Menu

Mode Gelap
Menteri Trenggono Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya Konawe GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari Hari Kemerdekaan! Ongkos Cuma Rp8 Naik MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL dan Busway Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe

JALUR

Kemenhub Fokus Antisipasi Cuaca Ekstrem & Kemacetan di Jalur Semarang

badge-check


 Dirjen Aan pimpin rapat persiapan Nataru Perbesar

Dirjen Aan pimpin rapat persiapan Nataru

Wartatrans.com, KENDAL – Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan mengatakan, salah satu fokus utama penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) adalah antisipasi cuaca ekstrem.

Ini akan berpotensi menimbulkan banjir terutama di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Ini menjadi perhatian karena curah hujan yang tinggi dan banjir berpotensi menimbulkan kemacetan panjang di titik-titik rawan.

“Berdasarkan prediksi BMKG, puncak musim hujan akan terjadi pada Desember hingga Januari. Semarang memiliki karakteristik unik karena banjir bisa datang dari laut (banjir rob) maupun darat (karena hujan), sehingga perlu antisipasi yang serius,” jelas Aan saat Rapat Persiapan Nataru di Kantor Jasamarga Semarang Batang, Jawa Tengah, Kamis (13/11/2025).

Dia menegaskan, bila tidak dilakukan antisipasi secara serius, jalur arteri di wilayah Semarang dan sekitarnya akan sangat rawan terhadap kepadatan, terutama ketika terjadi hujan deras atau banjir.

Kondisi tersebut, lanjutnya, dapat mengganggu kelancaran lalu lintas selama masa libur Nataru.

“Soal cuaca tolong jadi atensi mengingat terbatasnya jalur alternatif ketika terjadi banjir dan hujan secara bersamaan,” ucapnya.

Rekayasa Lalu Lintas dan Optimalisasi Rest Area

Tidak hanya soal cuaca, rekayasa lalu lintas juga jadi perhatian khusus. Aan meminta dilakukan skema yang dapat mengurai kepadatan jika terjadi di ruas jalan tol.

“Rekayasa lalu lintas silakan koordinasi dengan seluruh stakeholder, lebih baik dilakukan daripada tidak sama sekali. Seperti pengalihan arus dari Kalikangkung ke Wleri, silakan koordinasikan penanganannya,” katanya.

Dia juga meminta antisipasi penanganan lalu lintas di wilayah aglomerasi wisata. Seperti masyarakat dari Semarang ke Bandungan, Solo, atau Yogyakarta, yang biasanya memadati ruas jalan tol, terutama di masa libur Nataru.

“Prediksi dan dari pengalamanan sebelumnya, saat Nataru kebanyakan orang pergi ke tempat wisata, berangkat pagi pulang sore. Tolong diantisipasi betul, untuk dilakukan rekayasa lalu lintas, terutama di wilayah aglomerasi,” ungkap Aan.

Sementara itu terkait rest area, lanjut Aan, perlu juga disiapkan skema rekayasa lalu lintas di dalamnya guna mencegah antrean yang dapat membebani jalan tol, sekaligus mengatasi titik-titik rawan kepadatan seperti di Rest Area 424B di Ruas Jalan Tol Semarang.

“Rekayasa lalu lintas di rest area tolong koordinasikan dengan pengelola. Tetap cari solusi untuk mengatasi penumpukan kendaraan di area tersebut dan jangan sampai jadi sumber kemacetan,” pungkasnya.

Dengan langkah-langkah komprehensif tersebut, Ditjen Hubdat yakin pelayanan angkutan selama periode Nataru dapat berjalan lancar dan sukses.

Turut hadir dalam kegiatan ini Dirut Jasamarga Semarang Batang Nasrullah; Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi; perwakilan Dishub Prov. Jawa Tengah; Direktur Lalu Lintas Jalan, Rudi Irawan; Direktur Saran6 dan Keselamatan Transportasi Jalan Yusuf Nugroho; Direktur Prasarana Transportasi Jalan Toni Tauladan; Kepala BPTD Kelas I Jawa Tengah Lilik Handoyo. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gempa M7,7 NTT, Jaringan Jalan Flores Terdampak

16 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Peringati Hari Kemerdekaan, Menhub Dudy Ajak Masyarakat Manfaatkan Tarif Spesial Angkutan Umum, cuma Rp8!

15 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Hanya Rp100 Ribu, DAMRI Hubungkan Grand Metropolitan Bekasi dengan Bandara Soekarno-Hatta

14 Agustus 2026 - 06:58 WIB

DAMRI Berbagi Pengalaman Pengelolaan Bus Listrik, Dorong Transportasi Hijau di Indonesia

14 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Molinas Ramaikan Pilihan bagi Pengguna Motor Listrik

14 Agustus 2026 - 04:44 WIB

Dukung Revalidasi UNESCO Global Geopark Ijen, DAMRI Hadirkan Layanan KSPN Kawah Ijen

12 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Pengamat: Penerapan Zero ODOL 2027, Akankah Sesuai Rencana?

11 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Trans Saijaan Resmi Beroperasi, DAMRI Siap Perkuat Konektivitas Transportasi di Kotabaru

11 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Berbasis Teknologi, Kemenhub Luncurkan ETLE HUB

10 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Kemenhub Catat hingga Agustus, 74,57% Kendaraan Angkutan Barang Patuhi Aturan

10 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Trending di JALUR