Menu

Mode Gelap
Angkutan Retail KAI Tumbuh 4,86 Persen pada Januari–April 2026 Diikuti Peserta dari 5 Negara, BPSDMP Sukses Gelar Pelatihan VCT PTPN I Beri 500 Masyarakat Langkat Gratis Berobat Wakaf Al-Qur’an Disalurkan untuk Warga Lhokseumawe, Relawan dan TNI Bersinergi Tebar Kebaikan KAI Perkuat Kesiapan Implementasi Biodiesel B50 pada Sarana Kereta Api KAI Layani 960.893 Pelanggan Selama Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

EKOBIS

Reformasi Lognas, Fondasi Daya Saing dan Pertumbuhan Ekonomi

badge-check


 Reformasi Lognas, Fondasi Daya Saing dan Pertumbuhan Ekonomi Perbesar

Wartatrans.com, BANDUNG – Supply Chain Indonesia (SCI) menyebut, reformasi sistem logistik nasional (lognas) menjadi fondasi strategis bagi peningkatan daya saing ekonomi Indonesia, pemerataan pembangunan wilayah, serta ketahanan nasional dalam menghadapi disrupsi global dan konflik geopolitik.

Reformasi logistik nasional memiliki peran strategis dalam mendukung Visi Indonesia Emas 2045, 8 Misi (Asta Cita), 17 Program Prioritas, serta 8 Program Hasil Terbaik Cepat.

Tanpa sistem logistik yang efisien, terintegrasi, dan resilien, target pembangunan nasional akan sulit dicapai secara cepat dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Founder & CEO SCI  Setijadi, dalam Seminar Ikatan Alumni ITB 80 bertajuk “Strategi Teknologi, Industri, dan SDM Menuju Indonesia Emas 2045” di Kampus ITB Bandung (31/1/2026).

“Reformasi logistik bukan sekadar agenda sektoral, melainkan strategi kunci pembangunan nasional,” ungkapnya.

Diperlukan strategi pengembangan logistik nasional yang terintegrasi, mencakup penguatan rantai pasok komoditas, pembangunan wilayah, konektivitas multimoda, peningkatan kompetensi SDM, serta harmonisasi regulasi dan kelembagaan, termasuk penguatan kerangka hukum.

Setijadi mengungkapkan, biaya logistik Indonesia yang tinggi dan berdampak terhadap daya saing produk dan komoditas.

Menurutnya, berdasarkan data Bappenas pada 2023, biaya logistik domestik sekitar 14,1 persen dari harga barang dan biaya logistik ekspor sekitar 8,98 persen dari harga barang yang dikirim.

Selain itu, kinerja logistik Indonesia juga masih tertinggal. Logistics Performance Index (LPI) 2023 menunjukkan Indonesia berada di peringkat 63 dari 139 negara, dan masih berada di bawah Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam untuk kawasan Asia Tenggara.

Persoalan sistem logistik Indonesia bersifat sistemik, antara lain ditandai oleh rantai distribusi yang panjang dan terfragmentasi, lemahnya integrasi antarmoda dan multimoda, serta ketidakseimbangan volume muatan antarwilayah yang memicu inefisiensi biaya.

Sistem logistik nasional masih berbasis Perpres, yang kurang efektif untuk menangani sektor logistik yang bersifat multisektoral, multidimensional, dan multistakehoders.

“Saat ini, sektor logistik melibatkan sekurangnya tiga kementerian koordinator, 15 kementerian, dan sedikitnya 18 instansi dalam proses bisnis kepelabuhanan, namun belum memiliki single leading institution yang kuat,” ucap dia.

Sistem Logistik Adaptif

Ke depan, Setijadi menegaskan bahwa sistem logistik Indonesia harus diarahkan pada kondisi yang dibutuhkan untuk pembangunan nasional.

Logistik harus mampu meningkatkan daya saing komoditas dan produk nasional melalui pendekatan end-to-end supply chain, konsolidasi muatan untuk meningkatkan economies of scale, serta penyediaan layanan logistik bernilai tambah.

Di saat yang sama, logistik harus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional dan pemerataan wilayah, melalui penguatan konektivitas hub–spoke, penurunan biaya logistik, dan pengurangan disparitas harga.

Dalam konteks global, sistem logistik yang tangguh dan adaptif penting untuk menghadapi globalisasi, disrupsi rantai pasok, serta konflik geopolitik.

“Hal ini memerlukan digital visibility, integrasi data logistik nasional, serta diversifikasi rute, moda, dan sumber pasokan guna menjaga ketahanan ekonomi nasional,” tutupnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PTPN I Beri 500 Masyarakat Langkat Gratis Berobat

18 Mei 2026 - 20:09 WIB

Ferry jadi Moda Pilihan Utama Masyarakat, Trafik Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Ramai

17 Mei 2026 - 18:20 WIB

Petani Kopi Gayo Desak Pemerintah Hadir Nyata Pasca Bencana

16 Mei 2026 - 15:55 WIB

Gerai Kekinian Karya UMKM Lokal Percantik Kawasan Danau Lut Tawar

15 Mei 2026 - 14:40 WIB

INACA Apresiasi Penyesuaian Fuel Surcharge dari Pemerintah

14 Mei 2026 - 20:45 WIB

Pendampingan Intensif PNM Dorong Kemandirian Ibu-Ibu Pelaku Usaha Mikro

14 Mei 2026 - 20:33 WIB

Gelar RUPST, Garuda Indonesia Perkuat Fokus Transformasi

14 Mei 2026 - 12:43 WIB

Jumlah Penumpang Garuda Indonesia Group Tumbuh 6,76% di Kuartal I-2026

14 Mei 2026 - 12:36 WIB

KSP Dudung Abdurachman Tinjau Langsung Pelindo, Dukung Penguatan Tata Kelola Pelabuhan Nasional

13 Mei 2026 - 19:41 WIB

PT Pelindo Solusi Maritim Modernisasi Crane Pelabuhan dengan Pembaruan Sistem Komputerisasi

13 Mei 2026 - 18:30 WIB

Trending di ANJUNGAN