Menu

Mode Gelap
Ikan Kayu dan Ikan Asap Resmi Masuk SRG, Pelaku Usaha Perikanan Kini Lebih Mudah Akses Pembiayaan Dirut: PTPN 1 Menuju Korporasi Agroindustri Modern Berdaya Saing Global Program Diskon Transportasi PELNI Terserap 96 Persen Petugas Logistik KAI Services Pastikan Ketersediaan Konsumsi Penumpang Kereta Api Akses Transportas Nyamani, Bekasi Bidik Efisiensi APBD Puluhan Miliar via Swastanisasi Stadion Industri CCTV Diproyeksikan Tumbuh Dua Digit, Impor Masih Mendominasi

OLAH RAGA

Akses Transportas Nyamani, Bekasi Bidik Efisiensi APBD Puluhan Miliar via Swastanisasi Stadion

badge-check


 Akses Transportas Nyamani, Bekasi Bidik Efisiensi APBD Puluhan Miliar via Swastanisasi Stadion Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – ​Pemerintah Kota (PEMKOT) Bekasi resmi menyerahkan manajemen operasional Stadion Patriot Candrabhaga, kepada pihak ketiga, PT Garuda Gema Nusantara. Langkah strategis yang diresmikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Senin (15/9/2025), diambil demi menghentikan ketergantungan perawatan fasilitas olahraga dari anggaran daerah sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi kota melalui skema sport tourism.

​Stadion yang berlokasi strategis di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan ini awalnya dibangun pada 1980. Demi menaikkan kelasnya, pemerintah melakukan revitalisasi total pada 2011 hingga diresmikan kembali pada 2014. Proyek pembangunan ulang tersebut menelan anggaran jumbo hingga Rp450 miliar yang bersumber dari perpaduan APBD Kota Bekasi dan dana bantuan Provinsi Jawa Barat.

​Kini, pengalihan pengelolaan ke pihak swasta diambil guna memotong beban APBD pasca-pembangunan. Sebagai pembanding, pengelolaan stadion serupa di Indonesia, seperti Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), menyedot biaya perawatan rutin sedikitnya Rp4 miliar per tahun. Melalui skema baru ini, Pemkot Bekasi diproyeksikan mampu menghemat anggaran pemeliharaan harian, perawatan rumput standar FIFA, hingga beban listrik di kisaran Rp10 miliar hingga Rp15 miliar per tahun.

​Transformasi ini turut mengoptimalkan fungsi komersial kawasan menjadi pusat gaya hidup 24 jam. Pihak mitra berkewajiban menyetor dana segar setiap tahunnya ke kas daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui skema bagi hasil (profit sharing) dari pengelolaan tiket, parkir digital, serta sewa area retail, kuliner, dan ruang kerja bersama.

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dalam wawancara khusus pada Senin (20/7/2026), menjelaskan keterlibatan pihak ketiga menjadi solusi atas keterbatasan manajemen pemerintah. “Pemerintah tidak memiliki kemampuan bisnis yang cukup. Makanya kita kerja samakan dengan swasta untuk pengelolaan profesional sehingga mendatangkan nilai tambah,” ujarnya. Pada kesempatan yang sama, ia menambahkan stadion dipersiapkan menarik konser internasional guna memperpanjang durasi tinggal wisatawan di Bekasi yang saat ini rata-rata hanya 1,5 hari.

​Aksesibilitas menjadi keunggulan utama stadion ini karena diapit oleh Tol Jakarta-Cikampek (Gerbang Tol Bekasi Barat) dan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu (Becakayu). Kawasan ini juga terintegrasi langsung dengan Stasiun LRT Bekasi Barat, kereta komuter, jaringan Transjabodabek, serta jalur bus Trans Patriot (Trans Beken) yang berjarak beberapa langkah usai turun di halte depan kompleks olahraga, sehingga sangat mempermudah mobilitas publik sekaligus meminimalkan potensi kemacetan saat ada acara besar.

​Langkah Bekasi ini sejalan dengan tren nasional. Dalam catatan analisis kebijakan pada Juni 2026, Peneliti Senior Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Herman Suparman, menilai model konsesi jangka panjang merupakan opsi paling rasional bagi pemerintah daerah agar infrastruktur megah tidak terbengkalai menjadi “proyek menara gading”. ​Proyeksi pembangunan fasilitas penunjang standar internasional ditargetkan tuntas akhir 2026. Sementara itu, fase aktivasi komersial penuh diproyeksikan beroperasi total pada 2027, meletakkan fondasi kemandirian finansial daerah yang manfaat ekonominya bergulir jangka panjang hingga 30 tahun ke depan.*** (Artha Tidar)

Baca Lainnya

Main di Solo Lalu ke Puncak Dunia, Begini Lompatan Pau Cubarsí dalam 3 Tahun

20 Juli 2026 - 21:48 WIB

Distribusi Gol Lebih Penting daripada Striker Nomor 9, Evolusi Timnas Spanyol Terlihat Nyata

19 Juli 2026 - 11:07 WIB

Piala AFF 2026 Masuk YouTube, Reza Arap Picu Awal Revolusi Bisnis Hak Siar Olahraga ?

17 Juli 2026 - 21:53 WIB

96 Tahun Piala Dunia: Investasi Ratusan Miliar Hanya Untuk Pelatih Asing Yang Selalu Gagal

17 Juli 2026 - 21:46 WIB

52 Gol dari Bangku Cadangan, Era Super-sub Ubah Wajah Piala Dunia 2026

16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Spanyol Hentikan Prancis 2-0, La Roja Kembali ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun

15 Juli 2026 - 11:58 WIB

Perang Apparel Piala Dunia 2026: Hegemoni, Inovasi, dan Cuan Raksasa di Panggung 11 Miliar Dolar

12 Juli 2026 - 15:16 WIB

Mahalnya Hak Siar FIFA dan Agresi Raksasa Streaming, TVRI Pertaruhkan Rp1,3 Triliun demi Piala Dunia 2026

11 Juli 2026 - 05:44 WIB

Persib Bandung Matangkan Rencana IPO, Pengamat Ingatkan Risiko Saham Klub Sepak Bola

8 Juli 2026 - 09:56 WIB

Catatan Iwan Piliang: Ketika Portugal dan Spanyol Mengajarkan Arti Sepak Bola

7 Juli 2026 - 09:34 WIB

Trending di OLAH RAGA