek yang terselenggara atas kerja sama antara Direktorat Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan dengan PT Gaya Makmur Mobil (GMM) ini, diikuti 38 perusahaan angkutan barang, yang terdiri dari 58 pengemudi dan 20 perwakilan manajemen perusahaan.

“Kegiatan ini merupakan komitmen pemerintah bersama pelaku usaha dalam menjamin keselamatan industri angkutan barang yang dinilai berperan penting dalam perekonomian nasional,” tegas Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan, Yusuf Nugroho.

Industri angkutan barang berperan penting dalam perekonomian, tetapi data dari Korlantas menunjukkan 10% kecelakaan di jalan melibatkan angkutan barang.

Kecelakaan dapat memp
engaruhi perekonomian nasional karena korbannya mayoritas berusia produktif, menyebabkan kerusakan materil, dan mempengaruhi pelayanan jasa angkutan.

Menurutnya, faktor manusia memberikan kontribusi besar pada penyebab terjadinya kecelakaan.

“Maka perlu dilakukan upaya guna meningkatkan kompetensi pengemudi angkutan barang terutama kemampuan defensive pada keadaan darurat,” ucapnya.

Selain kemampuan pengemudi, perlu juga melakukan tata kelola keselamatan yang komprehensif dan terkoordinasi melalui Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum atau SMK-PAU.

Jadi kata dia, selain pengemudi, edukasi pentingnya pelaksanaan SMK-PAU juga diberikan kepada level manajemen perusahaan.

Para pengemudi yang mengikuti bimtek ini mendapatkan sejumlah materi yakni tata cara muat pengangkutan barang di jalan, keterampilan dan pemahaman pre-trip inspection.

Kemudian, dalam bimtek juga diberikan materi untuk klasifikasi dan identifikasi barang yang diangkut, kecakapan dan keterampilan mengemudi, defensive driving, hingga pemahaman peraturan dan regulasi yang berlaku.

“Peran dan dukungan manajemen perusahaan adalah hal yang tidak kalah penting. Harapannya seluruh perusahaan angkutan barang dapat menerapkan Standar Operasional Prosedur secara konsisten dan disesuaikan dengan regulasi pemerintah,” kata Yusuf.

Bimtek ini diharapkan pihak manajemen perusahaan dapat mengatur jam kerja pengemudi sesuai aturan yang berlaku.

Pengaturan jam kerja bagi pengemudi dinilai sebagai hal yang penting untuk mencegah kelelahan pada pengemudi sehingga dapat menekan potensi terjadinya kecelakaan dan fatalitas.

Selain mendapatkan materi secara teoritis, para peserta bimtek juga melaksanakan sesi praktik safety driving dan sesi wawancara dalam rangka penilaian untuk kompetensinya.

Yusuf pun berharap, dengan diadakannya bimtek safety driving yang berkelanjutan, pelayanan angkutan barang dapat berjalan lebih aman dan efisien.

“Melalui kegiatan ini, mari kita bekerjasama dan bersinergi mewujudkan pelayanan transportasi angkutan barang yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan. Kami juga berharap kegiatan ini dilakukan konsisten sehingga ke depannya dapat berdampak pada tingkat keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan,” tutup dia. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gempa M7,7 NTT, Jaringan Jalan Flores Terdampak

16 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Peringati Hari Kemerdekaan, Menhub Dudy Ajak Masyarakat Manfaatkan Tarif Spesial Angkutan Umum, cuma Rp8!

15 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Hanya Rp100 Ribu, DAMRI Hubungkan Grand Metropolitan Bekasi dengan Bandara Soekarno-Hatta

14 Agustus 2026 - 06:58 WIB

DAMRI Berbagi Pengalaman Pengelolaan Bus Listrik, Dorong Transportasi Hijau di Indonesia

14 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Molinas Ramaikan Pilihan bagi Pengguna Motor Listrik

14 Agustus 2026 - 04:44 WIB

Dukung Revalidasi UNESCO Global Geopark Ijen, DAMRI Hadirkan Layanan KSPN Kawah Ijen

12 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Pengamat: Penerapan Zero ODOL 2027, Akankah Sesuai Rencana?

11 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Trans Saijaan Resmi Beroperasi, DAMRI Siap Perkuat Konektivitas Transportasi di Kotabaru

11 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Berbasis Teknologi, Kemenhub Luncurkan ETLE HUB

10 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Kemenhub Catat hingga Agustus, 74,57% Kendaraan Angkutan Barang Patuhi Aturan

10 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Trending di JALUR