Menu ✖

Mode Gelap
Fasilitas FL Technics di Bali Resmi Raih Sertifikasi Global EASA Part-145 Komitmen ASDP Hubungkan Nusantara melalui 232 Lintasan Perintis Melalui Kolaborasi Bersama Stakeholders, Ditjen Hubdat Perkuat Budaya Keselamatan INKA Buka Suara soal KRL CLI-225 Bermasalah, Perbaikan Dipercepat KKP Salurkan 100 Ribu Benih Lele di Bantul, Dorong Ekonomi Masyarakat Kronologi Kematian Ayudiah di Ajang Porprov XVII Jateng 2026

ANJUNGAN

Survei Tunjukkan Kepuasan Publik Tinggi, ASDP Dinilai Sukses Kelola Mudik 2026

badge-check


 Penumpang penyeberangan Perbesar

Penumpang penyeberangan

Wartatrans.com, JAKARTA – Di tengah derasnya arus mobilitas masyarakat selama Angkutan Lebaran 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menunjukkan ketangguhan operasionalnya.

Lonjakan signifikan di berbagai lintasan tidak menjadi hambatan, melainkan momentum pembuktian bahwa layanan penyeberangan nasional mampu tetap berjalan lancar, aman, dan terkendali.

Keberhasilan ini selaras dengan pernyataan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, yang menegaskan bahwa seluruh moda transportasi—darat, kereta api, laut, dan udara—berjalan optimal.

Dia memastikan tidak terdapat kendala menonjol, baik pada arus mudik maupun arus balik tahun ini.

Capaian tersebut diperkuat berbagai hasil survei independen. Survei ITS mencatat Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 82,15 atau masuk kategori baik, meningkat 3,45 poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Lembaga KedaiKOPI menunjukkan 88,8 persen responden merasa puas terhadap manajemen mudik pemerintah.

Sementara itu, Indikator mencatat tingkat kepuasan sebesar 85,3 persen di kalangan pemudik—menegaskan bahwa layanan transportasi nasional berjalan optimal di tengah tekanan trafik tinggi.

Dari survey tersebut, diketahui bahwa IKM layanan pada moda penyeberangan pada moda penyeberangan tercatat mencapai nilai 77,48.

Capaian ini mencerminkan tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap aspek pelayanan selama periode Angkutan Lebaran.

Di lapangan, dinamika operasional tetap terjadi, terutama di titik krusial seperti Pelabuhan Gilimanuk.

Kepadatan sempat berlangsung selama dua hari pada puncak arus mudik. Namun, kondisi tersebut berhasil diurai secara efektif pada hari ketiga melalui langkah strategis—mulai dari penerapan buffer zone, percepatan layanan kendaraan besar, hingga prioritas penyeberangan bagi kendaraan roda dua.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi erat lintas sektor.

“Sinergi antara ASDP, Kementerian Perhubungan, TNI, Kepolisian, KSOP, BPTD, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas layanan,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

“Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak dalam memastikan layanan tetap optimal di tengah tingginya mobilitas masyarakat. Sinergi ini menjadi kunci menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman.”

Sejak awal periode Angkutan Lebaran, ASDP kata dia, telah mengantisipasi lonjakan trafik melalui strategi terukur di empat cabang utama—Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk.

Optimalisasi armada dilakukan secara dinamis dengan dukungan pola operasi Tiba Bongkar Berangkat (TBB) untuk mempercepat siklus layanan.

Selain itu, buffer zone diaktifkan dan personel diperkuat di titik-titik krusial pelabuhan.

Dampak Signifikan Stimulus

Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengungkapkan, kebijakan tarif tunggal yang disertai stimulus diskon memberikan dampak nyata.

Hingga 31 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, realisasi penyerapan stimulus mencapai Rp30,05 miliar atau 84,52 persen dari target, dengan tingkat penerima manfaat mencapai 116,92 persen.

“Capaian ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kebijakan yang mempermudah akses layanan penyeberangan,” ujarnya.

Lebih jauh, digitalisasi melalui platform Ferizy menjadi tulang punggung peningkatan layanan. Sistem reservasi yang terintegrasi mampu mengatur arus kendaraan dan penumpang lebih tertib, sekaligus menekan antrean selama periode padat.

Secara kumulatif, sejak H-8 hingga H+8 pukul 06.00 WIB, total penumpang di 15 lintasan pantauan nasional mencapai 4.722.213 orang, meningkat 6,6 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 4.430.006 orang.

Sementara itu, total kendaraan mencapai 1.215.273 unit atau naik 8 persen dari 1.125.178 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Ke depan, ASDP berkomitmen memperkuat kualitas layanan melalui inovasi berkelanjutan dan peningkatan standar operasional.

Komitmen ini memastikan setiap perjalanan pengguna jasa tetap aman, nyaman, dan penuh kepastian—bahkan di tengah puncak mobilitas nasional. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Fasilitas FL Technics di Bali Resmi Raih Sertifikasi Global EASA Part-145

28 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Komitmen ASDP Hubungkan Nusantara melalui 232 Lintasan Perintis

28 Oktober 2026 - 19:36 WIB

KKP Salurkan 100 Ribu Benih Lele di Bantul, Dorong Ekonomi Masyarakat

28 Oktober 2026 - 17:00 WIB

IPCM Catat Pertumbuhan Pendapatan 5,33% hingga Kuartal III 2026

28 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Yayasan HAkA Perkuat KUPS Kopi LPHK Nenggeri Linge melalui Training Pengolahan Kopi Pascapanen (Roasting)

28 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Jasa Raharja Perluas Kontribusi Ekosistem Keselamatan Transportasi

28 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Gandeng 2 MRO, Pelita Air Sebut Pentingnya Perawatan Pesawat

28 Oktober 2026 - 11:38 WIB

PJM Perkuat Kolaborasi dan Keselamatan Kerja melalui Program SAIL di Kalimantan

28 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Anak Nasabah PNM Mekaar Unjuk Gigi, Tiga Ide Bisnis Terbaik Raih Gelar Juara MEA 2026

28 Oktober 2026 - 06:40 WIB

Masuki Sepuluh Tahun, NPCT1 Terus Tumbuh dan Perkuat Layanan Terminal

27 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Trending di ANJUNGAN