Menu

Mode Gelap
Diduga Kuat Truk Colt diesel Tanpa Nopol Mengangkut Minyak Mentah Ilegal Melintas dijalan Lintas Medan-Sumut Pejuang Agraria Desak Penyelesaian Konflik Hak Adat atas Tanah di Aceh Timur IPC TPK Peringati HUT ke-13 dengan Donor Darah, 128 Kantong Darah Terkumpul KA Lokal Kian Diminati, KAI Layani 4,6 Juta Pelanggan pada Semester I 2026 PTDI Relokasi ke Kertajati, Pemerintah Bidik Pasar Aviasi Rp2.200 Triliun Hari Keterampilan Pemuda Sedunia, KAI Perkuat Talenta Adaptif untuk Masa Depan Perkeretaapian

JALUR

Ditjen Hubdat Rampcheck di Pool Bus Rosalia Indah

badge-check


 Dirjen Hubdat di  Poll PO Rosalia Indah Perbesar

Dirjen Hubdat di Poll PO Rosalia Indah

Wartatrans.com, KARANGANYAR – Sebagai langkah mewujudkan angkutan natal dan tahun baru 2025/2026 yang selamat, aman dan nyaman, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mulai melakukan inspeksi keselamatan armada bus di lokasi pool bus.

Hal ini menjadi target penyelenggaraan nataru tahun ini.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menyaksikan langsung kegiatan rampcheck di pool PO Rosalia Indah, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (13/11/2025).

Dia apresiasi PO Rosalia Indah atas komitmennya dalam menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU).

“Bicara apapun, kalau sudah terjadi kecelakaan, pasti akan membawa reputasi perusahaan dan merugikan penumpang. Rosalia Indah telah mempraktikkan SMK PAU dengan baik, tidak hanya untuk syarat administrasi, ini jadi contoh operator yang patuh dan taat,” tutur Dirjen Aan.

Dia juga mengingatkan saat ini masih banyak operator yang mengabaikan aspek keselamatan dan hanya mengejar keuntungan. Menurutnya operator yang tidak mengutamakan keselamatan pada akhirnya akan ditinggalkan konsumen yang lebih memilih layanan aman dan nyaman.

Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum untuk memastikan kesiapan angkutan jelang libur periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

“Kami ingin memastikan kendaraan yang dioperasikan laik jalan dan berkeselamatan, untuk meminimalisir fatalitas kecelakaan,” imbuh Dirjen Aan.

Pentingnya pre-inspection atau pemeriksaan kendaraan sebelum operasional sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap keselamatan.

Hal itu juga telah dilakukan oleh PO Rosalia Indah sebagai komitmen dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan para penumpang.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Yusuf Nugroho melaporkan hasil rampcheck, yang dilakukan terhadap 11 unit armada Rosalia Indah pada hari ini.

Yusuf menilai PO Rosalia Indah berhasil menerapkan SMK PAU dengan baik sebagaimana yang telah diwajibkan oleh Kemenhub.

“Dari 11 unit, tujuh dinyatakan laik operasi, empat unit lainnya digantikan dengan armada baru yang surat-suratnya masih dalam proses. Ini adalah bukti nyata bahwa dengan menerapkan SMK PAU dengan baik, perusahaan justru dapat berkembang dan menambah investasi armada baru,” tutur Yusuf.

Dirjen Aan menambahkan, selain kelaikan kendaraan, peningkatan kompetensi SDM pengemudi juga menjadi faktor kunci untuk keselamatan para penumpang.

“Saya melihat Rosalia Indah sudah hadir dalam meningkatkan kompetensi pengemudi melalui pembinaan rutin. Ini sangat penting untuk menjaga performa dan keselamatan,” ucapnya

Sementara itu, Direktur Rosalia Indah FX Adimas Rosdian, menyatakan, selain memperhatikan kelaikan armada, pihaknya juga rutin memberikan edukasi kepada para karyawannya. Ini guna memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna bus.

“Salah satu persyaratan armada bisa beroperasi yakni kami lakukan inspeksi. Selain itu, kami juga rutin memberikan pengarahan dan pembinaan awak bus, kami pun rutin, terutama saat peak season, mengumpulkan seluruh awak bus untuk mendapat pengarahan yang melibatkan Dishub dan polisi,” katanya.

Ditjen Hubdat pun berharap apa yang dilakukan PO Rosalia Indah dapat menginspirasi operator bus lainnya untuk menjadikan keselamatan sebagai investasi utama dalam pengelolaan angkutan umum. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ditjen Hubdat Groundbreaking Charging Station BRT Cekungan Bandung

15 Juli 2026 - 17:10 WIB

Ada Agenda Besar, Kemenhub-Korlantas Polri Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

15 Juli 2026 - 09:47 WIB

Mulai Rp5.000 Saja, DAMRI Antar Wisatawan dari Kota Denpasar ke Desa Wisata Penglipuran

14 Juli 2026 - 20:22 WIB

Kemenhub Uji Coba Pengawasan ETLE, Ada 140.309 Pelanggaran Kendaraan Angkutan Barang

14 Juli 2026 - 19:58 WIB

Teka-teki Jalan Swadaya dan Ancaman Sistem Transportasi Nasional

13 Juli 2026 - 17:32 WIB

Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jepara, Kudus, dan Pati

13 Juli 2026 - 17:22 WIB

Kemenhub Sabet Penghargaan Indonesia Public Sector Initiative of the Year Transportation

10 Juli 2026 - 18:36 WIB

Jika Tarif Transjakarta Naik, Jakarta Terancam Hadapi Gelombang Kemacetan Baru

8 Juli 2026 - 00:39 WIB

Waduh! Kepatuhan Bus AKAP Masuk Terminal Hanya 57 Persen

6 Juli 2026 - 06:57 WIB

Ribuan Ojol Antre KPR DP 0%: Janji Gacor Perumahan Informal 

4 Juli 2026 - 06:31 WIB

Trending di EKOBIS