Wartatrans.com, ACEH TENGAH – Akses transportasi masyarakat di kawasan Pulo Sange, Kabupaten Aceh Tengah, saat ini tengah mengalami perbaikan pada salah satu jembatan penghubung utama.Proses pengerjaan yang berlangsung pada Sabtu (18/4/2026) diharapkan dapat segera rampung agar kembali bisa dilalui kendaraan.
Berdasarkan informasi dari warga setempat, perbaikan jembatan tersebut sudah memasuki tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. “Saat ini jembatan sedang diperbaiki, mudah-mudahan hari ini selesai dan bisa kembali dilalui kendaraan,” ujar warga yang menjadi narasumber dalam laporan ini.

Jembatan tersebut memiliki peran penting sebagai penghubung antarwilayah desa di Aceh Tengah, khususnya dalam menunjang mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian yang menjadi sektor utama di daerah dataran tinggi Gayo ini. Aktivitas warga, mulai dari akses ke kebun hingga distribusi komoditas seperti kopi dan hortikultura, sangat bergantung pada kelancaran jalur ini.
Kondisi geografis Aceh Tengah yang berbukit dan dilintasi aliran sungai menjadikan infrastruktur jembatan sebagai elemen vital. Kerusakan pada jembatan kerap berdampak langsung pada terhambatnya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Warga berharap perbaikan yang dilakukan saat ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat ditingkatkan menjadi pembangunan permanen dengan kualitas yang lebih baik. Mereka juga meminta perhatian dari Pemerintah Provinsi Aceh sebagai penanggung jawab jalan provinsi.
“Kami berharap ke depan pihak provinsi bisa membantu perbaikan yang lebih maksimal, agar jembatan ini lebih kuat dan tidak cepat rusak,” tambahnya.
Perbaikan jembatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan di Aceh Tengah, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dan perekonomian lokal tetap terjaga.*** (Jasa/Agam)





























