Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

SENI BUDAYA

Gelas Merah, Band Pop SMA Asal Jakarta Siap Unjuk Gigi di Band Academy Indosiar

badge-check


 Gelas Merah, Band Pop SMA Asal Jakarta Siap Unjuk Gigi di Band Academy Indosiar Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Grup band muda asal Jakarta, Gelas Merah, siap mencuri perhatian publik musik Tanah Air lewat penampilan perdananya di ajang pencarian bakat Band Academy yang tayang langsung di stasiun televisi Indosiar, Rabu (13/5/2026) malam.

Band yang digawangi enam pelajar SMA ini menjadi salah satu peserta yang diperhitungkan dalam kompetisi tersebut. Dengan mengusung genre pop modern yang enerjik, Gelas Merah membawa semangat anak muda yang kreatif sekaligus penuh prestasi.

Melalui unggahan video di akun Instagram resmi mereka beberapa jam sebelum tampil, para personel Gelas Merah mengajak masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan.

“Hai-hai Indonesia, kami Gelas Merah perwakilan dari grup 4 Top 5 Band Academy dari Jakarta Selatan. Genre musik kami pop, jangan lupa doakan supaya kami bisa tampil keren dan menghibur,” ujar Kila, sang vokalis.

Mereka juga mengajak penggemar menyaksikan penampilan secara langsung melalui siaran televisi maupun platform digital Vidio.

Band yang bermarkas di BRO’s Studio kawasan Cilandak, Jakarta Selatan itu sebelumnya telah dikenal di kalangan pentas seni (pensi) SMA Jabodetabek. Nama Gelas Merah mulai mencuri perhatian setelah kerap tampil dan menjuarai sejumlah festival band pelajar.

Meski baru terbentuk pada 2 April 2025, Gelas Merah telah menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Kompetisi Kresikars Reborn 2025. Capaian itu menjadi pijakan awal mereka menembus industri musik nasional.

Masing-masing personel Gelas Merah juga memiliki latar musikal yang kuat. Kila, vokalis yang masih duduk di kelas 10 SMAN 34 Jakarta, aktif sebagai anggota inti paduan suara sekolah yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional.

Fio, pemain saxophone dari SMA Plus Pembangunan Jaya, berpengalaman tampil di berbagai festival musik dan acara hiburan. Ia juga mengoleksi sejumlah penghargaan, di antaranya Juara 1 Kresikars Reborn dan Juara 3 FLS2N Kota Tangerang.

Sementara Maliq, keyboardis asal SMAN 70 Jakarta, dikenal aktif di berbagai panggung pensi dan pernah membawa band sebelumnya meraih Juara 2 lomba band tingkat Provinsi DKI Jakarta.

Di posisi gitar, Juna turut memperkuat karakter musikal Gelas Merah lewat pengalaman tampil di berbagai festival sekolah. Adapun Bonie, pemain bas dari SMA Santa Theresia Jakarta, dikenal multitalenta karena juga menguasai drum dan piano.

Sosok yang tak kalah mencuri perhatian adalah Itab di posisi drum. Pelajar SMAN 12 Kota Tangerang itu memiliki deretan prestasi panjang di kompetisi drum nasional, mulai dari Yupi Good Talent 2025 hingga Gilang Ramadhan Drum Competition 2024.

Sebagai band pendatang baru, Gelas Merah dinilai memiliki kualitas yang tidak biasa. Perpaduan kemampuan musikal, pengalaman panggung, serta semangat kolektif anak muda menjadi modal penting mereka bersaing di industri hiburan.

Nama “Gelas Merah” sendiri memiliki filosofi mendalam. Gelas dimaknai sebagai wadah bertukar ide dan kreativitas bermusik antarpersonel. Sedangkan warna merah melambangkan keberanian dan semangat saat tampil di atas panggung.

Penampilan malam ini menjadi momentum penting bagi Gelas Merah untuk membuktikan kemampuan mereka di hadapan pemirsa nasional. Kehadiran mereka di Band Academy sekaligus menandai lahirnya generasi baru band pop pelajar yang siap berbicara lebih jauh di blantika musik Indonesia.*** (Dulloh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peserta PPN XIV Asal Maluku: Aceh Tinggalkan Kesan Mendalam, Sastra Tak Akan Hilang Selama Kata-kata Menjadi Jalan Kemanusiaan

2 Juli 2026 - 11:12 WIB

Yuli Riban, Perupa yang Mengabdikan Seni untuk Anak-anak Disabilitas

2 Juli 2026 - 11:02 WIB

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

2 Juli 2026 - 10:56 WIB

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Pelepasan Peserta PPN XIV di Bandara SIM, Panitia Pastikan Misi Sastra dan Budaya Aceh Terus Berlanjut

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Di SagoeTV Putra Gara dan Salman Yoga Bahas Masa Depan Sastra Aceh

29 Juni 2026 - 19:17 WIB

Djamal Syarif Buka Malam Penutupan PPN XIV Aceh dengan Pembacaan Puisi

28 Juni 2026 - 22:03 WIB

Nyakman Lamjame Apresiasi Film Keumalahayati, Namun Judul “Pasukan 1000 Janda” Perlu Dikaji Kembali

28 Juni 2026 - 19:52 WIB

Jose Rizal Manua Dukung Keberatan Seniman Aceh atas Judul Film Malahayati: Pasukan 1000 Janda

28 Juni 2026 - 15:56 WIB

Yatti Surachman Tagih Janji Pembeli Rumah, Sisa Pelunasan Rp45 Juta Belum Dibayar

28 Juni 2026 - 14:29 WIB

Trending di SENI BUDAYA