Menu

Mode Gelap
Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan AS, Peluang Pasar Ekspor Makin Terbuka Hunian Manggarai Resmi Dibangun, Sediakan 3.784 Unit Rumah Terjangkau Terintegrasi Transportasi Groundbreaking Hunian Manggarai: KAI Terget Rumah Terjangkau di Tengah Kota Siap 18 Bulan Kemenhub Perkuat Pengelolaan Keuangan 2026 Cek PG4N bagi 100 Pegawai, BKKP dan KSOP Banten Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih Narkoba IEE 2026: Industri Baterai Dikejar Kesiapan Energi dan Teknologi

JALUR

Jembatan Pulo Sange dalam Perbaikan, Warga Harap Dukungan Pemerintah Provinsi

badge-check


 Jembatan Pulo Sange dalam Perbaikan, Warga Harap Dukungan Pemerintah Provinsi Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH – Akses transportasi masyarakat di kawasan Pulo Sange, Kabupaten Aceh Tengah, saat ini tengah mengalami perbaikan pada salah satu jembatan penghubung utama.Proses pengerjaan yang berlangsung pada Sabtu (18/4/2026) diharapkan dapat segera rampung agar kembali bisa dilalui kendaraan.

Berdasarkan informasi dari warga setempat, perbaikan jembatan tersebut sudah memasuki tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. “Saat ini jembatan sedang diperbaiki, mudah-mudahan hari ini selesai dan bisa kembali dilalui kendaraan,” ujar warga yang menjadi narasumber dalam laporan ini.

Jembatan tersebut memiliki peran penting sebagai penghubung antarwilayah desa di Aceh Tengah, khususnya dalam menunjang mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian yang menjadi sektor utama di daerah dataran tinggi Gayo ini. Aktivitas warga, mulai dari akses ke kebun hingga distribusi komoditas seperti kopi dan hortikultura, sangat bergantung pada kelancaran jalur ini.

Kondisi geografis Aceh Tengah yang berbukit dan dilintasi aliran sungai menjadikan infrastruktur jembatan sebagai elemen vital. Kerusakan pada jembatan kerap berdampak langsung pada terhambatnya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Warga berharap perbaikan yang dilakukan saat ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat ditingkatkan menjadi pembangunan permanen dengan kualitas yang lebih baik. Mereka juga meminta perhatian dari Pemerintah Provinsi Aceh sebagai penanggung jawab jalan provinsi.

“Kami berharap ke depan pihak provinsi bisa membantu perbaikan yang lebih maksimal, agar jembatan ini lebih kuat dan tidak cepat rusak,” tambahnya.

Perbaikan jembatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan di Aceh Tengah, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dan perekonomian lokal tetap terjaga.*** (Jasa/Agam)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

DAMRI Hadirkan Promo Tarif Rp50.000 untuk Layanan Blok M–Bandara Soekarno-Hatta

20 Agustus 2026 - 20:24 WIB

DAMRI Hadirkan Promo Cashback SPayLater selama Bulan Agustus 2026

20 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Pascagempa NTT, DAMRI Pastikan Layanan Tetap Berjalan dan Dukung Distribusi Logistik

19 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Bantu Penanganan Pascagempa NTT, Ditjen Hubdat Optimalkan Angkutan Penyeberangan

19 Agustus 2026 - 07:52 WIB

Perpres Ojol Masuk Tahap Final, Aturan Tarif hingga Pengantaran Barang dan Makanan Segera Terbit

18 Agustus 2026 - 20:36 WIB

FIFGROUP Dukung Lintangnusa Kibarkan Merah Putih dan Bawa Semangat Optimisme

18 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Menata Ulang Konektivitas Jawa–Sumatera: Urgensi UU Sistranas

18 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Menimbang Motor Listrik Nasional, Antara Transisi Energi, Risiko Kemacetan, dan Keselamatan Jalan

18 Agustus 2026 - 06:40 WIB

Gempa M7,7 NTT, Jaringan Jalan Flores Terdampak

16 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Peringati Hari Kemerdekaan, Menhub Dudy Ajak Masyarakat Manfaatkan Tarif Spesial Angkutan Umum, cuma Rp8!

15 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Trending di JALUR