Menu

Mode Gelap
KAI Gelar Rail Clinic di Karawang, 250 Warga Dapat Layanan Kesehatan Gratis Mahasiswa UPI Semester Ganjil Laksanakan P2MB di Kecamatan Caringin Garut HUT ke-18, KAI Commuter Layani 1,4 Juta Pengguna Setiap Hari di 213 Stasiun Karnaval Maulid di Pekalongan Disorot, Atraksi Diduga Mirip Ritual Satanik Menelusuri Jejak Willem I hingga Jalur Bergerigi, Museum Ambarawa Simpan Sejarah Panjang Kereta Api Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO

PERON

Sejumlah Perjalanan KA Dibatalkan akibat Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Kambalikan Bea Tiket KA

badge-check


 Sejumlah Perjalanan KA Dibatalkan akibat Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Kambalikan Bea Tiket KA Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya perjalanan kereta api akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa.

Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan terjadinya genangan air di petak jalan Sragi–Pekalongan, sehingga berdampak pada kelancaran operasional perjalanan kereta api.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kondisi tersebut memerlukan penanganan serta pengaturan operasional khusus demi menjaga keselamatan perjalanan.

“Kondisi cuaca ekstrem ini memerlukan penanganan dan pengaturan operasional khusus. KAI telah memberlakukan rekayasa pola operasi untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Tohari.

Ia menjelaskan, hingga pukul 01.30 WIB, genangan air di petak jalan Sragi–Pekalongan telah berhasil ditangani melalui pengangkatan material dan normalisasi jalur. Seluruh perjalanan kereta api selanjutnya sudah dapat melintas baik melalui jalur hulu maupun hilir dengan menggunakan lokomotif dinas masing-masing kereta.

“Mulai pukul 05.10 WIB, jalur Sragi–Pekalongan sudah dapat dilalui dengan pembatasan kecepatan maksimal 30 kilometer per jam dan tetap dalam pemantauan intensif petugas di lapangan,” tambahnya.

Meski demikian, akibat keterlambatan yang sangat tinggi serta untuk mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan, KAI terpaksa membatalkan sejumlah perjalanan kereta api yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun pada Senin (19/1). Kereta api yang dibatalkan yakni KA Gajayana (KA 35) relasi Malang–Gambir keberangkatan pukul 14.55 WIB, KA Gajayana Tambahan (KA 7001A) relasi Malang–Gambir keberangkatan pukul 18.25 WIB, serta KA Gajayana Tambahan relasi Gambir–Malang keberangkatan pukul 00.10 WIB.

Tohari menegaskan, hingga saat ini tidak terdapat pembatalan perjalanan untuk kereta api yang berangkat awal dari wilayah Daop 7 Madiun.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan yang terdampak, KAI Daop 7 Madiun memberikan kompensasi berupa pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan. Pengembalian tiket dapat dilakukan paling lambat tujuh hari sejak tanggal pembatalan melalui loket stasiun atau Contact Center 121, baik melalui telepon maupun layanan VOIP pada aplikasi Access by KAI.

“Kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran seluruh pelanggan. KAI Daop 7 Madiun akan terus menyampaikan perkembangan kondisi operasional secara berkala dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat faktor cuaca dan kondisi alam,” tutup Tohari.(*****)

 

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Gelar Rail Clinic di Karawang, 250 Warga Dapat Layanan Kesehatan Gratis

15 September 2026 - 09:19 WIB

HUT ke-18, KAI Commuter Layani 1,4 Juta Pengguna Setiap Hari di 213 Stasiun

15 September 2026 - 08:58 WIB

Menelusuri Jejak Willem I hingga Jalur Bergerigi, Museum Ambarawa Simpan Sejarah Panjang Kereta Api

15 September 2026 - 06:13 WIB

KAI 81 Tahun, Perjalanan Tiket Kereta dari Loket hingga Access by KAI

14 September 2026 - 22:13 WIB

Jalan Sejajar Rel Ditargetkan Selesai Dibangun 2027, Simpang Volvo Pasar Minggu Ditutup

14 September 2026 - 14:15 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

12 September 2026 - 15:43 WIB

KRL Terdampak Gempa, KAI Commuter Lakukan Pemeriksaan Jalur Sabtu Pagi

12 September 2026 - 07:14 WIB

Lawang Sewu Tarik 376 Ribu Pengunjung hingga Agustus 2026, Sejarah Kereta Api Jadi Daya Tarik

11 September 2026 - 21:59 WIB

Serukan Peningkatan Keselamatan Transportasi, Menhub Dudy Kumpulkan UPT se-Jawa Timur

11 September 2026 - 21:47 WIB

LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Target Angkut hingga 80.000 Penumpang/Hari

11 September 2026 - 21:25 WIB

Trending di MEGAPOLITAN