Wartatrans.com, JAKARTA – Hubungan erat antara Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia dan Indonesia Drum & Perkusi Festival (IDPFEST) telah terjalin selama satu dekade. Selama kurun waktu tersebut, FORWAN menjadi salah satu mitra yang konsisten mendukung perjalanan festival drum dan perkusi terbesar di Indonesia itu sejak masih dalam tahap pengembangan hingga menjadi ajang bergengsi yang dikenal luas saat ini.
Ketua Umum FORWAN Indonesia, Sutrisno Buyil, mengungkapkan rasa syukurnya karena FORWAN dan IDPFEST dapat tumbuh bersama dalam membangun ekosistem musik, khususnya di bidang drum dan perkusi.

“Alhamdulillah, kami bisa menyaksikan langsung perjalanan IDPFEST dari awal hingga berkembang menjadi festival besar seperti sekarang. FORWAN selalu memberikan dukungan karena kami melihat dedikasi dan perjuangan Mas Ekki Soekarno dalam membesarkan acara ini,” ujar Buyil ketika di temui awak media di Warung Seblak Gacor Prasmanan Cilangkap Jakarta Timur Jumat (12/6/2026)
Menurut Buyil, setiap kali panitia IDPFEST mengajak FORWAN untuk terlibat dalam penyelenggaraan festival, pihaknya selalu menyambut positif ajakan tersebut. Baginya, kerja sama yang terjalin selama bertahun-tahun bukan sekadar hubungan profesional, melainkan juga bagian dari komitmen bersama untuk memajukan dunia musik Indonesia.
“Mas Ekki tidak pernah melupakan perjalanan yang sudah kami lalui bersama. FORWAN ikut mengawal, mendokumentasikan, dan menyebarluaskan perkembangan IDPFEST dari tahun ke tahun. Karena itu, kami merasa bangga ketika terus dilibatkan dalam setiap penyelenggaraannya,” katanya.
Di sisi lain, pendiri sekaligus penggagas IDPFEST, Ekki Soekarno, memberikan apresiasi tinggi kepada FORWAN yang dinilainya memiliki peran penting dalam perjalanan festival tersebut.
Ia menegaskan bahwa dukungan media, khususnya FORWAN, menjadi salah satu faktor yang membantu IDPFEST dikenal lebih luas oleh masyarakat dan komunitas musik di Indonesia.
“FORWAN adalah organisasi wartawan yang selalu mendukung dan mengawal perjalanan IDPFEST sejak masih merintis. Mereka menjadi saksi bagaimana festival ini bertumbuh hingga seperti sekarang. Karena itu, sudah sepatutnya kami terus mengajak FORWAN untuk berjalan bersama,” ujar Ekki.
Dengan penuh haru, Ekki berharap sinergi yang telah terjalin selama sepuluh tahun itu dapat terus berlanjut di masa mendatang. Menurutnya, kolaborasi antara pelaku industri kreatif dan media merupakan kunci penting dalam menjaga keberlangsungan sebuah event seni dan budaya.
Perayaan Satu Dejadi IDPFEST akan digelar di Taman Ismail Marzuki Jakarta pada 4-6 September 2026. Dan menurut Buyil, komitmen yang terbangun antara FORWAN dan IDPFEST menjadi bukti bahwa kolaborasi yang konsisten dapat melahirkan dampak besar. Dari sebuah festival yang dirintis dengan penuh perjuangan, IDPFEST kini menjelma menjadi salah satu ajang drum dan perkusi paling bergengsi di Indonesia, dengan FORWAN tetap setia menjadi bagian dari perjalanan panjang tersebut.
(Buyil)



























