Menu

Mode Gelap
Nucke Rahma SH, Novelis Kondang Siap Jadi Narasumber Ngobrol Santai Bareng Kartini Seni, Musik dan Film 2026 Penumpang Stasiun Lampegan Naik pada Triwulan I 2026 KAI Services Resmikan Laboratorium QC di Dapur Manggarai Mahasiswa FH Unsyiah Perdalam Peran Advokat dalam Perkara Narkotika Jelang Moot Court Competition XI Penumpang KA Malabar Naik 39,9 Persen pada Triwulan I 2026 Jembatan Pulo Sange dalam Perbaikan, Warga Harap Dukungan Pemerintah Provinsi

JALUR

Jembatan Pulo Sange dalam Perbaikan, Warga Harap Dukungan Pemerintah Provinsi

badge-check


 Jembatan Pulo Sange dalam Perbaikan, Warga Harap Dukungan Pemerintah Provinsi Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH – Akses transportasi masyarakat di kawasan Pulo Sange, Kabupaten Aceh Tengah, saat ini tengah mengalami perbaikan pada salah satu jembatan penghubung utama.Proses pengerjaan yang berlangsung pada Sabtu (18/4/2026) diharapkan dapat segera rampung agar kembali bisa dilalui kendaraan.

Berdasarkan informasi dari warga setempat, perbaikan jembatan tersebut sudah memasuki tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. “Saat ini jembatan sedang diperbaiki, mudah-mudahan hari ini selesai dan bisa kembali dilalui kendaraan,” ujar warga yang menjadi narasumber dalam laporan ini.

Jembatan tersebut memiliki peran penting sebagai penghubung antarwilayah desa di Aceh Tengah, khususnya dalam menunjang mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian yang menjadi sektor utama di daerah dataran tinggi Gayo ini. Aktivitas warga, mulai dari akses ke kebun hingga distribusi komoditas seperti kopi dan hortikultura, sangat bergantung pada kelancaran jalur ini.

Kondisi geografis Aceh Tengah yang berbukit dan dilintasi aliran sungai menjadikan infrastruktur jembatan sebagai elemen vital. Kerusakan pada jembatan kerap berdampak langsung pada terhambatnya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Warga berharap perbaikan yang dilakukan saat ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat ditingkatkan menjadi pembangunan permanen dengan kualitas yang lebih baik. Mereka juga meminta perhatian dari Pemerintah Provinsi Aceh sebagai penanggung jawab jalan provinsi.

“Kami berharap ke depan pihak provinsi bisa membantu perbaikan yang lebih maksimal, agar jembatan ini lebih kuat dan tidak cepat rusak,” tambahnya.

Perbaikan jembatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan di Aceh Tengah, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dan perekonomian lokal tetap terjaga.*** (Jasa/Agam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenhub Evaluasi Angkutan Lebaran di Bali

18 April 2026 - 07:22 WIB

AISMOLI Sebut Sodium Ion Pas untuk Baterai Kendaraan Listrik di Indonesia

17 April 2026 - 17:57 WIB

Ditjen Hubdat Gelar Bimtek Kompetensi Pengemudi Angkutan Barang

17 April 2026 - 09:00 WIB

Instran Bahas Akselerasi Elektrifikasi Transportasi Publik dan Industri melalui FGD

15 April 2026 - 15:41 WIB

Keselamatan Angleb Meningkat, DPR Apresiasi Kemenhub

14 April 2026 - 08:00 WIB

Transformasi Pengawasan Kendaraan ODOL melalui Digitalisasi

13 April 2026 - 13:09 WIB

Kecelakaan Berulang di Silayur, Wali Kota Semarang Menyalahkan Tata Ruang dan Ujungnya Pengadaan Proyek

11 April 2026 - 12:28 WIB

Menhub Dudy Nyatakan Angkutan Lebaran 2026 Berjalan Baik

10 April 2026 - 08:41 WIB

Presiden Prabowo Mengaku Tengah Membentuk Perusahaan Sedan Listrik 

9 April 2026 - 18:04 WIB

Menhub Dudy: Percepatan Pembangunan Transportasi Pariwisata Bali Disinergikan

8 April 2026 - 17:33 WIB

Trending di ANJUNGAN