Menu

Mode Gelap
Resensi Buku Bom Waktu: Ketika Kemajuan Peradaban Menyisakan Ketimpangan Lewat Pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban, ASDP Perkuat Gerbang Maritim Kepri Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Satlantas Polres Bogor Tanam Jagung di Lahan Produktif KAI Perkuat Layanan PSO, KA Cikuray dan Kereta Petani-Pedagang Jadi Penopang Mobilitas Ekonomi Rakyat Menhub Dudy: Lampung dan Banten jadi Kunci Kelancaran Angkutan Lebaran Pertemuan Penyair Nusantara XIV (PPN XIV) Aceh 2026: Puisi untuk Kemanusiaan

ANJUNGAN

Lewat Pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban, ASDP Perkuat Gerbang Maritim Kepri

badge-check


 Ground Breaking pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban Perbesar

Ground Breaking pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban

Wartatrans.com, TANJUNG UBAN – Komitmen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam memperkuat konektivitas antarpulau kembali diwujudkan melalui pengembangan infrastruktur Pelabuhan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Melalui seremoni groundbreaking pembangunan Dermaga 2 dan peningkatan kapasitas Dermaga 1 yang berlangsung Kamis (18/6/2026), ASDP menegaskan perannya sebagai penggerak konektivitas sekaligus katalis pertumbuhan ekonomi kawasan kepulauan.

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika, Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Riau Junaidi, perwakilan Danrem Kolonel Infanteri Elri Priyanto, perwakilan Kapolda Kombes Pol Ade Mulyana, Kepala BPTD Kelas II Kepulauan Riau Dini Kusumahati, Direktur Operasi 1 Nindya Karya Fatchurrohman, Direktur Utama ASDP Heru Widodo, Direktur Teknik Nana Sutisna, Direktur SDM dan Layanan Korporasi Ardhi Ekapaty, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta manajemen ASDP.

Heru mengungkapkan, pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban merupakan langkah strategis untuk menjawab pertumbuhan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik yang terus meningkat di wilayah kepulauan.

“Setiap dermaga yang kami bangun bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan penghubung berbagai peluang ekonomi, pengembangan sektor pariwisata, dan peningkatan daya saing daerah. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen ASDP dalam mewujudkan visi We Bridge the Nation, menghubungkan wilayah sekaligus membuka akses terhadap pertumbuhan yang lebih inklusif,” tutur Heru.

Dukungan penuh terhadap proyek ini juga disampaikan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.

Menurutnya, peningkatan fasilitas pelabuhan menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarpulau di Provinsi Kepulauan Riau yang didominasi wilayah perairan.

“Saya berharap, seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dalam proyek tersebut, ASDP membangun Dermaga 2 sepanjang 119,48 meter yang dirancang melayani kapal hingga 1.000 Gross Tonnage (GRT).

Dermaga ini akan dilengkapi movable bridge berkapasitas 80 ton guna memperlancar proses bongkar muat kendaraan dan penumpang.

Secara bersamaan, kapasitas Dermaga 1 juga ditingkatkan melalui penguatan infrastruktur dan fasilitas sandar sehingga mampu melayani kapal hingga 2.000 GRT dengan panjang sandar mencapai 200,90 meter.

Rampung Akhir Tahun

General Manager ASDP Cabang Batam Reno Yulianto menjelaskan, selain pengembangan di Tanjung Uban, ASDP juga melaksanakan rehabilitasi Dermaga I Pelabuhan Telaga Punggur untuk meningkatkan aspek keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi layanan transportasi penyeberangan di wilayah Kepulauan Riau.

“Seluruh pekerjaan ini kami targetkan dapat selesai dan beroperasi optimal pada akhir tahun 2026. Melalui peningkatan kapasitas dermaga dan modernisasi fasilitas pendukung, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang semakin prima guna mendukung mobilitas masyarakat, kelancaran rantai pasok, dan aktivitas ekonomi daerah,” urainya.

Saat ini Pelabuhan Tanjung Uban melayani tiga lintasan penyeberangan, dengan lintasan Tanjung Uban–Telaga Punggur sebagai salah satu rute tersibuk.

Pada lintasan tersebut, ASDP mengoperasikan KMP Tanjung Burang dan KMP Baru untuk melayani pergerakan penumpang dan kendaraan antarwilayah.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Pelabuhan Tanjung Uban telah melayani 301.221 penumpang dan 131.684 kendaraan.

Tingginya trafik tersebut menjadi dasar penting pengembangan kapasitas pelabuhan agar layanan semakin lancar, aman, nyaman, dan efisien.

“Sebagai operator penyeberangan yang andal, kami memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Kepulauan Riau,” kata Heru. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menhub Dudy: Lampung dan Banten jadi Kunci Kelancaran Angkutan Lebaran

18 Juni 2026 - 18:45 WIB

AirNav Pimpin Forum Strategis ICAO Asia Pasifik, Perkuat Posisi Indonesia di Kancah Penerbangan Regional

18 Juni 2026 - 17:12 WIB

Pertamax Naik, Penjualan BEV Stagnan: 3 Alasan Hybrid Justru Masih Juara 

18 Juni 2026 - 16:57 WIB

Jelang Liburan Sekolah, KSOP Muara Angke Uji Kelaiklautan Kapal

18 Juni 2026 - 12:59 WIB

DPR Setujui Pagu Indikatif Kemenhub Tahun 2027 Senilai Rp28,34 Triliun

18 Juni 2026 - 11:31 WIB

RUPS 2025: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

18 Juni 2026 - 09:04 WIB

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

17 Juni 2026 - 22:20 WIB

Momentum Hari Dermaga Nasional, Melihat Infrastruktur Andal Pelabuhan Ciwandan Sebagai Penopang Simpul Logistik Nasional

17 Juni 2026 - 22:15 WIB

Tahun 2027, Kemenpar Fokus Perkuat Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

17 Juni 2026 - 16:32 WIB

ASDP Pastikan Konektivitas Penyeberangan Aceh Tetap Berjalan Optimal

16 Juni 2026 - 21:47 WIB

Trending di ANJUNGAN