Menu

Mode Gelap
Sri Mulyati Buat Kreasi Mozaik Bunga dari Plastik Bekas, Bukti Sampah Bisa Menjadi Karya Seni Bernilai Haji Fikri: Putusan MK Harus Jadi Momentum Memperkuat Pendidikan dan Menjamin Anak Indonedia Mendapatkan Akses Makanan Bergizi FORWAN Siapkan Diskusi Publik Dukung Dangdut Menuju Pengakuan UNESCO Percepatan Pemulihan Pascabencana, Satgas PPA Aceh Tengah Perkuat Koordinasi Strategis dengan Pemkab Poltekpel Barombong Perkuat Standar Pelayanan Publik BHS Sebut Sinergi Stakeholder Kunci Keselamatan Transportasi Laut

PERON

Penumpang KA Sancaka Utara Melonjak 98 Persen, KAI: Jadi Andalan Perjalanan Surabaya–Yogyakarta–Cilacap

badge-check


 Penumpang KA Sancaka Utara Melonjak 98 Persen, KAI: Jadi Andalan Perjalanan Surabaya–Yogyakarta–Cilacap Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan signifikan jumlah pelanggan KA Sancaka Utara relasi Surabaya Pasarturi–Cilacap pulang pergi (PP).

Selama periode Januari–Mei 2026, kereta ini melayani 142.135 pelanggan atau meningkat 98,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 71.695 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan peningkatan hampir dua kali lipat tersebut menunjukkan KA Sancaka Utara semakin diminati masyarakat sebagai moda transportasi antarkota yang menghubungkan Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), hingga Cilacap.

“KA Sancaka Utara memiliki karakter perjalanan yang khas karena menghubungkan Surabaya Pasarturi, Lamongan, Babat, Bojonegoro, Cepu, Solo, Yogyakarta, Kutoarjo, Kroya, sampai Cilacap. Layanan ini memberi pilihan perjalanan langsung bagi masyarakat yang membutuhkan akses menuju pendidikan, pekerjaan, wisata, layanan keluarga, dan aktivitas ekonomi,” kata Anne.

KA Sancaka Utara mulai beroperasi pada 1 Desember 2019. Sejak diluncurkan, kereta ini menjadi penghubung berbagai kota di jalur utara Jawa Timur hingga wilayah tengah dan selatan Jawa Tengah melalui satu perjalanan tanpa perlu berganti moda transportasi.

Sepanjang perjalanan, pelanggan dapat mengakses berbagai destinasi unggulan. Dari Surabaya, Lamongan, Babat, hingga Bojonegoro, penumpang bisa menikmati pusat ekonomi, kuliner, dan wisata seperti Kayangan Api. Perjalanan kemudian berlanjut menuju Cepu, Randublatung, Kradenan, Gambringan, dan Gundih yang menjadi simpul mobilitas masyarakat.

Memasuki Solo, pelanggan dapat mengunjungi Keraton Surakarta, Pura Mangkunegaran, Pasar Gede, kawasan batik, hingga pusat kuliner. Sementara di Klaten tersedia destinasi seperti Candi Prambanan, Candi Plaosan, dan Umbul Ponggok.

Yogyakarta menjadi salah satu tujuan favorit karena memberikan akses mudah ke Malioboro, Keraton Yogyakarta, Tugu Yogyakarta, Titik Nol Kilometer, pusat kuliner, hingga kawasan pendidikan.

Perjalanan kemudian diteruskan menuju Wates, Kutoarjo, Kebumen, Gombong, Kroya, Maos, Gumilir, hingga Cilacap. Di wilayah selatan Jawa Tengah tersebut, pelanggan dapat mengunjungi Benteng Van der Wijck, Pantai Teluk Penyu, Benteng Pendem, dan berbagai destinasi wisata bahari.

“Pertumbuhan pelanggan KA Sancaka Utara memberi sinyal bahwa masyarakat membutuhkan konektivitas yang praktis, nyaman, dan langsung. Dalam satu perjalanan, pelanggan dapat menjangkau kota pendidikan, pusat ekonomi, kawasan wisata, serta daerah keluarga tanpa harus berpindah moda terlalu banyak,” ujar Anne.

KA Sancaka Utara terdiri atas empat kereta kelas eksekutif dan empat kereta ekonomi New Generation Modifikasi dengan total kapasitas 488 tempat duduk. Kelas ekonomi telah dilengkapi kursi individual berkonfigurasi 2-2, sandaran yang dapat diatur, AC, toilet, stop kontak, rak bagasi, dan fasilitas keselamatan. Sementara kelas eksekutif menawarkan kursi lebih lapang dengan sandaran yang dapat direbahkan untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Selain itu, KAI juga menyediakan layanan restorasi di kereta makan serta pemesanan makanan dan minuman melalui fitur Railfood pada aplikasi Access by KAI.

“KAI mengajak masyarakat merencanakan perjalanan melalui kanal resmi seperti Access by KAI agar memperoleh informasi jadwal, ketersediaan kursi, dan layanan secara akurat. Dengan relasi yang menghubungkan banyak kota serta fasilitas yang semakin nyaman, KA Sancaka Utara diharapkan menjadi pilihan perjalanan yang aman, praktis, dan memberi manfaat bagi ekonomi lokal di sepanjang lintas yang dilalui,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Hemat 203,93 Juta Liter Air Sepanjang 2025, Penggunaan Turun 22,16 Persen

6 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Penumpang KRL Jabodetabek Tembus 210,47 Juta pada Januari–Juli 2026, Meningkat 30,72 Persen

6 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Obligasi Rp5,2 Triliun Buka Babak Baru Biaya LRT Jakarta

6 Agustus 2026 - 16:16 WIB

KAI Angkut 1,57 Juta Ton BBM hingga Juli 2026, Naik 4,01 Persen Dukung Ketahanan Energi Nasional

6 Agustus 2026 - 15:35 WIB

KAI Angkut 13.920 Ton Pupuk hingga Juli 2026, Perkuat Rantai Pasok Pertanian Nasional

6 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Di Balik Sajian Kuliner Kereta, Pegawai Produksi KAI Services Olah Puluhan Ribu Porsi Makanan Setiap Hari

6 Agustus 2026 - 14:52 WIB

KAI Perkuat Ekonomi Sirkular, Kelola 2.997 Ton Limbah Melalui Daur Ulang dan Guna Ulang

5 Agustus 2026 - 22:17 WIB

KAI Services Tingkatkan Kesiapsiagaan Frontliner Lewat Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran dan Kecelakaan Kereta Api

5 Agustus 2026 - 22:09 WIB

KAI Raih Indeks Kepuasan Pelanggan 4,53, Suara Pelanggan Jadi Dasar Perbaikan Layanan

5 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Stasiun Citeras Layani 115 Perjalanan KRL per Hari, Pengguna Terus Meningkat

5 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Trending di PERON