Menu ✖

Mode Gelap
Formas dan BNPB Bahas Uji Coba Kembali Cairan Penanggulangan Karhutla di Sumatera Selatan Syahrial Abadi, penggerak perjuangan Jalan dan Jembatan Tajuk Enang-Enang, berpulang Ditjen Hubdat Temukan Pelanggaran Bus AntarKota Didominasi Penyimpangan Trayek Jasa Raharja Pastikan Seluruh Korban Kecelakaan Truk di Bekasi Terjamin Santunan H. Fikri Hudi Oktiarwan Gelar Pendidikan Politik Kewarganegaraan, Diikuti 300 Peserta dari Berbagai Kecamatan di Kabupaten Bogor Festival Sastra Jakarta 2026, Perkuat Komunitas dan Regenerasi Sastrawan

JALUR

Ditjen Hubdat Temukan Pelanggaran Bus AntarKota Didominasi Penyimpangan Trayek

badge-check


 Pemeriksaan AKAP Perbesar

Pemeriksaan AKAP

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan konsisten melakukan pengawasan terhadap layanan bus antarkota  (AKAP dan AKDP) di 115 Terminal Tipe A seluruh Indonesia.

Berdasarkan data hasil rekapitulasi pengawasan periode 1 Januari s/d 30 Oktober 2026, pelanggaran penyimpangan trayek masih mendominasi.

Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan menjelaskan, dari 3.158.517 kali perjalanan kendaraan berangkat di terminal tipe A, terdapat 1.760.258 kali perjalanan (55,73%) terindikasi melakukan pelanggaran dan 1.398.259 kali perjalanan (44,27%) tidak melanggar.

Sedangkan dari 3.283.247 kali perjalanan kendaraan yang datang di terminal tipe A, sebanyak 1.818.204 kali perjalanan (55,38%) terindikasi melakukan pelanggaran serta sebanyak 1.465.043 kali perjalanan (44,62%) memenuhi persyaratan administratif dan teknis laik jalan.

“Masih terdapat lebih dari 1,7 juta kali perjalanan keberangkatan yang terindikasi melakukan pelanggaran dan pelanggaran terbanyak yakni penyimpangan trayek sebanyak 1.066.441 kali. Sementara ada lebih dari 1,8 juta kali perjalanan bus yang datang di terminal tipe A  juga melakukan pelanggaran, dengan jumlah pelanggaran penyimpangan trayek mencapai 1.073.361 kali melanggar,” jelas Aan di Jakarta, Senin (2/11/2026).

Aan juga mengungkap, petugas menemukan jenis pelanggaran lainnya selain penyimpangan trayek, yaitu pelanggaran masa berlaku kartu izin penyelenggaraan angkutan atau kartu pengawasan (KPS) serta pelanggaran masa berlaku uji berkala (BLUe/KIR).

Pada kendaraan yang berangkat, tercatat 450.934 kali pelanggaran masa berlaku dokumen uji berkala (BLUe/KIR) yang kedaluwarsa, dan 768.132 kali pelanggaran masa berlaku KPS yang sudah kedaluwarsa.

Kemudian pada kendaraan yang datang, ada  497.558 kali pelanggaran masa berlaku uji berkala (BLUe) yang kedaluwarsa, serta 827.984 kali pelanggaran masa berlaku KPS yang sudah tidak aktif.

“Hasil pengawasan yang rutin kami lakukan ini tidak hanya untuk mendeteksi adanya pelanggaran tetapi juga sebagai justifikasi kami untuk mengevaluasi dan mendorong operator atau PO-PO tersebut supaya lebih tertib untuk menjamin keselamatan pelayanan. Kami ingin para operator betul-betul menerapkan prinsip layanan angkutan yang berkeselamatan,” katanya.

Dia mengimbau seluruh operator bus  untuk memastikan setiap kendaraan yang beroperasi mematuhi trayek yang telah ditetapkan.

Selain itu, para operator juga wajib memenuhi persyaratan administratif maupun teknis laik jalan, serta memastikan pengemudi dan awak kendaraan dalam kondisi yang prima.

Ia menilai kepatuhan terhadap trayek dan kelengkapan administrasi kendaraan merupakan bagian penting dalam memastikan layanan angkutan umum berjalan sesuai ketentuan.

Hal tersebut untuk menjamin keselamatan bagi masyarakat sebagai penumpang ataupun pengguna jalan lainnya.

“Ke depannya kami akan terus memanfaatkan dan mengoptimalkan penggunaan aplikasi Terminal Online System (TOS) untuk memperkuat pengawasan dan melakukan evaluasi kepatuhan operator bus. Harapannya, dengan upaya ini dapat mendorong peningkatan kepatuhan sekaligus menjaga kualitas layanan angkutan umum yang berkeselamatan untuk masyarakat,” pungkasnya. (omy)

 

Baca Lainnya

Truk Molen Diduga Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi, 6 Orang Tewas

1 November 2026 - 21:42 WIB

Jelang Libur Nataru, Menhub Dudy Instruksikan Rampcheck Seluruh Moda Transportasi

31 Oktober 2026 - 10:59 WIB

BRI Life Dukung Literasi & Gerakan Road Safety di Kalangan Mahasiswa

30 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Menhub Dudy Dorong USABC Investasi di Sektor Transportasi

30 Oktober 2026 - 11:03 WIB

APGLI Ajak Pelaku Industri Angkutan Logistik Makin Ramah Lingkungan

30 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Saat Anak Hendak Bepergian, Share My Ride Grab Pilihan Tepat

30 Oktober 2026 - 08:54 WIB

3 Fokus Utama Jasa Raharja Hadapi Libur Nataru

28 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Peringati Sumpah Pemuda, DAMRI Mataram Dorong Kepedulian Lingkungan lewat Tanam Pohon

28 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Melalui Kolaborasi Bersama Stakeholders, Ditjen Hubdat Perkuat Budaya Keselamatan

28 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Begini Langkah Strategi Ditjen Hubdat Hadapi Libur Nataru

27 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Trending di JALUR