Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Pelabuhan Bersih dan Bebas Pungli, IPC TPK Bersama Mitra Operasional Deklarasikan Komitmen Bersama Kemenhub dan TNI AD Kerja Sama Pemanfaatan Aset Negara di Bandara Kalimarau Hari Santri Nasional 2026, H. Fikri Hudi Oktiarwan Ajak Santri Teguhkan Khittah Kebangsaan dan Perkuat Persatuan HUT ke-6 Meruorah Komodo Labuan Bajo, Ada Semangat Kebersamaan dan Kolaborasi Kemenhub-Polri Perkuat Sinergi dan Kolaborasi di Sektor Transportasi Para Pakar Bicara Blok Andaman Berpotensi Gerus Kewenangan Khusus Aceh

JALUR

Jembatan Pulo Sange dalam Perbaikan, Warga Harap Dukungan Pemerintah Provinsi

badge-check


 Jembatan Pulo Sange dalam Perbaikan, Warga Harap Dukungan Pemerintah Provinsi Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH – Akses transportasi masyarakat di kawasan Pulo Sange, Kabupaten Aceh Tengah, saat ini tengah mengalami perbaikan pada salah satu jembatan penghubung utama.Proses pengerjaan yang berlangsung pada Sabtu (18/4/2026) diharapkan dapat segera rampung agar kembali bisa dilalui kendaraan.

Berdasarkan informasi dari warga setempat, perbaikan jembatan tersebut sudah memasuki tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. “Saat ini jembatan sedang diperbaiki, mudah-mudahan hari ini selesai dan bisa kembali dilalui kendaraan,” ujar warga yang menjadi narasumber dalam laporan ini.

Jembatan tersebut memiliki peran penting sebagai penghubung antarwilayah desa di Aceh Tengah, khususnya dalam menunjang mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian yang menjadi sektor utama di daerah dataran tinggi Gayo ini. Aktivitas warga, mulai dari akses ke kebun hingga distribusi komoditas seperti kopi dan hortikultura, sangat bergantung pada kelancaran jalur ini.

Kondisi geografis Aceh Tengah yang berbukit dan dilintasi aliran sungai menjadikan infrastruktur jembatan sebagai elemen vital. Kerusakan pada jembatan kerap berdampak langsung pada terhambatnya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Warga berharap perbaikan yang dilakukan saat ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat ditingkatkan menjadi pembangunan permanen dengan kualitas yang lebih baik. Mereka juga meminta perhatian dari Pemerintah Provinsi Aceh sebagai penanggung jawab jalan provinsi.

“Kami berharap ke depan pihak provinsi bisa membantu perbaikan yang lebih maksimal, agar jembatan ini lebih kuat dan tidak cepat rusak,” tambahnya.

Perbaikan jembatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan di Aceh Tengah, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dan perekonomian lokal tetap terjaga.*** (Jasa/Agam)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pengembangan Terminal Purabaya dan Betan Subing Ditawarkan Kemenhub Melalui KPBU

20 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Sewa Bus DAMRI, Pilihan Tepat untuk Perjalanan Bersama yang Nyaman

19 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Raperda Jatim Kejar Integrasi Angkutan Umum

19 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Kecelakaan Hiace vs Truk di Tol Ngawi-Kertosono KM 616 A, Jasa Raharja Jamin Asuransi Seluruh Korban

19 Oktober 2026 - 15:40 WIB

DAMRI Sampaikan Permohonan Maaf Atas Potensi Gangguan Perjalanan Akibat Kelangkaan BBM

19 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Mari Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri

19 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Pengawasan Kendaraan ODOL di Pelabuhan Tanjung Perak Diperkuat

18 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Pendapatan Non-Tol Jasa Marga Tumbuh 17,62%

17 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali

16 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Platform Time Out Sebut Penumpang LRT Jakarta Juli 2026 Turun 6,81%

15 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Trending di JALUR