Menu

Mode Gelap
Mulai 18 Juni, KAI Operasikan KA Pandalungan 2 Gambir–Jember PP, Tiket Perdana Mulai Rp525 Ribu Menutup Celah Korupsi di Program Makan Bergizi Gratis DAMRI Apresiasi Pelanggan yang Merencanakan Perjalanan Lebih Awal melalui Promo Early Book Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs Sepanjang Januari-Mei 2026 Dari Limbah Menjadi Manfaat: IPCC Kolaborasi dengan Rappo Indonesia Dorong Ekonomi Sirkular Tambal Sulam Garuda: Dua Wajah Baru, Pertanyaan Lama

PERON

Sejumlah Perjalanan KA Dibatalkan akibat Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Kambalikan Bea Tiket KA

badge-check


 Sejumlah Perjalanan KA Dibatalkan akibat Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Kambalikan Bea Tiket KA Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya perjalanan kereta api akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa.

Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan terjadinya genangan air di petak jalan Sragi–Pekalongan, sehingga berdampak pada kelancaran operasional perjalanan kereta api.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kondisi tersebut memerlukan penanganan serta pengaturan operasional khusus demi menjaga keselamatan perjalanan.

“Kondisi cuaca ekstrem ini memerlukan penanganan dan pengaturan operasional khusus. KAI telah memberlakukan rekayasa pola operasi untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Tohari.

Ia menjelaskan, hingga pukul 01.30 WIB, genangan air di petak jalan Sragi–Pekalongan telah berhasil ditangani melalui pengangkatan material dan normalisasi jalur. Seluruh perjalanan kereta api selanjutnya sudah dapat melintas baik melalui jalur hulu maupun hilir dengan menggunakan lokomotif dinas masing-masing kereta.

“Mulai pukul 05.10 WIB, jalur Sragi–Pekalongan sudah dapat dilalui dengan pembatasan kecepatan maksimal 30 kilometer per jam dan tetap dalam pemantauan intensif petugas di lapangan,” tambahnya.

Meski demikian, akibat keterlambatan yang sangat tinggi serta untuk mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan, KAI terpaksa membatalkan sejumlah perjalanan kereta api yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun pada Senin (19/1). Kereta api yang dibatalkan yakni KA Gajayana (KA 35) relasi Malang–Gambir keberangkatan pukul 14.55 WIB, KA Gajayana Tambahan (KA 7001A) relasi Malang–Gambir keberangkatan pukul 18.25 WIB, serta KA Gajayana Tambahan relasi Gambir–Malang keberangkatan pukul 00.10 WIB.

Tohari menegaskan, hingga saat ini tidak terdapat pembatalan perjalanan untuk kereta api yang berangkat awal dari wilayah Daop 7 Madiun.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan yang terdampak, KAI Daop 7 Madiun memberikan kompensasi berupa pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan. Pengembalian tiket dapat dilakukan paling lambat tujuh hari sejak tanggal pembatalan melalui loket stasiun atau Contact Center 121, baik melalui telepon maupun layanan VOIP pada aplikasi Access by KAI.

“Kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran seluruh pelanggan. KAI Daop 7 Madiun akan terus menyampaikan perkembangan kondisi operasional secara berkala dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat faktor cuaca dan kondisi alam,” tutup Tohari.(*****)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mulai 18 Juni, KAI Operasikan KA Pandalungan 2 Gambir–Jember PP, Tiket Perdana Mulai Rp525 Ribu

16 Juni 2026 - 00:37 WIB

Didukung Pemerintah, Penumpang KA PSO KAI Tembus 7,88 Juta pada Januari–Mei 2026

15 Juni 2026 - 18:26 WIB

KA Dharmawangsa Layani 180 Ribu Penumpang hingga Mei 2026, Mobilitas Warga Subang Meningkat Lewat Stasiun Pegaden Baru

14 Juni 2026 - 21:22 WIB

KKP Sinergi dengan DANA Cegah Sampah Bocor ke Laut

14 Juni 2026 - 21:08 WIB

KAI Operasikan KA Pandalungan 2 Jakarta-Jember Mulai 18 Juni, Tiket Diskon 30 Persen

14 Juni 2026 - 20:32 WIB

Transisi Energi Kereta Api Gunakan Biodies B50, KAI Pastikan Keandalan Tetap Terjaga

14 Juni 2026 - 10:00 WIB

Masuki Tahun Baru Islam dan Libur Sekolah, Whoosh Terapkan Skema Tarif Dinamis Mulai Rp250 Ribu dan Diskon Rombongan hingga 20%

14 Juni 2026 - 09:47 WIB

Pilihan Kereta Jakarta–Bandung Makin Beragam, KAI Layani 44,05 Juta Pelanggan dalam Lima Bulan

14 Juni 2026 - 06:24 WIB

KAI Group Layani 166,15 Juta Pelanggan Urban Berbasis Listrik, Kurangi Emisi hingga 15.350 Ton CO₂e

14 Juni 2026 - 05:16 WIB

Pelanggan Stasiun Cibadak Naik 6,46 Persen, Jadi Akses Favorit Menuju Wisata Sukabumi

14 Juni 2026 - 01:12 WIB

Trending di PERON